Yuk, Ketahui Cara Mencuci Dot Bayi yang Benar dan Aman

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin

Cara mencuci dot bayi harus diperhatikan dengan benar karena bakteri dan kuman bisa bertahan dan pindah ke mulut, lho! Dot adalah salah satu benda yang rentan menyimpan bakteri sehingga perawatan harus dilakukan dengan tepat.

Orang tua bisa meminimalisir kontaminasi yang mungkin terjadi dengan membersihkan dot sesuai petunjuk ahli. Nah, untuk mengetahui lebih jelas yuk simak cara mencuci dot bayi berikut ini.

Baca juga: Daftar Jenis Kanker dengan Kasus Terbanyak di Indonesia, Mau Tahu Apa Saja?

Bagaimana cara mencuci dot bayi dengan tepat?

Bayi umumnya terlahir dengan keinginan untuk menyusu dan beberapa di antaranya bahkan menghisap ibu jari sebelum lahir. Hal ini merupakan salah satu perilaku alami yang memungkinkan mereka untuk makan dan tumbuh.

Dilansir dari Caringforkids, pemberian dot pada bayi memberikan berbagai manfaat, di antaranya mengontrol keinginan menghisap jempol atau jari dan membantu menurunkan sindrom kematian bayi mendadak.

Karena itu, bayi yang menggunakan dot tidak dipermasalahkan selama cara pembersihannya benar.

Namun, perlu diketahui bahwa penggunaan dot yang tidak benar bisa menyebabkan masalah menyusui, gigi berlubang, dan kemungkinan infeksi telinga. Selain itu, dot dengan pemanis dan yang diikatkan di leher tidak aman karena bisa mengakibatkan cedera hingga kematian.

Ketika bayi diberikan dot sebagai pilihan agar tidak memiliki kebiasaan menghisap jempol maka cara pencuciannya harus dilakukan dengan benar. Nah, beberapa cara mencuci dot bayi yang disarankan, antara lain:

Sterilkan dengan air mendidih

Cara mencuci dot bayi yang tepat dan sering dianjurkan adalah dengan memasukkannya ke dalam air mendidih selama 5 menit sebelum digunakan pertama kali. Pastikan untuk memberikan dot pada bayi ketika sudah benar-benar dingin agar terjamin keamanannya.

Perhatikan juga untuk tidak membersihkan dot dengan cara menghisapnya sendiri karena dapat menyebarkan kuman dan bakteri kepada anak. Selain itu, selalu periksakan apakah terdapat retak atau robekan sebelum memberikan dot. 

Cara mencuci dot bayi dengan gunakan semprotan antibakteri

Pilihan atau cara mencuci dot bayi lainnya yang bisa dilakukan adalah dengan menggunakan semprotan dari larutan klorheksidin sebesar 0,12 persen. Zat ini merupakan bahan aktif dalam obat kumur yang mengandung resep antimikroba.

Namun, cara ini perlu dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter agar tidak menyebabkan masalah serius. Biasanya, dokter akan menyarankan cara lain yang lebih aman untuk membersihkan dot bayi.

Bersihkan dengan air panas bersabun

Cara mencuci dot bayi selanjutnya yang bisa menjadi pilihan yakni menggunakan air panas bersabun. Bilas dot secara menyeluruh dan rutin di antara penggunaannya karena diketahui dapat membantu menghancurkan sebagian besar bakteri berbahaya.

Pastikan untuk menggunakan sabun tanpa adanya kandungan bahan kimia tinggi. Rencanakan juga untuk mengganti dot bayi setiap dua bulan sekali atau segera ganti ketika menemukan retakan karena bakteri yang bertahan selama upaya pembersihan.

Jika bayi menginginkan dot, pastikan untuk membersihkannya secara efektif dengan berbagai cara yang sudah dijelaskan sebelumnya. Orang tua harus memperhatikan dengan benar bahwa dot sudah aman dari bakteri berbahaya yang bisa berpindah ke mulut bayi.

Baca juga: Amankah Ibuprofen Dikonsumsi Saat Menyusui? Begini Penjelasannya!

Hal yang harus diperhatikan selama penggunaan dot

Pemberian dot biasanya disarankan ketika anak sedang membutuhkan kenyamanan saja. Penggunaan dot sepanjang hari bisa memengaruhi kemampuan anak untuk belajar berbicara dan berisiko mengakibatkan masalah pada gigi.

Orang tua juga harus selalu memerhatikan perilaku bayi, seperti mengunyah dot. Jangan biarkan bayi atau anak mengunyah dot karena bisa menyebabkan kerusakan hingga risiko tersedak atau kematian.

Batasi penggunaan dot pada bayi atau berikan ketika memasuki waktu tidur dan jika membutuhkan ketenangan. Pastikan anak segera menghentikan penggunaan dot ketika sudah menginjak usia sekolah atau sekitar 4 tahun.

Jangan pernah mendesak anak untuk segera menghentikan penggunaan dot karena bisa menyebabkan anak menjadi sulit dipisahkan. Coba ajak anak untuk membuang dot dengan kemauan sendiri dan berikan penghargaan ketika mau mengikuti perintah orang tua.

Penggunaan dot bisa saja menyebabkan ketergantungan sehingga perlu berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Dokter akan memberikan saran yang lebih tepat jika pemberian dianggap tidak aman.

Selalu lakukan kontrol pada kesehatan mulut ketika menggunakan dot agar pertumbuhan bakteri dan kuman bisa dicegah.

Tanyakan mengenai informasi kesehatan bayi lainnya bersama dokter di Good Doctor. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

  1. Healthline (2018), diakses pada 7 Agustus 2020. The Safest Way to Sterilize Baby Bottles
  2. Colgate.com, diakses pada 7 Agustus 2020. How To Clean A Pacifier Correctly: 3 Effective Methods
  3. Caringforkids (2017), diakses 7 Agustus 2020. Pacifiers (soothers): A user’s guide for parents
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin