Info Sehat

Tidak Boleh Diabaikan, Ini Ciri-ciri Mata Plus yang Penting untuk Dikenali!

January 13, 2021 | Nik Nik Fadlah | dr. Pitoyo Marbun
no-image

Sebagai indra penglihatan, mata tentu saja memiliki fungsi yang sangat penting. Gangguan penglihatan pada mata dapat menurunkan fungsinya, salah satunya adalah mata plus. Lantas, apa saja ciri-ciri mata plus?

Baca juga: Penyebab Mata Minus yang Perlu Kamu Tahu: Genetik dan Kebiasaan Main Gadget

Mengenal tentang rabun dekat

Rabun dekat atau mata plus adalah suatu kondisi ketika seseorang dapat melihat dengan jelas suatu objek yang jauh, tetapi objek jarak dekat terlihat tidak jelas. Dalam istilah medis, kondisi ini dikenal sebagai hiperopia.

Kondisi ini bisa dialami oleh siapa saja, termasuk anak-anak. Salah satu faktor risiko dari mata plus adalah riwayat keluarga. Perlu diketahui, tingkat keparahan mata plus dapat memengaruhi kemampuan fokus.

Seseorang dengan mata plus parah mungkin saja dapat melihat dengan jelas objek dari jarak yang sangat jauh. Sedangkan, seseorang dengan kondisi yang lebih ringan mungkin saja dapat melihat dengan jelas objek yang lebih dekat.

Sebelum mengetahui ciri-ciri mata plus, ketahui dulu penyebabnya

Pada mata, terdapat dua bagian yang bertanggung jawab untuk kemampuan fokus, yakni kornea dan lensa. Kornea adalah bagian depan mata yang jernih yang dapat menerima serta memfokuskan cahaya yang masuk ke mata.

Sedangkan lensa adalah struktur transparan di dalam mata yang membuat sinar cahaya fokus ke retina. Mata fokus pada sinar cahaya dan mengirimkan gambar dari apa yang kamu lihat ke otak. Ketika mata plus terjadi, sinar cahaya tidak terfokus sebagaimana mestinya.

Kornea dan lensa berperan pada fokus gambar langsung pada permukaan retina, yang terletak di belakang bola mata. Mata plus terjadi ketika cahaya tidak dibiaskan dengan baik melalui kornea atau lensa, sehingga dapat menyebabkan cahaya jatuh di belakang retina, bukan tepat di retina.

Di sisi lain, mata plus juga dapat terjadi jika ukuran bola mata lebih pendek dibandingkan dengan ukuran normal, seperti dilansir Healthline.

Apa saja ciri-ciri mata plus?

Jika mata plus terjadi, mata harus bekerja keras untuk melihat objek dalam jarak dekat. Ini dapat menyebabkan kelelahan pada mata (eyestrain). Berikut ini adalah ciri-ciri mata plus yang perlu kamu ketahui.

  • Kesulitan fokus pada objek dalam jarak dekat
  • Objek jarak dekat mungkin tampak buram
  • Menyipitkan mata atau menajamkan mata untuk melihat dengan jelas
  • Kelelahan mata juga dapat terjadi, yang ditandai dengan rasa tidak nyaman di dalam atau di sekitar mata
  • Sakit kepala setelah membaca atau melakukan tugas lain yang mengharuskan untuk fokus pada sesuatu dari jarak dekat

Jika ciri-ciri mata plus terjadi dan tingkat keparahan mata plus dapat menganggumu untuk mengerjakan tugas atau menjalani aktivitas sehari-hari, sebaiknya segeralah hubungi dokter.

Sebab, jika kondisi ini tidak segera ditangani, kondisi pada mata lainnya dapat berkembang, seperti amblyopia atau bahkan strabismus.

Ciri-ciri mata plus harus diperhatikan, ini komplikasi dari rabun dekat

Seperti yang sudah diketahui, ciri-ciri mata plus harus segera ditangani. Melansir dari laman Mayo Clinic, terdapat beberapa komplikasi dari rabun dekat, ini termasuk:

  • Mata juling (strabismus): Pada anak-anak, strabismus dapat berkembang jika rabun dekat yang terjadi secara signifikan belum ditangani. Kacamata dengan desain khusus dapat mengatasi masalah ini
  • Memengaruhi kualitas hidup: Jika rabun dekat tidak ditangani, seseorang dengan kondisi ini mungkin saja tidak dapat melakukan tugas sebaik yang diinginkan. Penglihatan yang terbatas akibat kondisi ini juga dapat menganggu aktivitas sehari-hari
  • Kelelahan pada mata: Kelelahan pada mata atau sakit kepala juga dapat terjadi akibat mempertahankan fokus

Baca juga: 9 Cara Menjaga Kesehatan dan Mengurangi Minus Mata

Bagaimana pengobatan pada mata plus?

Tujuan pengobatan mata plus adalah membantu menjaga fokus cahaya pada retina. Adapun beberapa pengobatan pada kondisi ini termasuk:

1. Penggunaan kacamata

Bergantung pada tingkat keparahan rabun dekat, penggunaan kacamata mungkin saja diperlukan untuk meningkatkan fungsi penglihatan. Penggunaan kacamata sendiri merupakan cara sederhana untuk mempertajam penglihatan akibat rabun dekat.

2. Lensa kontak

Lensa kontak tersedia dalam berbagai bahan dan desain. Sebaiknya, tanyakanlah terlebih dahulu pada dokter mengenai keamanan penggunaan lensa kontak untuk menangani kondisi ini.

3. Operasi bedah refraktif

Pada dasarnya, operasi bedah refraktif dilakukan untuk mengobati rabun jauh (miopi). Meskipun demikian, prosedur ini juga bisa dilakukan untuk menangani rabun dekat. Prosedur ini mengobati rabun dekat dengan membentuk kembali lengkungan kornea.

Mengutip Medical News Today, operasi bedah refraktif meliputi:

  • Laser-assisted in situ keratomileusis (LASIK)
  • Laser epithelial keratomileusis (LASEK)
  • Photorefractive keratectomy (PRK)
  • Conductive keratoplasty (CK)

Nah, itulah beberapa informasi mengenai ciri-ciri mata plus, penyebab, hingga pengobatannya. Jika kamu memiliki pertanyaan lebih lanjut terkait dengan kondisi ini, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter, ya.

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

Healthline (2017). Diakses pada 04 Januari 2021. Farsightedness

Mayo Clinic (2020). Diakses pada 04 Januari 2021. Farsightedness 

Medical News Today (2017). Diakses pada 04 Januari 2021. What to know about farsightedness 

Webmd (2020). Diakses pada 04 Januari 2021. Hyperopia (Farsightedness) 

    Berita Terkait
    register-docotr