Moms, Ini 7 Cara Ampuh untuk Mengatasi Leher Bayi Lecet

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin

Kulit bayi masih sangat lembut sehingga rentan terhadap ruam atau lecet. Termasuk pada bagian leher, karena seringkali terdapat banyak lipatan kulit. Moms pun perlu tahu cara mengatasi leher bayi lecet jika terjadi sewaktu-waktu. 

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi leher bayi lecet. Salah satunya menjaga kulit tetap kering. Keringat atau sisa susu yang terjebak di lipatan kulit leher dapat memicu iritasi dan menyebabkan lecet.

Yuk simak cara lain untuk mengatasi lecet pada leher bayi berikut ini!

Cara mengatasi leher bayi lecet

Jika lecet atau ruam yang timbul masih dalam tahap ringan, Moms jangan panik dulu. Ini beberapa cara mengatasi leher bayi lecet yang aman dan ampuh:

1. Menjaga kebersihan kulit bayi

Salah satu penyebab ruam dan lecet pada leher bayi adalah air liur. Pada beberapa anak air liur yang berlebihan dapat menimbulkan lecet dan rasa tidak nyaman.

Oleh karena itu, setiap kali bayi mengeluarkan liur, jangan lupa langsung bersihkan kulit bayi. Gunakan kain bersih atau tisu. Jika perlu, gunakan kain penghalang liur bayi agar tidak terkena ke bagian kulit leher dan menimbulkan lecet.

2. Memilih pakaian yang nyaman dan longgar

Baju dengan bahan yang nyaman dan ringan bisa menjadi cara mengatasi leher bayi lecet. Pasalnya salah satu penyebab lecet pada bayi adalah munculnya biang keringat.

Biang keringat bisa muncul karena kulit bayi tidak bisa bernapas dengan lega, ditambah dengan terjebaknya keringat dalam tubuh karena pakaian yang tebal, kurang longgar dan tidak menyerap keringat. 

3. Mandi air hangat dan menggunakan pelembap

Penyebab lainnya yang paling mungkin terjadi adalah lecet di leher bayi karena eksim. Jika bayi mengalami eksim di sekitar leher atau bagian lain, Moms bisa meredakan gatal yang dirasakan bayi dengan memandikannya dengan air hangat. 

Jangan gunakan sabun dengan bahan keras atau yang mengandung pewangi. Setelah itu, untuk menjaga kulit bayi tetap lembap, oleskan pelembap kulit khusus untuk bayi.

4. Menggunakan salep gatal

Jika lecet pada leher bayi disebabkan karena eksim, Moms juga bisa mengatasinya dengan mengoleskan salep kulit seperti hydrocortisone. Untuk memastikan keamanannya, tidak ada salahnya untuk berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter, ya.

5. Manfaatkan minyak kelapa

Jika lecet pada leher bayi terbilang ringan, Moms bisa memilih minyak kelapa untuk mengatasinya. Mengoleskan minyak kelapa pada bagian kulit yang lecet dapat mengurangi peradangan dan rasa gatal. 

Minyak kelapa memiliki sifat antimikroba, sehingga dapat digunakan dengan aman pada kulit bayi. 

6. Kompres dingin

Kompres dingin bisa meredakan peradangan kulit. Moms bisa mengompres bagian leher bayi selama 5 hingga 10 menit untuk menenangkan kulit. Setelahnya jangan lupa untuk mengeringkan bagian leher bayi, ya.

Moms bisa melakukan kembali kompres dingin jika dibutuhkan, misalnya dalam hitungan hari. Ini karena umumnya lecet akan membaik dalam beberapa hari tanpa perlu penanganan serius. 

7. Gunakan deterjen khusus bayi

Jika beberapa cara di atas sudah dilakukan tapi tidak ampuh mengatasi leher bayi lecet, mungkin Moms perlu mengamati penyebab lain yang memicu timbulnya lecet. 

Salah satu yang mungkin terjadi adalah kulit bayi tidak cocok dengan deterjen yang digunakan untuk mencuci pakaiannya. Beberapa merek sabun deterjen mengandung bahan kimia yang keras, sehingga memicu masalah kulit.

Cobalah untuk mengganti sabun deterjen lain yang memang khusus untuk pakaian bayi dan amati reaksi yang ada.

Kapan lecet pada leher bayi perlu diperiksa dokter?

Moms perlu menghubungi dokter jika lecet yang timbul disertai dengan demam setidaknya 38 derajat celcius dan gejala lainnya, seperti:

  • Bayi terus menangis
  • Kulit melepuh
  • Kulit menjadi bernanah
  • Lecet tidak kunjung mengering
  • Timbul bintik-bintik di sekitar ruam yang tidak hilang saat ditekan

Beberapa gejala tersebut menjadi gejala bayi terkena infeksi yang disebabkan virus atau bakteri. Jika terjadi infeksi si Kecil perlu bertemu dokter, agar mendapatkan perawatan medis. Demikian beberapa cara mengatasi leher bayi lecet yang bisa Moms lakukan.

Jika punya pertanyaan lebih lanjut seputar lecet pada kulit bayi, silakan chat langsung dengan dokter kami untuk konsultasi. Caranya, buka aplikasi Grab kemudian pilih fitur Kesehatan, atau langsung klik di sini.

  1. Healthline diakses 13 Juli 2020 5 At-Home Treatments for Baby Eczema 
  2. Medicalnewstoday diakses 13 Juli 2020 How to treat and prevent drool rash
  3. Monjunction diakses 13 Juli 2020 Baby Neck Rash: Causes, Symptoms And Treatment 
  4. Parenting.firstcry.com diakses 13 Juli 2020 How to Treat and Prevent Neck Rash in Infants 
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin