Waspadai Munculnya Tahi Lalat, Bisa Jadi Ciri-Ciri Kanker Kulit

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin

Seperti kanker lainnya, kanker kulit berawal dari pertumbuhan abnormal dari sel-sel bagian kulit. Umumnya kanker terbentuk pada area kulit yang sering terpapar sinar matahari. Untuk lebih memahami penyakit ini, yuk kenali ciri-ciri kanker kulit.

Sebelumnya kamu perlu tahu jika secara umum kanker kulit dibagi menjadi tiga tipe utama. Yaitu karsinoma sel basal, karsinoma sel skuamosa dan melanoma. Ketiganya memiliki ciri-ciri yang berbeda-beda.

Baca Juga: Jenis-jenis Jerawat yang Muncul di Wajah, Sudah Tahukah Kamu?

Kondisi kulit yang patut dicurigai ciri-ciri kanker kulit

Menurut situs literasi kanker Indonesia, salah satu ciri-ciri yang paling sering terjadi adalah munculnya tahi lalat atau adanya koreng pada kulit. Kemudian tahi lalat akan membesar dan tak kunjung sembuh.

Biasanya juga, tahi lalat muncul di area kulit yang sering terpapar sinar matahari. Namun selain itu kamu juga bisa mencurigai adanya kanker kulit, jika menemukan ciri-ciri seperti:

  • Munculnya benjolan sebesar mutiara dan tonjolan yang muncul seperti lilin atau terlihat mengkilap.
  • Pada orang yang memiliki warna kulit lebih terang, tonjolan ini akan terlihat berwarna merah muda. Sementara untuk kulit yang lebih gelap akan terlihat coklat atau bahkan berwarna hitam.
  • Adanya muncul bercak pada kulit. Biasanya disertai rasa gatal, nyeri, kasar atau seperti bersisik. Pada beberapa kasus, kulit juga berdarah.

Rumus ABCD untuk menguatkan ciri-ciri kanker kulit

Selain ciri-ciri tersebut, para ahli biasanya menggunakan rumus ABCDE untuk menentukan ciri kanker kulit. Rumusan ini digunakan untuk memastikan kanker kulit jenis melanoma. Berikut penjelasan rumus ABCDE.

ciri-ciri kanker kulit
Rumus ABCD untuk mendeteksi kanker kulit. Foto: https://www.sepalabs.com

A untuk asimetris

Untuk memastikan ciri-ciri kanker kulit, jika memiliki tahi lalat atau bercak yang muncul baru-baru ini, perhatikan bentuknya. Apakah bentuknya asimetris alias tak beraturan?

B untuk border

Border di sini adalah tepian dari tahi lalat atau bercak yang muncul pada kulit. Perhatikanlah tepiannya, apakah terlihat tak beraturan dan juga kasar?

C untuk color

Perhatikan tahi lalat atau bercak yang muncul. Apakah memiliki warna yang tak wajar, seperti terlalu putih pucat, merah muda, hitam, kebiruan atau merah?

D untuk diameter

Perhatikan juga besar tahi lalat atau bercak yang muncul. Apakah ukurannya lebih besar dari ukuran kacang polong?

Baca Juga: Ini Dia 8 Manfaat Air Kelapa untuk Ibu Hamil

E untuk evolving

Evolving atau berkembang. Tahi lalat atau bercak pada kulit yang menjadi ciri-ciri kanker kulit biasanya mengalami perubahan, berkembang ukurannya, berubah warnanya dan juga bentuknya.

Selain itu, sebagai catatan tambahan bahwa kanker kulit memang sering muncul pada bagian kulit yang seringkali terpapar matahari. Seperti kulit kepala, wajah, bibir, telinga, leher, dada, lengan dan tangan.

Tapi tidak menutup kemungkinan kanker muncul pada bagian-bagian kulit yang tertutup. Seperti telapak kaki, telapak tangan, atau ujung kuku.

Jika kamu mengalami ciri-ciri seperti yang sudah disebutkan sesuai rumus ABCDE, sebaiknya konsultasikan pada dokter agar bisa mendapat diagnosis lengkap. Karena semakin cepat terdeteksi maka akan semakin cepat untuk mendapat perawatan.

Pada jenis tertentu, kanker kulit yang tidak diobati bisa menyebar ke organ dan jaringan lain, seperti kelenjar getah bening. Ini akan mempersulit perawatan dan penyembuhan. Sementara pada kanker melanoma, meski jarang terjadi, dapat menyebabkan kematian pada penderitanya.

Mencegah kanker kulit

Karena itu, untuk mencegah terjadinya kanker kulit, kamu bisa melakukan beberapa cara pencegahan, seperti:

  • Gunakan tabir surya minimal 30 SPF setiap hari. Oleskan 15 hingga 30 menit sebelum beraktivitas di luar ruangan.
  • Jika kamu banyak berkeringat atau berenang, aplikasikan kembali tabir surya setiap dua jam.
  • Hindari matahari di antara jam-jam terik, mulai pukul 10 pagi hingga 4 sore. Jika harus berada di luar kenakan kacamata hitam, topi, dan pakaian ringan yang akan menutupi kulit.
  • Rutin lakukan pengecekan rutin pada bagian kulit yang sering terpapar matahari. Kamu bisa melakukannya sendiri setiap sebulan sekali.
  • Selain itu, mintalah dokter melakukan pemeriksaan tahunan pada kondisi kulit, jika kamu merasa memiliki risiko tinggi terhadap kanker kulit.

Itu tadi penjelasan mengenai ciri-ciri kanker kulit yang paling umum terjadi. Jika ingin mengetahui lebih lanjut mengenai kanker kulit, kamu bisa membaca artikel lainnya, atau bisa langsung konsultasi kepada dokter kami.

Silakan chat langsung dengan dokter kami untuk konsultasi. Caranya, buka aplikasi Grab kemudian pilih fitur Kesehatan, atau langsung klik di sini.

  1. Healthline diakses 10 Juni 2020 Skin Cancer Symptoms 
  2. Mayoclinic.org diakses 10 Juni 2020 Skin Cancer 
  3. Cdc.gov diakses 10 Juni 2020 What Are the Symptoms of Skin Cancer? 
  4. Kemenkes.go.id diakses 10 Juni 2020 Jenis Kanker Kuit 
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter