Info Sehat

Jangan Takut Dulu, Ini Cara Mengurangi Risiko bagi Keturunan Diabetes

June 21, 2020 | Richaldo Hariandja | dr. Ario W. Pamungkas
no-image

Keturunan diabetes tipe 2 berisiko besar terkena penyakit ini hingga empat kali lipat. Risiko akan semakin tinggi hingga 50 persen kalau kedua orang tua kamu memiliki penyakit ini.

Pun demikian dengan diabetes tipe 1, ada faktor risiko yang bisa diturunkan kepada anak ketika orang tua memiliki penyakit ini. Meskipun demikian, level risiko penyakit ini tergantung dari beberapa variabel, salah satunya adalah usia dari ibu yang diabetes saat mengandung.

Diabetes sendiri menjadi penyakit yang terus tumbuh, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memprediksi kenaikan jumlah penyandang diabetes di Indonesia pada 2030 akan mencapai sekitar 21,3 juta. Naik signifikan dari 8,4 juta pada tahun 2000.

Cara mengurangi risiko pada keturunan diabetes

Kamu memang tidak bisa merubah asal usul dan keluarga kamu, namun kamu bisa menurunkan risiko diabetes antara lain dengan cara sebagai berikut:

Pahami risiko pribadi

Memahami jika kamu memiliki risiko genetik adalah langkah awal pencegahan. Perhatikan riwayat keluarga kamu dan konsultasikan hal ini dengan tenaga medis.

American Diabetes Association merekomendasikan agar kamu melakukan tes apabila memiliki faktor risiko genetik dan mulai terlihat kelebihan berat badan. Apabila indeks masa tubuh kamu masih di kategori normal, maka tes sebaiknya dilakukan saat berusia 45 tahun.

Tes bisa dilakukan dengan mengukur rataan gula darah kamu selama dua sampai 3 bulan terakhir. Jika ditemukan adanya indikasi prediabetes, maka pengawasan terhadap kamu akan diperketat oleh tenaga medis.

Mengubah gaya hidup

Pada diabetes tipe 2, salah satu cara untuk mengurangi risiko pada keturunan adalah dengan melakukan perubahan gaya hidup. Cara ini juga sebenarnya ampuh bagi semua orang, terlepas ada atau tidaknya faktor risiko genetik diabetes dalam diri kamu.

Beberapa pola gaya hidup yang bisa kamu lakukan untuk mengurangi risiko diabetes adalah sebagai berikut:

Makan makanan sehat

Menerapkan pola makan yang sehat dan berimbang dapat membuat gula darah kamu tidak melonjak. Komposisi makanan ini bisa menyertakan makanan tinggi serat, gandum utuh, perbanyak buah dan sayur serta lemak yang ramah bagi jantung.

Kamu juga bisa mencoba untuk mengonsumsi makanan kanola ketimbang minyak nabati, lalu pasta dengan gandum utuh ketimbang pasta biasa. Sebisa mungkin, hindari makan makanan yang mengandung lemak jenuh.

Pilihlah makanan dengan produk susu yang mengandung sedikit lemak, juga kurangi asupan garam kamu dengan menghindari makanan yang penuh dengan sodium seperti makanan kalengan, acar, bacon dan ham.

Rutin bergerak dan olahraga

Olahraga rutin merupakan langkah penting untuk kamu yang memiliki risiko diabetes keturunan. Ambil bagian dalam aktivitas fisik setidaknya 30 menit sehari juga berpengaruh dalam mencegah diabetes.

Kamu tidak perlu menjadi anggota gym untuk tetap aktif, tapi cobalah untuk berjalan ke luar rumah, ikuti berbagai instruksi olahraga yang bisa kamu temui di DVD atau media lainnya, bersepeda atau bahkan berenang.

Bahkan beberapa hal sederhana seperti menggunakan tangga daripada lift atau elevator, dan memarkir kendaraan jauh dari pintu masuk kantor atau tempat perbelanjaan dapat membantu kamu meningkatkan aktivitas fisik harian.

Perbanyak minum air putih

Air putih sejauh ini adalah minuman alami yang sangat bermanfaat bagi tubuh. Dengan banyak minum air putih, kamu bisa menghindari minuman yang mengandung banyak gula, pengawet dan kandungan yang tidak jelas lainnya.

Minuman dengan kandungan gula yang tinggi seperti soda telah banyak dikaitkan dengan peningkatan risiko diabetes tipe 2. Oleh karena itu, perbanyak minum air putih karena memiliki banyak manfaat juga untuk organ dalam tubuh kamu.

Demikian beberapa cara yang bisa kamu lakukan guna mengurangi risiko keturunan diabetes. Jika perlu, lakukan pemeriksaan ke dokter untuk mencari tahu penerapan pola hidup yang tepat, ya.

Memiliki faktor keturunan diabetes memang harus membuat kamu meningkatkan kewaspadaan. Jangan ragu berkonsultasi dengan dokter kami yang sedia 24/7 di Good Doctor, ya! Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  1. Healthline.com (2017) diakses 17 Juni 2020. https://www.healthline.com/nutrition/prevent-diabetes#3.-Drink-Water-as-Your-Primary-Beverage
  2. Medicalnewstoday.com (2019) diakses 17 Juni 2020. https://www.medicalnewstoday.com/articles/317468#reducing-the-risk
  3. Mounnittany.org (2012) diakses 17 Juni 2020. https://www.mountnittany.org/articles/diabetes-runs-in-my-family-how-can-i-lessen-my-risk-of-getting-the-disease
  4. Everydayhealth.com (2017) diakses 17 Juni 2020. https://www.everydayhealth.com/type-2-diabetes/symptoms/having-parent-with-type-2-diabetes-what-know-about-your-risk/
  5. Diabetesselfmanagement.com (2014) diakses 17 Juni 2020. https://www.diabetesselfmanagement.com/about-diabetes/diabetes-basics/family-awareness/reducing-diabetes-risks-for-the-whole-family/
  6. Pbperkeni.or.id (2015) diunduh 17 Juni 2020. https://pbperkeni.or.id/wp-content/uploads/2019/01/4.-Konsensus-Pengelolaan-dan-Pencegahan-Diabetes-melitus-tipe-2-di-Indonesia-PERKENI-2015.pdf
    Berita Terkait
    register-docotr