Covid-19

Mengapa Face Shield Tidak Efektif Mencegah COVID-19?

October 23, 2020 | Anisya Fitrianti | dr. Raja Friska Yulanda
no-image

Meski penggunaan masker selama pandemi COVID-19 telah diwajibkan oleh WHO maupun CDC, sebagian orang mulai beralih menggunakan face shield. Face shield merupakan pelindung wajah yang terbuat dari plastik yang belakangan banyak digunakan. 

Kebanyakan orang menganggap face shield lebih nyaman dan lebih praktis digunakan daripada masker. Alasan kenyamanan ini seringkali digunakan orang-orang untuk beralih ke face shield. Terutama yang merasa selalu kesulitan bernapas bila menggunakan masker. 

Tetapi para ahli kesehatan mengingatkan bahwa penggunaan face shield tidak efektif mencegah COVID-19. Mengapa begitu? Temukan jawabannya dalam ulasan di bawah ini. 

Efektivitas face shield untuk mencegah paparan  COVID-19 

Sebuah studi baru yang diterbitkan dalam Physics of Fluids, oleh AIP Publishing, menggunakan visualisasi untuk memeriksa dan menggambarkan seberapa efektif pelindung wajah plastik dalam mengurangi penyebaran COVID-19.

Hasilnya, ditemukan bahwa meskipun face shield menghalangi semburan ke arah depan saat batuk maupun bersin, droplet yang dikeluarkan masih dapat bergerak di sekitar face shield dan menyebar ke area di sekitar yang lebih luas. 

Saat bersin, batuk, atau berbicara droplets yang dikeluarkan awalnya akan belok karena terhalang face shield. Droplets kemudian tidak langsung jatuh ke tanah, tetapi tetap tertahan di area bawah face shield. Droplets yang tersisa di area tersebut juga bisa naik ke atas setelah beberapa detik.

Proses menyebarnya tetesan saat hanya menggunakan face shield. (Sumber: aip.scitation.org)

Studi lain juga membuktikan bahwa saat pandemi COVID-19, tidak ada orang yang memakai masker yang dinyatakan positif terkena virus. Namun, beberapa orang yang hanya mengenakan pelindung wajah atau face shield ternyata dinyatakan positif.

Inilah mengapa face shield tidak bisa melindungi paparan COVID-19 bila digunakan tanpa masker. Face shield merupakan pelindung tambahan bukan pengganti masker. 

Baca juga: Apakah COVID-19 Bisa Menular Lewat AC? Ini Penjelasan Lengkapnya! 

Menggunakan face shield di tengah pandemi COVID-19

Dilansir dari Healthline, menurut Dr. Michael B.Edmond, MPH, MPA, MBA, penularan COVID-19 utamanya adalah melalui droplet. 

Sehingga menggunakan face shield  sebenarnya sangat baik dalam membantu mencegah droplet agar tidak bersentuhan dengan hidung, mulut, dan mata, yang merupakan tempat masuknya virus untuk menimbulkan infeksi.

Face shield juga diketahui bekerja paling baik untuk melindungi pemakainya dari orang yang terinfeksi saat digunakan dengan masker. 

Namun penggunaan face shield tidak dapat maksimal bila tidak digunakan dengan masker. Droplets yang ada di sekitar masih dapat terhirup melalui area terbuka di sekitar area face shield.

Tips menggunakan face shield di tengah pandemi COVID-19

Tidak ada salahnya menggunakan face shield sebagai perlindungan tambahan untuk mencegah paparan COVID-19. Supaya penggunaannya maksimal, berikut ada beberapa tips yang bisa kamu terapkan.

  • Selalu gunakan face shield dengan masker. Face shield memberikan manfaat maksimal saat digunakan bersamaan dengan masker. Untuk itu, sangat tidak disarankan menggunakan face shield tanpa masker. 
  • Pastikan ukuran face shield pas dengan wajah. Face shield harus menutupi hingga bagian dagu atau di bawah dagu. Tidak boleh ada celah antara dahi dan bagian depan face shield, kecuali ada penutup di atas celah tersebut. Jika tidak, tetesan bisa masuk melalui celah.
  • Bersihkan dan desinfeksi face shield setelah digunakan. Gunakan deterjen dan air hangat untuk menghilangkan kotoran. Kemudian gunakan larutan berbasis klorin untuk mendesinfeksinya.

Untuk membersihkan face shield, jangan gunakan alkohol karena kandungannya dapat merusak plastik dan lem. Keringkan dengan handuk kertas bersih dan diamkan sampai mengering.

Sekilas, face shield memang tampak bisa menjadi alternatif bagi orang-orang yang kesulitan bernapas saat menggunakan masker. Sayangnya, penelitian menemukan bahwa face shield tidak dapat melindungi paparan COVID-19 bila digunakan tanpa masker. 

Untuk itu, pastikan kamu selalu menggunakan masker dengan baik agar terhindar dari droplets yang mungkin menyebar. Selalu terapkan juga protokol kesehatan yang lain seperti mencuci tangan menggunakan sabun dan menjaga jarak aman. 

Jaga kesehatan Anda dan keluarga dengan konsultasi rutin bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

   

Reference
    Berita Terkait
    register-docotr