Covid-19

Bergandengan Tangan Meredakan Stres? Ini Cara Melakukannya saat Pandemi

April 9, 2021 | Dewi Nurfitriyana | dr. Pitoyo Marbun
feature image

Virus corona, yang juga dikenal sebagai COVID-19, telah menjadi pandemi global yang menyerang jutaan orang di dunia.

Kondisi ini tanpa disadari menimbulkan kepanikan dan stres yang cukup besar di berbagai kalangan.

Lantas bagaimana cara mengatasi stres akibat COVID-19? Apakah benar bergandengan tangan bisa membantu mengurangi tekanan tersebut?

Baca juga: Gampang Banget! Begini 5 Cara Membuat Cairan Disinfektan Secara Mandiri

Bergandengan tangan terbukti meredakan stres

Sebuah studi menyatakan bahwa hubungan sosial terbukti dapat meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan seseorang. Studi tersebut dilakukan dengan melibatkan sebanyak 16 wanita yang sudah menikah.

Dalam studi ini, mereka dijadikan sasaran ancaman sengatan listrik saat memegang tangan suami mereka, tangan seorang pria asing, atau tidak ada tangan sama sekali.

Para istri kemudian diminta untuk mengenakan elektroda di pergelangan kaki mereka dan menonton layar yang memperingatkan mereka ketika sengatan listrik akan datang.

Sementara itu, para peneliti memindai otak para istri tersebut dengan pencitraan resonansi magnetik fungsional (fMRI).

Respons otak peserta ketika memegang tangan suami mereka

Seperti yang diperkirakan, ketika para istri mengetahui bahwa mereka akan mengalami sengatan, pemindai otak menunjukkan aktivitas yang intens di area otak yang berfungsi merespons ancaman.

Tetapi ketika istri memegang tangan suami mereka selama ancaman yang sama, pemindaian otak mereka terlihat lebih tenang daripada saat mereka tidak berpegangan tangan.

Ini menunjukkan bahwa sistem saraf yang mendukung respons ancaman emosional menurun pada wanita yang memegang tangan suami mereka.

Respons otak peserta ketika memegang tangan pria asing

Sebagai perbandingan, para istri juga diuji sambil memegang tangan pria tak dikenal yang belum pernah mereka temui.

Sambil memegang tangan orang asing tersebut, hasil scan otak istri terlihat kurang tenang dibandingkan saat memegang tangan suami mereka, tapi lebih tenang dibandingkan saat tidak memegang tangan siapa pun.

Temuan itu sejalan dengan penelitian lain yang menunjukkan manfaat hubungan sosial, dan hubungan emosional yang erat dalam menangani stres, termasuk ketika menghadapi pandemi.

Mengapa bergandengan tangan bisa mengurangi stres

Studi yang dilakukan oleh para peneliti University of Colorado Boulder menyebutkan bahwa semakin banyak empati yang dirasakan pasangan, semakin banyak gelombang otak mereka yang menjadi sinkron.

Pada gilirannya, ini akan semakin banyak pula menghilangkan rasa sakit, termasuk stres yang dirasakan. Bagaimana tepatnya hal ini bisa terjadi? Para ahli memerlukan lebih banyak penelitian untuk mengetahuinya.

Tetapi mereka menawarkan beberapa kemungkinan penjelasan, seperti sentuhan empati dapat membuat seseorang merasa dipahami yang dapat mengaktifkan mekanisme penghilang rasa sakit di otak.

Menyiasati bergandengan tangan di saat pandemi

Selama masa wabah corona belum berakhir, kita disarankan untuk mengurangi aktivitas fisik pada orang lain, termasuk saling bergandengan tangan.

Akan tetapi bagaimana jika kamu meyakini bahwa cara ini dapat membantu mengurangi stres yang kamu rasakan? Pada dasarnya kamu masih bisa melakukan kebiasaan ini selama benar-benar mengikuti protokol kesehatan dengan benar.

Berikut adalah beberapa tips yang bisa kamu lakukan jika ingin bergandengan tangan dengan orang yang dicintai selama masa pandemi:

1. Lakukan dengan pasangan atau anggota keluarga serumah

Seperti yang telah ditunjukkan dalam studi di atas, berpegangan tangan terbukti paling efektif menurunkan kecemasan saat dilakukan dengan suami.

Dalam hal ini dapat diartikan bahwa perlu ada keterkaitan emosi yang kuat untuk bisa mengurangi tekanan yang dirasakan akibat pandemi.

Tak hanya itu, bergandengan tangan dengan pasangan atau anggota keluarga juga lebih tidak berisiko, karena kamu tahu kondisi kesehatan mereka sehari-hari.

2. Taati protokol kesehatan

Selain memakai masker, mencuci tangan secara teratur juga merupakan senjata ampuh dalam menghadapi COVID-19. Hal ini juga berlaku ketika kamu hendak bergandengan tangan dengan orang tersayang.

Meski kalian tinggal serumah dan sudah mengetahui kondisi kesehatan masing-masing. Namun kalian harus tetap taat pada protokol kesehatan.

Memakai masker, mencuci tangan, dan menghindari bergandengan tangan di area yang ramai, akan membantu kamu terhindar dari penularan virus corona.

Konsultasi lengkap seputar COVID-19 di Klinik Lawan COVID-19 dengan mitra dokter kami. Yuk, klik link ini untuk download aplikasi Good Doctor!

Reference

Research Gate, Lending a Hand Social Regulation of the Neural Response to Threat, diakses pada 9 April 2021

Web MD, Holding Hands May Reduce Stress diakses pada 9 April 2021

Colorado Edu, Just the two of us: Holding hands can ease pain, sync brainwaves, diakses pada 9 April 2021

Right as rain, How Safe are Hugs, Handshakes and High-Fives During COVID-19? diakses pada 9 April 2021

 

 

    register-docotr