Melahirkan

Gampang Rata setelah Melahirkan? Yuk Simak Tips Mengecilkan Perut Berikut

June 17, 2021 | Fitri Chaeroni | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Perut yang penuh bekas stretchmark, bergelambir, dan tak lagi kencang adalah salah satu masalah yang umum dialami oleh Moms yang baru melahirkan.

Namun, ada juga lho ibu-ibu yang langsung punya perut rata bahkan tak lama setelah melahirkan. Kok bisa begitu ya? Berikut ulasan mengenai kondisi perut pascamelahirkan dan tips membuat perut rata kembali untuk Moms yang baru melahirkan.

Kapan bentuk perut kembali normal setelah melahirkan?

Setelah bayi lahir, perut Moms butuh waktu untuk bisa kembali seperti semula. Moms, bayangkan perut ibarat sebuah balon yang perlahan menggembung saat bayi tumbuh di dalam rahim.

Proses persalinan tidak meledakkan balon tersebut, namun hanya membuatnya bocor secara perlahan. Setelah bayi lahir, perubahan hormonal menyebabkan perut mengecil.

Dibutuhkan waktu setidaknya enam hingga delapan minggu lagi untuk rahim berkontraksi ke ukuran yang sama seperti sebelum hamil. Cairan ekstra yang menumpuk di tubuh selama kehamilan akan berkurang secara bertahap, mengurangi pembengkakan dan kembung.

Selain itu, setiap lemak ekstra yang Moms pakai untuk memberi makan bayi juga akan mulai terbakar, terutama jika saat Moms sedang menyusui dan berolahraga. Tetapi dibutuhkan setidaknya beberapa minggu untuk melihat hasil yang nyata.

Baca Juga : Penting untuk Diketahui! Ini Dia Beberapa Pantangan Masa Nifas Setelah Melahirkan

Bagaimana cara mengecilkan perut setelah melahirkan?

Apakah perut buncit setelah melahirkan bisa kembali normal? Bisa, tapi pastinya butuh proses yang tak instan.

Berikut beberapa trik yang bisa Moms lakukan untuk mempercepat proses mengecilkan perut setelah melahirkan:

1. Menyusui si Kecil

Menyusui dapat membantu, terutama pada bulan-bulan awal setelah melahirkan. Proses menyusui membantu Moms membakar kalori lebih banyak.

Menyusui juga memicu kontraksi yang membantu mengecilkan rahim, yang dapat membantu Moms mendapatkan bentuk tubuh lebih cepat.

Tapi perlu dicatat Moms, jika makan lebih banyak daripada yang dibakar, Moms akan menambah berat badan, bahkan jika Moms menyusui.

2. Pola makan yang sehat

Menjaga pola makan yang sehat dan seimbang juga penting. Menjalani pola makan sehat dapat membantu Moms kembali ke berat badan normal dalam beberapa bulan setelah melahirkan. 

Perbanyak makan buah, sayur, yoghurt, dan juga makanan berserat tinggi seperti sereal untuk menjaga sistem pencernaan berjalan dengan lancar.

Baca Juga : Nyeri Tulang Kemaluan Pasca Melahirkan? Ketahui, Ini Dia Penyebabnya!

3. Olahraga ringan

Mengasuh anak yang baru lahir mungkin sudah cukup merepotkan. Tapi dengan kombinasi pola makan sehat dan olahraga ringan, bisa bantu proses mengecilkan perut pascamelahirkan lho.

Olahraga dapat membantu mengencangkan otot perut dan membakar kalori. Moms bisa melakukan olahraga ringan seperti jalan kaki dan peregangan bahkan di minggu-minggu awal setelah melahirkan.

Saat berolahraga, ada baiknya Moms mengikat kain atau kemben dengan erat di sekitar perut untuk menopangnya. Mulailah secara perlahan dan bertahap tingkatkan intensitasnya.

4. Gunakan kemben atau korset

Dari jaman dulu, perempuan Jawa selalu disarankan menggunakan kemben setelah melahirkan, yang dipercaya bisa segera mengembalikan perut ke bentuk awalnya.

Penggunaan kemben atau korset memang tidak benar-benar membantu menurunkan berat badan, namun mungkin ada beberapa manfaatnya.

Di antaranya membantu mengencangkan perut setelah kehamilan, meningkatkan sirkulasi, mengurangi pembengkakan melalui kompresi, dan menopang perut dan punggung bawah.

Dan pastinya membuat tampilan perut yang lebih rata di bawah pakaian. 

Baca Juga : Ciri-ciri Jahitan Lepas Setelah Melahirkan Normal, Ini yang Perlu Moms Ketahui!

Kenapa perut setelah melahirkan hitam?

Setelah melahirkan Moms mungkin masih memiliki garis gelap di perut yang disebut linea nigra, serta jaringan stretch mark.

Linea nigra disebabkan oleh pigmentasi pada kulit di mana otot perut telah meregang dan sedikit terpisah, untuk mengakomodasi bayi saat ia tumbuh. Garis pigmentasi ini biasanya memudar dalam beberapa bulan setelah melahirkan.

Sementara itu, stretch mark disebabkan oleh kulit yang meregang selama kehamilan. Selain di perut, stretch mark juga bisa muncul di paha dan payudara. Stretch mark ini akan memudar dengan sendirinya seiring berjalannya waktu. 

Punya pertanyaan lebih lanjut seputar kesehatan? Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

Baby Centre. Diakses pada 17 Juni 2021. Your post-baby belly: why it’s changed and how to tone it

Parents. Diakses pada 17 Juni 2021. Postpartum Belly: When Will It Go Away?

Healthline. Diakses pada 17 Juni 2021. Saying Adieu to Your Postpartum Belly (but Celebrating It, Too)

    register-docotr