Covid-19

Viral! 18 Hand Sanitizer di Singapura Ditarik karena Diduga Berbahan Kimia Tinggi

June 10, 2021 | Nik Nik Fadlah | dr. Pitoyo Marbun
feature image

Belum lama ini Singapore’s Health Science Authority (HSA) melakukan penarikan kembali terhadap 18 merek hand sanitizer. Penarikan yang dilakukan tersebut bukan tanpa alasan. Pasalnya, disebutkan bahwa terdapat kandungan bahan kimia tinggi dalam produk itu.

Lalu, seperti apa sebenarnya hand sanitizer yang aman? Untuk mengetahui informasi selengkapnya, simak ulasannya di sini!

Baca juga: Program Vaksinasi bagi Penyandang Disabilitas, Ini yang Perlu Diketahui

Tentang penarikan 18 hand sanitizer di Singapura

Penarikan 18 hand sanitizer tersebut disebabkan karena adanya kandungan bahan kimia tertentu, yakni asetaldehida dan/atau metanol pada tingkat di atas farmakope farmasi. Adapun waktu penarikan ini berlangsung antara Februari dan April.

Kasus penarikan ini diklasifikan di bawah Kelas Dua, yang dapat berarti bahwa masalah tersebut kemungkinan tidak akan menyebabkan hasil kesehatan yang merugikan secara serius.

Sementara itu, tingkat penarikan diklasifikasikan sebagai tingkat penarikan grosir. Ini dapat berarti bahwa produk terkait atau yang terpengaruh ditarik kembali oleh pemasok grosir. Dikutip dari laman CNN Indonesia, berikut ini adalah 18 brand yang ditarik kembali.

  • Asepso Professional Hand Sanitiser (Batch: B42M)
  • Cuticura Hand Sanitizer (all batches)
  • Epi KleenGel Hand Sanitizer Gel (all batches)
  • Guardian Lavender & Passion Flower Antibacterial Hand Sanitiser (Batch: 9K28DF)
  • Guardian Aloe & Korean-Mint Antibacterial Hand Sanitiser (Batch: 0D32DF)
  • Kundal Fresh Water Hand Sanitizer+ (Batch: BN227)
  • Sanitelle Instant Hand Sanitizer Antiseptic Gel Kids (all batches)
  • Cath Kidston Moisturising Hand Sanitiser (all batches)
  • Bacteriostat Wash Free Hand Wash Gel (all batches)
  • We11 Daily Instant Hand Sanitiser (all batches)
  • Cool Day’s Peppermint Instant Hand Sanitizer (all batches)
  • Walch Instant Hand Sanitizer (Batch: TG01)
  • TP 706 Hand Sanitiser (Exp: 10/03/2022)
  • Lifebuoy Instant Hand Sanitizer (Batch: OD13UL)
  • FairPrice Hand Sanitiser Lavender (Batch: 201251-001)
  • germ-X Advanced Hand Sanitizer Original Scent (all batches)
  • Sanigen Gel Hand Refreshing Gel 600ml (all batches)
  • Yuri Hand Gel Green Tea Extract (all batches)

Brand yang sudah disebutkan di atas dinyatakan ditarik dengan instruksi untuk berhenti memasok batch produk yang ditentukan.

Lalu, seperti apa hand sanitizer yang aman digunakan?

Di masa pandemi ini, penting bagi kamu untuk mengetahui seperti apa hand sanitizer yang aman digunakan.

Dikutip dari laman Healthline, Food and Drug Administration (FDA) sendiri merekomendasikan menggunakan hand sanitizer yang mengandung alkohol (etanol) yang tidak kurang dari 94,9 persen volume.

Tak hanya itu, FDA juga mencantumkan gliserin, hidrogen peroksida, dan sterile water sebagai bahan yang diperlukan. Selain itu, hand sanitizer juga setidaknya harus mengandung 60 persen alkohol.

Hand sanitizer yang aman digunakan juga tidak mengandung dalam tingkat tinggi. Metanol adalah alkohol yang dapat menimbulkan efek tertentu, seperti mual, muntah, atau sakit kepala apabila sejumlah besar digunakan pada kulit.

Sementara itu, dokter kulit Dendy Engelman, MD, menyarankan untuk mencari produk hand sanitizer dengan bahan-bahan yang menghidrasi, salah satunya adalah aloe vera. Sebab, bahan tersebut tidak terlalu keras jika digunakan pada kulit.

Baca juga: Manakah yang Lebih Tepat: Cuci Tangan Pakai Sabun atau Hand Sanitizer?

Adakah hal lain yang perlu diperhatikan?

Berdasarkan catatan dari Centers for Diseases Control and Prevention (CDC), ada beberapa hal yang perlu dihindari ketika kamu membeli hand sanitizer, di antaranya adalah:

  • Hindari menggunakan pembersih tangan atau hand sanitizer yang mengandung alkohol kurang dari 60 persen
  • Hindari hand sanitizer yang berlabel alcohol-free, serta dikemas dalam wadah yang menyerupai makanan atau minuman

Selain tips memilih hand sanitizer yang aman, kamu juga perlu mengetahui bagaimana cara menggunakannya dengan benar. Ketika menggunakan hand sanitizer, gosokkan ke seluruh permukaan tangan dan jari hingga kering.

Namun yang perlu diingat adalah membersihkan tangan dengan air dan sabun tetap merupakan cara terbaik untuk mencegah penyebaran kuman, termasuk COVID-19.

Akan tetapi, jika sabun dan air tidak tersedia kamu dapat menggunakan hand sanitizer yang setidaknya mengandung 60 persen alkohol.

Itulah beberapa informasi mengenai hand sanitizer yang aman digunakan. Untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19, jangan lupa selalu terapkanlah protokol kesehatan, ya.

Konsultasi lengkap seputar COVID-19 di Klinik Lawan COVID-19 dengan mitra dokter kami. Yuk, klik link ini untuk download aplikasi Good Doctor!

Reference

Centers for Disease Control and Prevention (2020). Diakses pada 09 Juni 2021. How to Select and Use Hand Sanitizer 

CNN Indonesia (2021). Diakses pada 09 Juni 2021. Singapura Tarik 18 Hand Sanitizer Mengandung Zat Kimia Tinggi 

Healthline (2020). Diakses pada 09 Juni 2021. How to Tell If the Hand Sanitizer You’re Buying Is Safe and Actually Works 

NBC News (2020). Diakses pada 09 Juni 2021. 10 best hand sanitizers meeting CDC guidance, shared by doctors 

 

    register-docotr