Kehamilan

Perut Begah Saat Hamil: Penyebab dan Cara Mengatasinya

January 1, 2021 | Ajeng Dwiri Banyu | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Perut begah saat hamil merupakan gejala umum yang dapat terjadi dan dapat menyebabkan ketidaknyamanan ketika beraktivitas. Gejala yang berhubungan dengan pencernaan ini dapat berkisar dari ringan hingga sangat menyakitkan. 

Peningkatan kembung dan gas dalam perut bisa datang dan pergi sehingga bisa mengganggu selama kehamilan.

Nah, untuk mengetahui penyebab perut begah saat hamil yuk simak penjelasan berikut!

Baca juga: Bekas Jahitan Caesar Mengeras, Bagaimana Cara Penanganan yang Tepat?

Apa penyebab perut begah saat hamil?

Dilansir Very Well Family, tubuh membuat gas karena bakteri alami di perut dan usus memecah makanan yang dikonsumsi selama proses pencernaan.

Selain itu, kamu juga bisa membawa udara ke dalam tubuh dengan menelannya ketika makan, minum, tertawa, bernapas, dan berbicara. 

Terkadang gas dapat menyebabkan kembung, yakni saat perut membengkak dan terasa kenyang setelah makanan atau karena penumpukan gas.

Penyebab perut begah saat hamil mungkin lebih banyak dari biasanya sehingga terasa sangat menyakitkan. Beberapa penyebab perut begah saat hamil dapat berupa:

Faktor hormonal

Perut begah saat hamil bisa diakibatkan oleh faktor hormon, yaitu progesteron. Selama kehamilan ada lebih banyak progesteron di dalam tubuh. Progesteron ekstra merupakan alasan utama banyaknya gas dan masalah kembung pada wanita hamil.

Salah satu hal yang dilakukan progesteron dalam tubuh adalah mengendurkan otot polos saluran pencernaan. Saat otot-otot ini rileks, hal tersebut dapat menyebabkan makanan bergerak lebih lambat melalui sistem pencernaan.

Ketika pencernaan melambat, lebih banyak gas menumpuk di dalam usus. Gas membantu tubuh memanfaatkan makanan yang dikonsumsi secara optimal, namun membuat lebih banyak bersendawa, buang angin, dan kembung.

Makanan yang dikonsumsi

Makanan dan minuman yang dikonsumsi juga bisa memengaruhi produksi gas dalam tubuh. Makanan yang diketahui dapat meningkatkan produksi gas, yakni makanan pedas, gorengan, makanan olahan, makanan berminyak, susu, biji-bijian, makanan berkarbonasi, dan buah tertentu.

Perlu diingat, pola makan terlalu cepat atau tidak mengunyah dengan baik juga bisa menyebabkan gas. Jika ingin menghindari perut begah saat hamil, usahakan untuk tidak menelan dengan tergesa-gesa dan berbicara saat mengunyah.

Pembesaran pada rahim

Faktor penyebab lain dari perut begah ketika hamil adalah bagian tengah yang mengembang. Saat rahim tumbuh, maka hal tersebut akan memberi tekanan pada usus sehingga sistem pencernaan yang tertekan bisa memperlambatnya.

Penyempitan juga dapat mempersulit pengendalian gas dalam tubuh. Hal ini dapat berarti kamu akan mengalami perut begah dan dapat mengeluarkan angin secara tidak terduga atau lebih sering.

Sembelit

Kesulitan buang air besar atau sembelit merupakan penyebab lain dari kembung dan nyeri saat kehamilan. Kotoran yang berada di dalam usus dapat membuat gas lebih sulit keluar dari tubuh dan menyebabkan perut begah.

Stres dan kecemasan

Ketika cemas, kamu mungkin bernapas lebih cepat dan menghirup cukup banyak udara dalam satu waktu. Hal ini dapat mengakibatkan perut begah dan kembung yang mengganggu. Tak hanya itu, kecemasan juga bisa menyebabkan gejala pada saluran cerna.

Intoleransi laktosa

Wanita hamil yang mengalami intoleransi laktosa dan tiba-tiba mengonsumsi susu sapi bisa mengalami gangguan di dalam perutnya. Tubuh akan menghasilkan lebih banyak gas di dalam perut sehingga muncul rasa tidak nyaman dan sakit yang cukup mengganggu.

Bagaimana cara mengatasi perut begah saat hamil?

Masalah ketidaknyaman akibat perut begah saat hamil bisa diatasi dengan melakukan beberapa pencegahan. Cara mengatasi rasa tidak nyaman dan sakit akibat perut kembung antara lain sebagai berikut:

  • Perubahan gaya hidup. Mengonsumsi banyak air dapat dilakukan sebagai cara mengubah gaya hidup karena membantu mencegah sembelit.
  • Kurangi makanan penghasil gas. Beberapa makanan yang mengandung gas termasuk brokoli, kol, dan kacang-kacangan perlu dihindari.
  • Minum teh peppermint atau jahe. Baik peppermint dan jahe diketahui dapat membantu meringankan gangguan pencernaan dan ketidaknyamanan pada perut.

Selalu pertahankan pola makan yang sehat untuk mencegah penumpukan gas dalam perut. Konsultasikan juga dengan dokter untuk mengetahui penanganan lain terhadap perut begah selama kehamilan.

Baca juga: Wanita Hamil Sering Kehilangan Selera Makan, Yuk Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Pastikan untuk mengecek kesehatan kamu dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Jaga kesehatan kamu dan keluarga dengan konsultasi rutin bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

Reference
  1. Americanpregnancy.org (2013), diakses 17 Desember 2020. Pregnancy Gas
  2. Very Well Family (2020), diakses 17 Desember 2020. Painful Gas Causes and Prevention During Pregnancy
    register-docotr