Covid-19

Vaksin Booster untuk Ibu Hamil? Ini Rekomendasi POGI

May 10, 2022 | Arianti Khairina | dr. Ario W. Pamungkas
feature image

Kasus COVID-19 yang saat ini terus melonjak membuat vaksin booster gencar dilakukan termasuk pada ibu hamil untuk membantu membangun imunitas tubuh.

Namun tak sembarangan, berikut ini rekomendasi pemberian vaksinasi dosis ketiga atau booster kepada ibu hamil sebagai acuan menurut Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI). 

Rekomendasi vaksin booster untuk ibu hamil menurut POGI

Kini pemberian vaksin lanjutan atau booster juga sudah direkomendasikan untuk ibu hamil. Hal ini bertujuan menjaga kesehatan tubuh baik bagi sang ibu maupun anak dalam kandungannya. Melalui akun instagram resminya, POGI membagikan beberapa rekomendasi acuan untuk melakukan vaksin booster bagi ibu hamil, yaitu: 

1. Rekomendasi The American College of Obstetricians and Gynecologist (ACOG)

POGI merekomendasikan acuan vaksin booster untuk ibu hamil pada ACOG, 2021. Ini sangat direkomendasikan bagi ibu hamil dan juga ibu postpartum sampai dengan 6 minggu, tetap bisa vaksinasi booster. Berlaku juga pada ibu hamil yang sudah mendapat vaksinasi lengkap atau dua dosis sebelum masa kehamilan.

ACOG memang sangat merekomendasikan agar individu hamil tetap divaksinasi. Mengingat potensi penyakit dan kematian selama kehamilan, melakukan vaksinasi COVID-19 dengan dosis lengkap saat ini adalah prioritas utama. 

2. Rekomendasi Australian Government Department of Health 

Dalam rekomendasi POGI, menurut Australian Government Department of Health, vaksin booster ini sangat penting buat ibu hamil dengan immunocompromise yang terbilang cukup berat. Kemudian dosis keempat untuk saat ini sangat tidak rekomendasikan. Interval yang baik dalam melakukan vaksinasi booster yaitu menunggu sekitar 4 bulan dari dosis kedua.

3. Rekomendasi Australian Technical Advisory Group on Immunisation (ATAGI)

ATAGI sangat merekomendasikan ibu hamil yang sudah mendapatkan dua dosis vaksin secara lengkap, diperbolehkan untuk segera mendapatkan dosis ketiga setelah 4 bulan pasca-dosis kedua.

4. Rekomendasi Royal College of Obstetrician and Gynaecologist (RCOG)

Selanjutnya RCOG yang juga merekomendasikan sebaiknya ibu hamil menerima dosis ketiga vaksin dengan interval waktu 3 bulan atau setara dengan 91 hari setelah melakukan dosis kedua.

Terkait dengan hal ini RCOG merekomendasikan agar semua wanita hamil segera mendapatkan vaksinasi booster karena mampu memberikan perlindungan terbaik terhadap virus untukmu dan bayi.

5. Rekomendasi Kementerian Kesehatan

Rekomendasi POGI yang terakhir untuk vaksinasi booster wanita hamil juga dari Kementerian Kesehatan RI di mana akan diberikan bagi populasi umum 6 bulan setelah dosis kedua.

Syarat-syarat vaksinasi booster untuk ibu hamil 

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah mengeluarkan Surat Edaran Kemenkes Nomor HK.02.01/1/2007/2021 tentang Vaksinasi COVID-19 bagi Ibu Hamil dan Penyesuaian Skrining Dalam Pelaksanaan Vaksinasi COVID-19.

Disebutkan dalam SE terkait petunjuk teknis, berikut ini syarat-syarat ibu hamil yang bisa menerima vaksinasi booster:

  • Suhu tubuh di bawah 37,5 derajat Celcius.
  • Tekanan darah tidak melebihi dari 140/90 mmHg. 
  • Usia kehamilan sudah lebih dari 13 minggu. 
  • Tidak memiliki keluhan seperti sakit kepala, kaki bengkak, nyeri pada bagian ulu hati, hingga pandangan kabur.

Kemudian, perlu kamu ketahui juga bahwa vaksin yang dapat digunakan untuk ibu hamil adalah vaksin COVID-19 platform mRNA Pfizer dan Moderna. Selain itu, vaksinasi bisa menggunakan vaksin inactivated Sinovac. 

Terakhir, vaksinasi booster bagi ibu hamil dilaksanakan sesuai dengan petunjuk teknis dan ketentuan peraturan perundang-undangan serta wajib menggunakan format skrining pada kartu kendali untuk ibu hamil. Kemudian diketahui juga bahwa sejauh ini POGI tidak menemukan efek samping maternal maupun fetal akibat vaksin COVID-19.

Data Electronic Management Office POGI menunjukkan sebanyak 31.922 ibu hamil yang sudah vaksin mengalami efek samping minimal. Rata-rata efek samping yang dirasakan umum ditemui seperti, nyeri pada daerah suntikan, mengantuk, nyeri kepala, lemas, nyeri otot, mual, meriang, nyeri sendi, dan demam.

Baca juga: CDC Rekomendasikan Vaksin Booster untuk Pengidap Gangguan Imun

Konsultasi lengkap seputar COVID-19 di Klinik Lawan COVID-19 dengan mitra dokter kami. Yuk, klik link ini untuk download aplikasi Good Doctor!

Sudah punya asuransi kesehatan dari perusahaan tempatmu bekerja? Ayo, manfaatkan layanannya dengan menghubungkan benefit asuransi milikmu ke aplikasi Good Doctor! Klik link ini, ya.

Reference
  1. Instagram.com (2022) diakses pada 10 Februari 2022. Rekomendasi POGI Terhadap Booster Vaksinasi Covid-19 Pada Ibu Hamil
  2. Acog.org (2022) diakses pada 10 Februari 2022. COVID-19 Vaccines and Pregnancy: Conversation Guide
  3. Health.gov.au (2022) diakses pada 10 Februari 2022. Clinical recommendations for COVID-19 vaccines
  4. Rcog.org.uk (2021) diakses pada 10 Februari 2022. COVID-19 vaccines, pregnancy and breastfeeding
  5. Covid19.go.id (2021) diakses pada 10 Februari 2022. VAKSINASI CQVID-19 BAGI IBU HAMIL DAN PENYESUAIAN SKRINING DALAM PELAKSANAAN VAKSINASI CQVID-19
    register-docotr