8 Manfaat Mendongeng untuk Anak yang Perlu Moms Ketahui

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin

Moms suka membacakan dongeng untuk si Kecil? Jika Moms rutin melakukannya, Moms telah membantu meningkatkan perkembangan otak anak melalui dongeng. Tidak cuma itu, membacakan dongeng juga berperan dalam perkembangan psikologis dan kecerdasan emosional anak.

Bahkan, menurut Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim, mendongeng dapat membangun imajinasi anak yang akan menentukan kesuksesan di masa depan. Memangnya apa saja sih manfaat mendongeng untuk anak? Untuk lebih memahaminya, berikut penjelasan selengkapnya.

Baca Juga: 7 Tips Mengajarkan Anak untuk Menabung, Wajib Dicoba!

Manfaat membacakan dongeng untuk anak

Membacakan dongeng dapat melatih anak untuk mengingat, membangun gambaran dan memberikan pengalaman baru baginya. Dari beberapa hal tersebut, berikut penjelasan lebih detail tentang manfaat membacakan dongeng untuk anak.

1. Membangun kedekatan

Saat orang tua membacakan dongeng, akan melatih anak menjadi pendengar yang baik. Di saat yang bersamaan akan tumbuh kedekatan antara orang tua dan anak yang sama-sama sedang memahami satu cerita.

2. Menstimulasi kekuatan berpikir

Setiap dongeng memiliki alur ceritanya sendiri-sendiri. Membacakannya dengan teratur akan memancing anak untuk berpikir tentang akhir kisah dan inti pembelajaran dari dongeng tersebut.

3. Penyampaian nilai moral

Lewat cerita dongeng, anak-anak belajar untuk mengenali setiap tokoh. Mencoba untuk membangun personalitas setiap nama sesuai dengan kemampuannya. Di mana sebatas tokoh ini baik atau tokoh itu jahat.

Dongeng umumnya akan menunjukkan tokoh baik akan menang di akhir kisah, walaupun melalui perjuangan sulit. Di sini anak akan berusaha menangkap pesan moral bahwa, kehidupan mungkin tidak mudah tapi jika menjadi sosok yang baik, juga akan mendapat hasil yang baik.

Seperti dilansir dari psychologytoday, bahwa dongeng memungkinkan anak menangkap ekspresi kekerasan namun di saat yang bersama anak akan menangkap pesan tentang adanya harapan untuk mendapatkan hal baik di akhir cerita.

4. Mengembangkan imajinasi

Dongeng biasanya memiliki dua sisi, hitam dan putih. Tokoh atau karakternya antara baik dan buruk. Ini membuat anak memahami perbedaan atau batas yang jelas di antara keduanya. Kemudian membentuk imajinasi dan fantasi tentang kehidupan yang baik dan tidak.

“Dongeng membentuk ketakutan dan mimpi yang mendalam tentang kehidupan melalui fantasi,” kata Sally Goddard Blythe, seorang psikolog anak, seperti dilansir dari telegraph.co.uk.

5. Mengembangkan emosi

Melalui tokoh dalam dongeng, anak-anak juga belajar mengenal emosi atau perasaan yang sebelumnya terasa asing. Atau mereka masih belum mengerti membahasakannya.

Anak yang tadinya masih ragu menamai emosi yang dirasakan, mulai bisa membedakan jenis-jenisnya. Seperti mengerti emosi marah, sedih, gembira, lucu, senang dan lain-lain.

6. Pengayaan pengalaman

Melalui cerita antara si baik dan si buruk dapat memberikan pengalaman pemahaman bagi anak. Dongeng dapat memberi gambaran bagaimana si tokoh baik akan mendapatkan hal yang setimpal, begitu juga sebaliknya.

Lewat dongeng, anak secara tidak langsung dapat memelajari sikap positif apa saja yang menjadikannya seperti si tokoh baik. Bisa dengan karakter yang jujur, bijaksana dan juga berpikir secara positif.

Satu pengalaman lain yang didapat dari dongeng adalah, anak memahami adanya rintangan dalam hidup. Kemudian dia akan memahami bahwa dia juga akan mendapatkan rintangan saat ingin mendapatkan yang ia inginkan, walau tidak sama seperti di dalam dongeng.

Baca Juga: Tips bagi Orang Tua yang Dikaruniai Anak Berkebutuhan Khusus, Selalu Ingat Moms Tidak Sendirian

7. Menumbuhkan minat baca

Keseruan cerita dan ikatan yang tumbuh saat orang tua membacakan dongeng, akan membuat anak menilai membaca adalah hal yang menyenangkan. Semakin bertambah usia, anak akan semakin memiliki minat untuk membaca hal-hal yang menarik perhatiannya.

Setelah terbiasa dengan membaca, anak tidak akan lagi kesulitan saat memasuki usia sekolah, di mana dia harus lebih banyak membaca buku pelajaran untuk memahami materi di sekolah.

8. Meningkatkan kemampuan bicara

Semakin bertambahnya usia anak, akan semakin mengenal banyak kosakata baru. Melalui dongeng yang rutin dibacakan, anak dapat mengenal berbagai kosakata baru. Di poin ini dapat menjadi alasan lain kenapa membaca dapat menumbuhkan kedekatan.

Di saat anak merasa asing dengan beberapa kosakata yang didengarnya, kemungkinan ia akan bertanya kepada orang tua yang mendongeng. Setelahnya akan terjadi interaksi antara pembaca dan pendengar dongeng.

Orang tua bisa sekaligus menumbuhkan pemahaman tentang penggunaan kosakata yang baik dalam kehidupan sehari-hari. Anak-anak juga akan memelajari mana yang pantas dan tidak ia ucapkan, ketika berbicara dengan orang lain.

Demikian mengenai manfaat membacakan dongeng untuk anak. Apakah Moms sudah menentukan dongeng baru apa yang akan dibacakan untuk si Kecil selanjutnya?

Pastikan untuk mengecek kesehatan Anda dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Jaga kesehatan Anda dan keluarga dengan konsultasi rutin bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

Kidshealth.org, diakses 16 Oktober 2020
Toddler Reading Time
Psychologytoday, diakses 16 Oktober 2020
On the Importance of Fairy Tales
Telegraph.co.uk, diakses 16 Oktober 2020
What we can all learn from reading fairy tales
Kemdikbud.go.id, diakses 16 Oktober 2020
Mendikbud : Dongeng Bangun Imajinasi Anak yang Akan Menentukan Kesuksesan Masa Depan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin