Share This Article
Influenza atau flu musiman sebenarnya merupakan infeksi pernapasan akut yang menginfeksi secara global dan sepanjang tahun. Namun saat ini negara-negara dunia diminta meningkatkan kewaspadaan menyusul terjadinya kenaikan kasus influenza beberapa bulan terakhir di 2025. Lonjakan kemudian membuat masyarakat global serentak menamainya sebagai si ‘super flu’.
Termasuk di Indonesia, super flu pun telah terdeteksi di delapan provinsi dengan jumlah kasus masih dibawah 100. Kementrian Kesehatan (Kemenkes) RI menegaskan kondisi ini masih bisa dikendalikan, sembari menyerukan bahwa vaksin influenza musiman masih efektif mencegah penularan, keparahan penyakit, kemungkinan rawat inap, dan risiko kematian.
Lalu seperti apa dan bagaimana karakter si super flu dan betulkah vaksin influenza musiman efektif untuk mencegah infeksi? Yuk terus menyimak artikel ini.
BACA JUGA:   Penyakit Influenza: Tipe Virus hingga Pencegahan yang Bisa DilakukanÂ
Mengenal Karakter Super FluÂ

Apa yang dinamakan sebagai ‘super flu’ itu sebenarnya memiliki nama ilmiah yakni virus influenza A (H3N2) dengan varian baru J.2.4.1 alias subklade K. Menengok ke belakang, virus influenza A subtipe H3N2 pernah menyebabkan pandemi global pada 1968, dan ini untuk pertama kalinya. Menyumbang 100 ribu kematian di Amerika Serikat dan satu juta kematian di seluruh dunia.
Seiring waktu virus tentu berevolusi. Namun Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan, sejak Agustus 2025 ada satu varian yang meningkat pesat yakni virus influenza A (H3N2) subklade K. Virus ini mengalami pergeseran genetik dari virus J.2.4 akibat perubahan asam amino pada hemaglutininnya (HA).
Lalu mengapa masyarakat global menjulukinya ‘Super Flu? Ini merujuk pada karakter virus influenza A (H3N2) subklade K itu sendiri, yakni memiliki ‘kehebatan’ penularan yang sangat cepat dan lebih agresif. Namun perlu dicatat, data epidemiologi saat ini tidak menunjukkan peningkatan keparahan penyakit influenza.
Setidaknya hanya butuh waktu enam bulan, sejak pertama kali terdeteksi pada Agustus lalu, bagi super flu untuk menginfeksi penduduk global di lebih dari 34 negara, seperti dilaporkan WHO.
Sebaran Global Super Flu dan Termasuk di Indonesia
Infeksi virus influenza A (H3N2) subklade K terdeteksi di banyak negara, kecuali di Amerika Selatan (14 negara). Virus ini pertama kali terdeteksi pada Agustus 2025 di Australia dan New Zealand.
Kemudian terjadi peningkatan kasus secara global yang ditandai dengan peningkatan infeksi super flu di Amerika Serikat dan Kanada sejak pekan ke-40 (Oktober 2025), atau yang bersamaan dengan masuknya musim dingin.
Sementera di kawasan Asia, virus influenza A terdeteksi sejak Juni 2025 dan mencapai puncaknya pada Agustus, dengan virus subtipe H3N2 yang mendominan (43 persen). Kemudian sebanyak 22 sekuens subklade K telah dilaporkan dari Nepal (1), India (4) dan Thailand (17) hingga 30 November.
Super flu masuk IndonesiaÂ
Kemenkes RI mengumumkan ada 62 kasus super flu yang telah ditemukan di wilayah Indonesia yang tersebar di delapan provinsi. Kasus paling banyak ditemukan di Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat. Di mana perempuan dan anak-anak merupakan kelompok yang paling banyak terinfeksi, yakni sebesar 64 persen dan 35 persen.
Direktur Penyakit Menular Kemenkes RI dr. Prima Yosephine membeberkan, super flu terdeteksi sejak Agustus. Kemudian setelah pemeriksaan whole genome sequencing (WGS) terhadap 348 sample selesai diperiksa pada 25 Desember, ditemukan 62 kasus positif super flu.
Meski sudah masuk Indonesia, Kemenkes menegaskan kondisi masih terkendali karena tidak ada peningkatan tingkat keparahan penyakit.
Cara Penularan dan Gejala Super Flu
Sama seperti influenza pada umumnya, virus super flu mudah menyebar melalui droplets ketika si penderita bersin atau batuk.
Tingkat penyakit influenza mulai dari yang ringan, hingga berat yang bisa menyebabkan penderita harus dirawat inap, hingga bisa menyebabkan kematian khususnya bagi mereka kelompok berisiko seperti anak-anak, lansia, wanita hamil, dan mereka dengan komorbid.
Meski penularannya tergolong cepat, namun Kemenkes menyebut super flu punya gejala yang sama seperti flu musiman pada umumnya.
Gejala meliputi:
-Batuk
-Pilek
-Sakit kepala
-Dan nyeri tenggorokan.Â
Upaya PencegahanÂ
Untuk meminimalisir penularan, masyarakat diimbau:
-Terapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS)
-Jaga daya tahan tubuh dengan cukup istirahat dan pola makan sehat
-Jika sakit selalu pakai masker, terapkan etika batuk-bersin dan istirahat di rumah
-Vaksinasi influenza tahunan khususnya kelompok rentan (lansia, ibu hamil, dan penderita komorbid).
Vaksin Influenza Efektif Cegah Penularan dan Keparahan Penyakit

WHO menegaskan, vaksinasi flu adalah cara terbaik untuk mencegah infeksi virus influenza. Meskipun efektivitasnya bisa bervariasi antar musim dan kelompok risiko, vaksinasi tetap dapat mengurangi keparahan penyakit, menurunkan kemungkinan komplikasi dan risiko kematian.
Sehingga kelompok rentan dan berisiko sangat direkomendasikan untuk mendapatkan vaksin influenza setiap tahunnya.
Lalu apakah vaksin influenza yang tersedia bisa mencegah super flu?
Perbedaan genetik antara virus super flu dengan strain virus dalam vaksin influenza musiman sudah pasti ada. Namun WHO menjelaskan, vaksin sangat mungkin masih memberikan perlindungan terhadap virus yang bermutasi tersebut.
Saat ini vaksin influenza musiman mengandung tiga virus influenza, yakni influenza A(H1N1)pdm09, influenza A(H3N2) dan virus influenza B/garis keturunan Victoria. Peredaran virus yang mengalami pergeseran- seperti super flu saat ini, tidak selalu menyebabkan vaksin influenza musiman jadi kurang efektif memberi perlindungan terhadap penyakit influenza.
Jadi mengambil vaksin influenza rutin tiap tahunnya tetap akan melindungi tubuh dari infeksi virus influenza termasuk super flu.
BACA JUGA: Vaksin Flu untuk Karyawan: Solusi Sehat di Tempat Kerja
Saat ini pemerintah memang belum mewajibkan setiap orang untuk mendapatkan vaksinasi influenza seperti kewajiban vaksin Covid-19 saat pandemi beberapa tahun lalu. Tapi mendapatkan vaksin influenza dengan kesadaran diri adalah upaya terbaik mencegah terinfeksi super flu yang tengah merebak belakangan
Jadi jangan ragu untuk menjadwalkan vaksinasi influenza melalui Good Doctor sekarang juga. Klik link ini, mitra dokter kami akan membantu kamu 24/7.

