Info Sehat

Perlukah Minum Antibiotik Saat Diare? Ketahui Faktanya

April 21, 2020 | Ajeng Annastasia
feature image

Ditulis dan ditinjau oleh : dr. Wawan Harimawan

Antibiotik menjadi salah satu jenis obat yang umum diberikan pada orang sakit. Namun tetap konsumsinya tidak bisa sembarangan dan harus dengan anjuran dokter.

Salah satu penggunaan antibiotik yang sering dikonsumsi adalah untuk mengobati diare. Tapi amankah konsumsi antibiotik untuk diare?

Kenali lebih jauh tentang antibiotik

Tak semua penyakit bisa disembuhkan dengan antibiotik (Foto: Shutterstock)

Antibiotik merupakan jenis obat yang diresepkan dokter untuk membunuh bakteri. Obat ini khusus digunakan untuk melawan infeksi tertentu dengan cara menghentikan reproduksi dan menghancurkan bakteri.

Sebenarnya sistem kekebalan tubuh mampu membunuh beberapa jenis bakteri, namun jika jumlah bakterinya berlebihan hal ini menjadi lebih sulit. Dalam kondisi ini, antibiotik pun seringkali dibutuhkan.

Cara kerja antibiotik yakni dengan membunuh bakteri dan mengganggu pembentukan dinding serta isi sel bakteri. Ada pula antibiotik yang bekerja dengan menghentikan perkembangbiakan bakteri.

Baca juga: 10 Jenis Obat-obatan yang Wajib Dibawa untuk Liburan

Pemberian resep antibiotik

Resep antibiotik hanya boleh diberikan oleh dokter saja, ya! (Foto: Shutterstock)

Seperti disebutkan sebelumnya, antibiotik diberikan untuk melawan penyakit akibat bakteri. Jadi, antibiotik tidak akan efektif jika digunakan untuk penyakit akibat virus.

Oleh sebab itu, perlu diketahui terlebih dahulu apakah penyakit yang kamu alami terjadi disebabkan oleh bakteri atau virus.

Konsumsi antibiotik tidak bisa dilakukan sembarangan. Sebab berlebihan minum antibiotik bisa menyebabkan kondisi yang disebut sebagai resistensi antibiotik.

Menurut Centers for Disease Control (CDC), ini berarti bakteri di dalam tubuh seseorang justru menjadi kebal terhadap komponen antibiotik. Nantinya saat ia sakit dan minum antibiotik, bakteri yang ada tidak akan mati.

Ampuhkah pemberian antibiotik untuk diare?

Minum antibiotik ampuh untuk diare, benarkah demikian? (Foto: Shutterstock)

Sebagian besar diare disebabkan oleh virus yang bersifat self-limited sehingga biasanya dapat sembuh sendiri. World Health Organization (WHO) merekomendasikan pemberian cairan dan suplemen zinc untuk setiap kasus diare pada anak.

Konsumsi antibiotik yang tidak sesuai indikasi dapat menyebabkan matinya bakteri baik yang membantu proses pencernaan. Kondisi ini kian sulit jika sampai terjadi resistensi antibiotik.

Antibiotik pada diare hanya boleh diberikan pada kasus tertentu, seperti diare saat bepergian (traveller’s diarrhea), disentri (diare yang disertai lendir darah dan disebabkan oleh bakteri), serta diare yang disebabkan bakteri yang sudah terbukti melalui pemeriksaan tinja.

Baca juga: Saat Asma Menyerang, Gunakan Obat Asma Alami yang Mudah Ditemukan di Rumah

Jika kamu mengalami diare, jangan langsung minum antibiotik begitu saja tanpa pemeriksaan dokter. Berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter untuk mencari penyebabnya.

Untuk mengatasi diare, langkah pertama yang dapat kamu lakukan adalah dengan memberikan cairan dalam jumlah yang cukup untuk mencegah dehidrasi.

Berikan juga asupan nutrisi dengan pola sedikit tapi sering, karena diare biasanya disertai dengan menurunnya nafsu makan. 

Konsultasikan kondisi kesehatan Anda di Good Doctor. Yuk, lakukan konsultasi online dengan dokter terpercaya!

Reference

World Health Organization. Diarrhoeal disease. 2 May 2017. 28 August 2019.

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/10278

    register-docotr