Info Sehat

Mau Tahu Cara Membersihkan Karang Gigi agar Tak Sering ke Dokter Gigi? Simak Langkah Berikut Ini!

September 22, 2020 | Fitri Chaeroni | dr. Debby Deriyanthi
no-image

Jika tidak segera dibersihkan, karang gigi bisa menyebabkan masalah seperti radang gusi. Lalu bagaimana cara membersihkan karang gigi sendiri di rumah?

Karang gigi atau juga dikenal sebagai tartar adalah akumulasi plak dan mineral dari air liur kamu yang mengeras. Endapan karang gigi, yang sering menetap di belakang atau di sela-sela gigi biasanya terlihat berwarna kuning atau kecoklatan.

Baca Gigi: Tumbuh Belakangan, Apakah Gigi Geraham Bungsu Penting atau Harus Dicabut? Yuk Simak Penjelasannya

Dampak jika tidak menghilangkan karang gigi

Karang gigi yang terbentuk dari plak ini bisa timbulkan masalah jika tak dihilangkan secara rutin. Berikut beberapa di antaranya:

  • Penumpukan bakteri pada karang gigi menyebabkan bau mulut.
  • Menghancurkan enamel atau lapisan luar gigi yang keras. Jika ini terjadi kamu berisiko mengalami gigi sensitif, gigi berlubang, dan bahkan kehilangan gigi.
  • Sebabkan penyakit gusi atau gingivitis.

Cara membersihkan karang gigi

Setelah plak mengeras menjadi karang gigi, plak tidak bisa dihilangkan dengan sikat gigi. Cara terbaik untuk membersihkan karang gigi adalah dengan meminta orang lain melakukannya, siapa lagi kalau bukan dokter gigi.

Seperti dibahas di atas, karang gigi terbentuk dari plak yang mengeras. Kamu tidak bisa membersihkan karang gigi sendiri, tapi kamu bisa mencegahnya terbentuk dengan beberapa cara.

Berikut cara-cara sederhana untuk menghilangkan plak dan mencegah penumpukan karang gigi yang bisa kamu lakukan di rumah.

1. Jaga kebersihan mulut

Mempraktikkan kebersihan mulut yang baik adalah cara terbaik untuk menghilangkan plak dan karang gigi. 

The American Dental Association (ADA) merekomendasikan menyikat gigi dua kali sehari dengan pasta gigi berfluoride. Mereka juga merekomendasikan flossing sekali sehari.

Bagaimana cara sikat gigi yang baik dan benar? Ini tipsnya:

  • Mulai dari bagian belakang mulut dan geraham atas.
  • Gunakan gerakan sapuan melingkar yang pendek .
  • Sikat permukaan depan dan belakang semua gigi atas.
  • Ulangi langkah 1-3 pada gigi bawah.

2. Baking soda untuk karang gigi

Pemakaian baking soda untuk karang gigi bisa dilakukan dengan mencampurkannya di pasta gigi saat menyikat gigi. Soda kue dianggap bisa menjadi perontok karang gigi yang efektif, karena tidak menyebabkan kerusakan pada enamel.

Soda kue juga diketahui mampu melindungi gigi dari demineralisasi, yang merupakan penurunan jumlah kalsium dari email gigi. Proses ini dapat terjadi ketika karbohidrat pada makanan menurunkan tingkat pH di mulut secara drastis, dan membuat mulut menjadi asam.

Tingkat pH mulut yang dimaksud di atas adalah ada di bawah angka 5,1. Adapun baking soda dipercaya dapat membantu mengurangi risiko terjadinya hal tersebut karena memiliki pH tinggi. Sehingga ini mampu membantu menyeimbangkan tingkat pH mulut sekaligus mencegah hilangnya enamel.

Baking soda juga memiliki sifat antimikroba yang dapat berfungsi sebagai perontok karang gigi. Ini karena soda kue bisa mengurangi jumlah bakteri streptococcus yang paling bertanggung jawab atas kerusakan gigi secara signifikan.

3. Pakai sikat gigi elektronik

Sebuah penelitian telah menemukan bahwa sikat gigi elektrik, atau bertenaga, dapat menghilangkan plak lebih baik daripada sikat gigi model manual.

Apapun tipe atau merek yang kamu gunakan, pastikan memiliki segel persetujuan dari badan kesehatan lokal seperti American Dental Association (ADA).

Lisensi semacam ini menjadi bukti bahwa produk tersebut telah menjalani uji kontrol kualitas dan keselamatan yang ketat.

Selain itu, penting juga untuk memilih sikat gigi dengan bulu halus dan juga pilih yang rongga antar bulu sikatnya rapat.

4. Pakai pasta gigi berfluoride

Untuk mencegah plak, kamu bisa memilih pasta gigi khusus yang mengandung fluoride. Bahan ini akan membantu mengontrol karang gigi dan memperbaiki kerusakan email. 

Beberapa produk memiliki zat yang disebut triclosan yang mampu melawan bakteri dalam plak.

Sebuah penelitian menemukan bahwa orang yang menggunakan pasta gigi berfluoride punya 35 persen lebih sedikit karang gigi.

5. Rajin menggunakan dental floss dan mouthwash

Sikat gigi saja kadang tidak cukup membersihkan plak yang ada di gigi, utamanya di sela-sela gigi yang sempit. Solusinya, kamu bisa bersihkan gigi dengan dental floss.

Dental floss adalah satu-satunya cara untuk menghilangkan plak di antara gigi dan menjauhkan karang gigi dari area yang sulit dijangkau ini.

Selain itu, kamu juga disarankan untuk rajin berkumur dengan mouthwash. Kandungan antiseptik pada mouthwash bisa membantu membunuh bakteri yang menyebabkan plak.

6. Cara membersihkan karang gigi dengan garam dapur

Dilansir dari Colgate, cara membersihkan karang gigi dengan garam dapur bisa dilakukan dengan beberapa cara yakni:

Mencari kandungan garam pada pasta gigi yang kamu pakai

Sifat butiran garam yang halus, bila dikombinasikan dengan bahan-bahan seperti fluoride bisa membantu menghilangkan noda pada gigi dengan lembut. Jadi penting untuk mencari kandungan garam dalam pasta gigimu mulai dari sekarang.

Digunakan untuk berkumur-kumur

Jika kamu ingin secara rutin memasukkan garam ke dalam ritual perawatan mulut, cobalah untuk mencampurkannya dalam air untuk berkumur.

Cara ini dipercaya dapat meningkatkan keseimbangan pH mulut, sekaligus mengurangi lesi mulut seperti sariawan, sakit tenggorokan, atau iritasi pada lidah. Kamu hanya perlu mencampurkan setengah hingga satu sendok teh garam dalam secangkir air hangat dan kumurkan di dalam mulut sekitar 30 detik.

Biaya membersihkan karang gigi di dokter gigi

Meski terbilang mahal, biaya membersihkan karang gigi di dokter gigi cukup bervariasi tergantung tingkat kesulitan dan banyaknya karang yang terdapat pada gigi.

Umum berlangsung selama sekitar 30 menit sampai 1 jam, berikut adalah kisaran biaya membersihkan karang gigi di dokter gigi yang dilansir dari Harga.web:

  1. BPJS memiliki fasilitas membersihkan karang gigi secara gratis sebanyak 1 tahun sekali
  2. Jika kamu pergi ke puskesmas tanpa menggunakan fasilitas BPJS, maka biaya yang harus dikeluarkan adalah sekitar Rp50.000,- sampai dengan Rp150.000,-
  3. Klinik gigi swasta biasa mematok biaya membersihkan karang gigi sebesar Rp150.000,- sampai Rp800.000,-
  4. Apabila kamu melakukan tindakan di rumah sakit, maka kamu harus merogoh kocek sekitar Rp100.000,- sampai Rp800.000,- per satu kali tindakan

Besaran biaya di atas merupakan perkiraan semata, semua bisa berubah sesuai dengan tingkat kesulitan, fasilitas alat kesehatan yang digunakan, sampai pemberian obat yang diresepkan.

Baca Juga: 7 Penyakit Akibat Kesehatan Gigi dan Mulut yang Buruk, Salah Satunya Penyakit Jantung!

Mencegah timbulnya karang gigi

Selain perawatan gigi, kamu juga harus menghindari beberapa hal agar tidak terjadi penumpukan plak dan karang gigi. Berikut beberapa di antaranya:

  • Cookies, kue, dan permen
  • Makanan bertepung atau bergula yang dapat menempel pada gigi, seperti roti, keripik kentang, dan beberapa buah kering
  • Minuman soda dan minuman olahraga
  • Jus jeruk
  • Jangan merokok. Studi menunjukkan bahwa orang yang merokok atau menggunakan produk tembakau lainnya lebih cenderung memiliki karang gigi.

Setelah karang gigi terbentuk, hanya seorang dokter gigi profesional yang dapat membersihkannya.

Jadi, kunjungi dokter gigi kamu setiap 6 bulan untuk menghilangkan plak dan karang gigi yang mungkin telah terbentuk dan untuk mencegah masalah lebih lanjut.

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

WebMD. Diakses pada 9 Juli 2020. What is Tartar? 6 Tips to Control Buildup

Healthline. Diakses pada 9 Juli 2020. How to Remove Plaque and Tartar

Medical News Today. Diakses pada 9 Juli 2020. Removing plaque and tartar from teeth

    Berita Terkait
    register-docotr