Kehamilan

Jangan Berlebihan, Berapa Kenaikan Berat Badan Sehat pada Ibu Hamil?

June 12, 2020 | Richaldo Hariandja | dr. Raja Friska Yulanda
no-image

Mengenali kenaikan berat badan ibu hamil yang ideal dan sehat merupakan salah satu cara untuk terhindar dari komplikasi. Mulai dari diabetes gestasional, preeklampsia hingga lahir operasi caesar bisa Moms cegah.

Perlu diketahui bahwa sebenarnya kenaikan berat badan saat hamil adalah hal yang lumrah, ini karena Moms membutuhkan banyak asupan untuk nutrisi bagi janin yang sedang dikandung.

Meskipun demikian, kenaikan berat badan saat hamil juga sebaiknya tidak kebablasan, ya. Nah yuk simak panduan sehat kenaikan berat badan bagi ibu hamil berikut ini:

Panduan kenaikan berat badan ibu hamil

Kenali indeks massa tubuh supaya tahu berapa kenaikan berat badan ideal saat hamil. Foto: https://rumus.co.id/

Tidak ada aturan baku di sini, kenaikan berat badan yang ideal bergantung dari beberapa faktor, termasuk berat badan Moms sebelum kehamilan. Oleh sebab itu, Moms perlu tahu dulu bagaimana indeks massa tubuh (IMT) Moms sebelum hamil, ya

Berdasarkan rumus perhitungannya, hasil dari IMT terbagi menjadi kategori berat badan kurang, berat badan ideal, berat badan lebih, gemuk dan sangat gemuk.

Jika sudah mengetahui sebelum hamil Moms termasuk dalam kategori yang mana, ikuti panduan dari Institute of Medicine and National Research Council berikut ini:

Berat badan di bawah normal

Bagi Moms yang memiliki berat badan di bawah normal atau skor IMT kurang dari 18,4, maka Moms direkomendasikan untuk mendapatkan kenaikan berat badan sebesar 13 kg hingga 18 kg selama masa kehamilan.

Berat badan normal

Untuk Moms yang memiliki berat badan normal atau skor IMT berada di antara 18,5 hingga 24,9, maka Moms direkomendasikan mengalami kenaikan berat badan 11 kg hingga 16 kg selama masa kehamilan.

Namun jika Moms mengandung anak kembar, disarankan agar kenaikan berat badan lebih dari itu. Idealnya, rekomendasi kenaikan berat badan Moms harus berkisar 17 kg hingga 25 kg.

Berat badan di atas normal atau lebih

Bagi Moms yang memiliki berat badan di atas normal atau skor IMT berada di antara 25 hingga 29,9, maka Moms direkomendasikan untuk mengalami kenaikan berat badan sekitar 7 kg hingga 11 kg.

Sementara jika sedang mengandung anak kembar, maka rekomendasi kenaikan berat badan harus lebih dari itu. Idealnya, Moms harus mendapatkan kenaikan berat badan 14 kg hingga 23 kg.

Berat badan dalam kategori obesitas

Jika Moms masuk dalam golongan obesitas sebelum kehamilan, atau skor IMT-nya lebih dari 30, maka Moms direkomendasikan hanya mendapatkan 5 kg hingga 9 kg saja kenaikan berat badan saat kehamilan.

Namun saat mengandung anak kembar, kenaikan itu direkomendasikan sedikit lebih besar yaitu 11 kg hingga 19 kg.

Kenaikan berat badan saat hamil harus tepat dan terkendali

Saat Moms mengalami kenaikan berat badan yang tidak sesuai rekomendasi, Moms berpotensi menaikkan risiko komplikasi kehamilan seperti diabetes gestasional dan preeklampsia.

Kenaikan berat badan yang berlebih juga bisa meningkatkan risiko Moms susah untuk mengembalikan berat badan seperti sebelum kehamilan dan juga pembekuan darah setelah kelahiran akan meningkat.

Namun jika Moms mengalami kenaikan kurang dari yang direkomendasikan, maka hal ini akan berpengaruh pada nutrisi dari janin yang dikandung. Kemungkinan bayi yang dilahirkan akan memiliki berat badan lebih kecil dari yang diharapkan.

Kenaikan berat badan ibu hamil tiap trimester

Pada trimester pertama, Moms tidak perlu banyak mendapatkan kenaikan berat badan. Untuk berat badan normal, kenaikan pada fase ini direkomendasikan antara 0,5 kg hingga 1,8 kg.

Kenaikan berat badan yang stabil sangat diperlukan selama trimester kedua dan ketiga. Di fase ini Moms direkomendasikan mendapatkan 0,5 kg per minggu hingga waktu persalinan tiba.

Cara mendapatkan kenaikan berat badan ideal selama hamil

Apabila Moms ingin mendapatkan kenaikan berat badan yang ideal di masa kehamilan, cobalah kiat berikut ini:

  • Makan lima hingga enam kali porsi ringan setiap hari
  • Sedia stok camilan yang mudah dan cepat kacang, kismis, keju dan biskuit, buah-buahan kering serta es krim atau yoghurt
  • Makan roti dengan selai kacang, biskuit, apel, pisang atau seledri. Sebagai catatan, satu sendok makan selai kacang akan memberikan Moms sekitar 100 kalori dan 7 gram protein
  • Gunakan susu tanpa lemak untuk makanan seperti mashed potatoes, olahan telur dan sereal hangat
  • Tambahkan beberapa makanan ekstra seperti selai atau mentega, krim keju, krim asam dan keju pada makanan utama yang Moms konsumsi

Demikian informasi tentang pertambahan berat badan ideal bagi ibu hamil. Segera cek ke dokter jika mengalami pertambahan yang tak terkendali ya, Moms!

Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter di Good Doctor untuk mengetahui tips seputar menjaga berat badan Moms saat hamil. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  1. Nap.edu Diakses 09 Juni 2020. https://www.nap.edu/read/18291/chapter/1#9
  2. Webmd.com (2020) Diakses 09 Juni 2020. https://www.webmd.com/baby/guide/healthy-weight-gain#1
  3. Mayoclinic.org (2020) Diakses 09 Juni 2020. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/pregnancy-week-by-week/in-depth/pregnancy-weight-gain/art-20044360
  4. Americapregnancy.org Diakses 09 Juni 2020. https://americanpregnancy.org/pregnancy-health/pregnancy-weight-gain/
    Berita Terkait
    register-docotr