Kehamilan

Pijat saat Hamil, Boleh atau Tidak? Adakah Dampaknya bagi Janin?

November 2, 2020 | Arianti Khairina | dr. Pitoyo Marbun
no-image

Ketika hamil merasakan pegal di seluruh bagian tubuh adalah hal yang biasa. Namun pada umumnya banyak orang memilih untuk melakukan pijat. Tetapi apakah pijat saat hamil diperbolehkan? Berikut ini penjelasannya. 

Apakah pijat saat hamil aman? 

Dilansir dari What to Expect, melakukan pijat saat hamil umumnya dianggap aman setelah trimester pertama. Ada baiknya menghindari pijat selama tiga bulan pertama kehamilan karena dapat memicu pusing dan mual di pagi hari.

Terlepas dari mitos yang mungkin pernah kamu dengar, sebenarnya tidak ada pijatan yang akan mengganggu kehamilan, dan tidak banyak bukti ilmiah yang kuat bahwa jenis pijatan tertentu dapat berpengaruh. 

Beberapa terapis pijat menghindari titik-titik tekanan tertentu, termasuk di antara tulang pergelangan kaki dan tumit, karena dikhawatirkan dapat memicu kontraksi. Tetapi bukti apakah pijat saat hamil benar-benar dapat memicu kelahiran dini masih diragukan. 

Lebih baik kamu beri tahu terapis untuk menghindari memijat pada bagian perut, karena tekanan pada area tersebut saat hamil dapat membuat kamu tidak nyaman.

Jika kamu telah memasuki bulan keempat kehamilan, jangan berbaring telentang selama pijat. Hal itu dikarenakan berat bayi dan rahim dapat menekan pembuluh darah dan mengurangi sirkulasi ke plasenta. Akibatnya akan memicu lebih banyak masalah atau gangguan kehamilan. 

Jika kamu menderita diabetes, mual di pagi hari, preeklamsia, tekanan darah tinggi, demam, virus yang menular, sakit perut atau perdarahan. Hal-hal tersebut adalah komplikasi yang dapat membuat pijat saat hamil berisiko.

Baca juga: Ibu Hamil Tidur Telentang, Aman atau Tidak?

Aturan pijat saat hamil 

Melansir penjelasan What to Expect, cara memberikan pijatan prenatal di rumah boleh dengan meminta pasangan untuk menggunakan beberapa tips berikut untuk pijatan ibu hamil: 

Gosok kaki dengan lembut

Kamu bisa menggunakan lotion untuk gerakan pijatan yang lebih halus, kemudian pasanganmu bisa mulai dengan menggosok bagian atas kaki dengan tekanan lembut, lakukan dari jari kaki ke arah pergelangan kaki dan membuat lingkaran kecil di sekitar pergelangan kaki. 

Kemudian, minta dia menggunakan kedua ibu jari untuk membuat lingkaran kecil di telapak kaki tepat di bawah jari kaki. Di bagian tumit, ia bisa menggerakkan satu ibu jari ke bawah saat ibu jari satunya lagi bergerak ke atas, dan terus bergantian. 

Cara ini juga bisa menarik, beri pijatan di bagian jari kaki dengan lembut dan menggunakan jari telunjuk atau ibu jari untuk menggosok di antara keduanya. Sebaiknya hindari titik tekanan antara tulang pergelangan kaki dan tumit untuk berjaga-jaga.

Menggosok punggung

Duduk atau berbaring miring, mintalah pasangan menggunakan kedua tangan untuk mengelus punggung ke atas dan ke bawah, menggunakan lotion untuk membantu tangannya meluncur.

Saat memijat harus fokus pada otot-otot di kedua sisi tulang belakang dan dapat beralih ke otot-otot dengan ibu jari atau pangkal tangan, bergerak ke atas dan ke bawah.

Menggosok bahu

Dengan pangkal tangan atau bantalan ujung jari, berikan tekanan lembut pada satu sisi leher dan meluncur di antara bagian atas bahu dan pangkal tengkorak. Ulangi dari sisi berlawanan. 

Pijat saat hamil untuk area kepala 

Cara melakukannya dengan bergerak dari pangkal tengkorak ke garis rambut, gunakan kedua tangan dan rentangkan jari untuk memberikan tekanan lembut ke kulit kepala, melingkarkan kedua tangan atau pisahkan. Tambahkan usapan lembut pada wajah, yang bisa sangat menenangkan.

Pijat saat hamil untuk area perut 

Bagian ini kamu harus memastikan untuk tidak dipijat. Sebagai gantinya, gosok perlahan dengan minyak Vitamin E untuk efek menenangkan yang juga dapat membantu mencegah stretch mark.

Baca Juga: Mitos-mitos Seputar Kehamilan yang Masih Dipercaya, Cek Faktanya!

Efek positif pijat saat hamil

Penjelasan yang dilansir dari laman WebMD bahwa memang benar terapi pijat saat hamil memiliki banyak efek positif, termasuk:

  • Mengurangi kecemasan
  • Nyeri punggung dan kaki berkurang
  • Tidur lebih nyenyak
  • Menurunnya kadar hormon stres norepinefrin.

Walaupun memiliki banyak manfaat setelah dipijat, kamu harus pastikan terapis tahu kamu dalam keadaan hamil sehingga tidak akan membahayakan janin di dalam kandungan.

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  1. Utswmed.org (2018) diakses pada 25 Oktober 2020. Is massage safe during pregnancy?
  2. Whattoexpect.com (2018) diakses pada 25 Oktober 2020. Prenatal Massage
  3. Webmd.com (2019) diakses pada 25 Oktober 2020. Pregnancy Massage
    Berita Terkait
    register-docotr