7 Tips Mengajarkan Anak untuk Menabung, Wajib Dicoba!

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin

Menabung adalah aktivitas yang bisa berguna untuk masa depan. Oleh karena itu, sangat penting untuk melakukannya sedini mungkin. Moms bisa mulai mengajarkan anak untuk menabung ketika si Kecil sudah dapat diajak berkomunikasi.

Sayangnya, mengajari anak untuk menabung bukanlah hal yang mudah. Yuk, simak beberapa tips mengajak anak untuk menabung berikut ini!

Baca juga: Jangan Kaget! Ini Perkembangan Anak 5 Tahun yang Perlu Moms Tahu

Tips mengajari anak untuk menabung

Ada banyak cara yang bisa Moms lakukan untuk mengajak anak untuk menabung, mulai dari bermain monopoli hingga memberinya hadiah. Berikut tujuh tips mengajari anak untuk menabung yang bisa Moms terapkan:

1. Beritahu fungsi uang

Sebelum mengajari anak tentang menabung, beri tahu terlebih dulu tentang apa itu uang dan fungsinya. Moms dapat menjelaskan manfaat dan kegunaan uang untuk membeli dan mendapatkan sesuatu.

Jika si Kecil sudah memahami hal ini, maka mengarahkannya untuk menabung akan lebih mudah.

2. Bermain monopoli

Permainan monopoli. Sumber foto: www.theconversation.com

Bermain monopoli adalah kegiatan yang menyenangkan bagi kebanyakan anak. Dari permainan ini, Moms bisa langsung mengajarkan bagaimana cara menghemat dan membelanjakan uang dengan benar.

Moms dapat mencontohkan ketika uang yang dimiliki sudah habis, maka tak ada lagi kesempatan untuk membeli aset. Dari sini, anak akan mulai paham betapa pentingnya menyimpan uang untuk mendapatkan sesuatu yang diinginkan.

Tak hanya tentang menabung, bermain monopoli juga bisa mengasah keterampilan kognitif anak dalam berhitung.

3. Tentukan tujuan

Anak-anak belum mampu memahami apa yang sedang dilakukan. Dengan begitu, Moms sebaiknya menetapkan tujuan dari aktivitas menabung itu sendiri. Misalnya, tanyakan kepada anak tentang apa yang ia ingin dapatkan.

Nah, ajak anak untuk mengumpulkan uang sedikit demi sedikit agar bisa membeli barang tersebut. Jika memungkinkan, Moms bisa menjelaskan secara ringkas kegunaan uang dalam urusan rumah tangga, seperti biaya listrik, air, dan tagihan lainnya.

Hal ini bisa menstimulasi si Kecil untuk berpikir bahwa apa yang ia gunakan dan nikmati tak lepas dari uang.

4. Konsep keinginan dan kebutuhan

Moms bisa jelaskan kepada anak tentang konsep kebutuhan dan keinginan sebelum mengajaknya menabung. Barang yang masuk kategori kebutuhan biasanya bersifat primer, seperti makanan dan pakaian.

Sedangkan barang yang masuk dalam kelompok keinginan bersifat sekunder atau bahkan tersier, misalnya sesuatu yang berhubungan dengan hiburan, olahraga, dan rekreasi.

Berikan gambaran tentang apa efeknya jika barang primer dan sekunder tidak terpenuhi. Lambat laun, anak akan memahami apa saja barang yang masuk dalam kategori kebutuhan dan keinginan. Ini sangat berguna dalam urusan membelanjakan dan menyisihkan uang.

5. Mulai sisihkan uang

Jika anak sudah paham dan mengerti tentang manfaat menabung, kini saatnya Moms mengajaknya untuk menyisihkan uang sedikit demi sedikit. Siapkan tempat khusus seperti celengan (piggy bank) untuk menyimpan uang.

Mintalah anak untuk tidak mengambil uang tersebut dalam jangka waktu yang telah ditetapkan. Tentu saja, jangan lupa untuk menjelaskan bahwa uang itu akan digunakan untuk membeli barang impian si Kecil.

Mulailah untuk mengajari anak menabung dalam jangka pendek, misalnya pada rentang harian atau mingguan. Jika berhasil, perpanjang durasinya. Jadikan hal ini sebagai kebiasaan sehingga akan tertanam di benak buah hati tercinta sampai tumbuh dewasa.

6. Beri hadiah

Menabung adalah proses menyimpan uang yang membutuhkan kesabaran. Butuh cara khusus agar anak mau melakukannya. Metode pemberian hadiah (reward) adalah cara ampuh agar anak mau mengerjakan sesuatu, termasuk menabung.

Moms bisa memberikannya kado atau barang yang disukai si Kecil ketika berhasil menyisihkan uang dalam jangka waktu yang telah ditetapkan. Hal ini bisa menjadi motivasi bagi anak agar mau menabung.

Baca juga: Moms Harus Tahu! Ini Tanda-Tanda Keterlambatan Perkembangan Motorik pada Bayi

7. Jadilah contoh

Cara terbaik untuk mengajarkan anak tentang suatu hal adalah dengan memberinya contoh. Artinya, Moms perlu membiasakan diri terlebih dulu untuk menabung sebelum mengajak si Kecil. Ini karena anak akan meniru apa yang dilakukan oleh orang tuanya.

Ketika sedang berbelanja, sisihkan uang kembalian di stoples atau wadah khusus. Selalu lakukan ini di depan anak agar ia paham apa yang dilakukan orang tua. Hal tersebut dapat menstimulasinya untuk melakukan hal yang sama, yaitu menabung atau menyisihkan uang.

Nah, itulah tujuh tips mengajari anak untuk menabung sejak dini. Moms bisa kombinasikan beberapa cara di atas agar si Kecil lebih termotivasi untuk menyisihkan uang. Selamat mencoba!

Masih bingung soal mengajarkan buah hati tercinta untuk menabung? Konsultasikan secara online bersama psikolog anak terpercaya di Good Doctor. Akses layanannya 24/7 melalui aplikasi Grab Health sekarang juga!

  1. Family Education, diakses 13 Oktober 2020, 9 Fun Ways to Teach Your Children About Saving Money.
  2. Alliancreditunion.org, diakses 13 Oktober 2020, Teaching kids to save money.
  3. Windgate Wealth Management, diakses 13 Oktober 2020, Six Ways To Teach Your Kids About Saving Money.
  4. Self.inc, diakses 13 Oktober 2020, 12 Tips for Teaching Kids About Money.

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin