Info Sehat

Ada Rasa Mengganjal di Tenggorokan? Hati-hati, Mungkin Ini Penyebabnya!

April 28, 2021 | Richaldo Hariandja | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Kamu mungkin pernah merasakan sensasi mengganjal di tenggorokan. Hal ini bisa sangat mengganggu karena rasanya kamu sulit menelan, bahkan ludah sendiri. 

Kondisi ini perlu diwaspadai, terutama jika berlangsung dalam jangka waktu yang lama. Bisa saja ada beberapa penyakit serius yang jadi penyebabnya.

Baca juga: Sederet Penyebab Sulit Menelan Makanan: dari Heartburn hingga Stroke

Apa yang menimbulkan sensasi mengganjal di tenggorokan?

Ada beberapa kondisi medis yang menyebabkan sensasi mengganjal di tenggorokan yang perlu kamu waspadai. Di antaranya adalah:

Disfagia

Disfagia atau kelainan menelan dapat terjadi pada tiga fase menelan, yaitu di oral, faring dan esofagus. Penyakit ini banyak terjadi pada penyintas stroke dan dapat memengaruhi fase menelan di oral dan atau di faring mereka.

Selain stroke, penyebab umum disfagia adalah makanan yang tersangkut di tenggorokan. Pada disfagia yang disebabkan oleh makanan ini, kamu masih bisa bernapas, tapi akan terasa sakit, tidak nyaman dan berpotensi membahayakan.

Beberapa orang bisa langsung menyadari dan mengenali apa makanan yang menyangkut di tenggorokan mereka. Bisa saja karena tulang atau duri ikan.

Tanda dan gejala disfagia

Selain sensasi tersangkut di tenggorokan, berikut ini adalah beberapa hal yang bisa timbul karena disfagia:

  • Batuk atau tersedak ketika makan atau minum
  • Makanan yang kamu makan kembali ke atas, terkadang melalui hidung
  • Air liur yang keluar secara terus menerus
  • Tidak mampu mengunyah makanan dengan benar

Terkadang disfagia juga bisa menimbulkan gejala seperti berat badan yang turun dan infeksi di dada yang berulang.

Cara mengatasi disfagia

Penanganan penyakit ini tergantung dari penyebab dan jenisnya. Banyak kasus disfagia yang bisa menjadi lebih baik lewat manajemen penanganan yang tepat, tapi tidak selamanya bisa disembuhkan.

Beberapa penanganan disfagia adalah sebagai berikut:

  • Terapi bicara dan bahasa untuk belajar teknik menelan
  • Mengubah jenis makanan dan minuman menjadi yang lebih mudah dan aman ditelan
  • Memasukkan makanan dengan cara lain, seperti lewat selang atau perut
  • Operasi untuk melebarkan esofagus dengan cara meregangkan atau memasukkan selang plastik atau logam

Globus pharyngeus

Merupakan sensasi mengganjal di tenggorokan atau dada yang tidak kunjung hilang. Beberapa orang mendeskripsikan kondisi ini sebagai suatu perasaan yang timbul ketika minum obat berbentuk pil yang masih separuh jalan dan tersangkut di tenggorokan.

Globus pharyngeus berbeda dengan disfagia yang merupakan kesulitan ketika menelan. Meskipun demikian, beberapa orang dengan globus pharyngeus juga bisa merasakan kesulitan menelan atau merasa khawatir ketika menelan akan membuat mereka tersedak.

Meskipun globus pharyngeus tidak menyakitkan, namun kondisi ini bisa sangat membuat tidak nyaman. Maka tidak jarang beberapa penderitanya kerap mengunjungi dokter untuk meminta penjelasan akan apa yang mereka alami.

Apa saja penyebab globus pharyngeus?

Diagnosis globus pharyngeus biasanya diberikan dokter ketika tidak ada tanda atau benjolan yang dapat menyumbat tenggorokan. 

Otot tenggorokan dan membran lendir dapat menjadi tegang ketika tenggorokan kering, membuat sensasi ada sesuatu yang mengganjal di tenggorokan. Keringnya tenggorokan juga bisa disebabkan oleh obat yang kamu konsumsi.

Ada juga beberapa penyebab inflamasi yang bisa menimbulkan sensasi ini, di antaranya adalah Gastroesophageal reflux disease atau GERD, masalah kesehatan psikologis dan perubahan suasana hati, eosinophilic esophagitis hingga Zenker’s diverticulum.

Cara mengatasi globus pharyngeus

Tidak ada obat atau perubahan gaya hidup yang secara spesifik dapat diandalkan untuk mengatasi globus pharyngeus. Karena itu, tidak jarang penderita globus pharyngeus bisa merasakan kondisi ini lagi.

Jika kondisi ini disebabkan oleh masalah medis, maka penanganan khusus terhadap kondisi itu bisa mengatasi hal ini. Sebagai contoh antasida dan perubahan gaya hidup bisa jadi satu langkah untuk mengatasi globus pharyngeus yang disebabkan oleh GERD.

GERD

Gastroesophageal reflux disease (GERD) merupakan salah satu penyakit yang bisa menimbulkan disfagia ataupun globus pharyngeus. Penyebabnya yakni ketika asam lambung dan isi lambung kembali ke kerongkongan.

Akibatnya, akan terasa ada sesuatu yang mengganjal di tenggorokan hingga rasa nyeri di dada. Kondisi ini dapat menyebabkan batuk-batuk dan rasa tidak nyaman.

Cara mengatasi GERD

Banyak obat yang bisa kamu dapatkan dengan atau tanpa resep dokter untuk mengatasi penyakit ini. Misalnya dengan antasida, H-2 receptor blocker, proton pump inhibitor.

Demikianlah berbagai penjelasan tentang sensasi adanya ganjalan atau sesuatu yang menyangkut di tenggorokan dan penyebabnya. Selalu jaga kondisi kesehatan kamu, ya!

Cek kesehatan lambungmu di Klinik Maag bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini ya!

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  1. Cleveland Clinic, diakses 26 April 2021. Feel Like Food Is Stuck in Your Throat? What to Do and How to Find Relief
  2. Cleveland Clinic, diakses 26 April 2021. GERD (Chronic Acid Reflux): Symptoms, Treatment, & Causes
  3. Cleveland Clinic, diakses 26 April 2021. Dysphagia (Difficulty Swallowing): Treatment, Causes & Symptoms
  4. MedicalNewsToday, diakses 26 April 2021. Globus pharyngeus: What is this sensation?
  5. NHS, diakses 26 April 2021. Dysphagia (swallowing problems)
    register-docotr