Raw Food Diet Bisa Bikin Kamu Makin Sehat, Tapi Adakah Risikonya?

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin

Memiliki berat badan ideal merupakan impian setiap wanita. Umumnya demi mendapatkan berat badan yang ideal, seseorang akan memulainya dengan berolahraga dan mengatur pola makan. Perlu kamu ketahui, banyak cara dalam mengatur pola makan kita loh, salah satunya adalah raw food diet.

Baca Juga: 7 Cara Menghilangkan Selulit yang Mudah, Wajib Kamu Coba Nih!

Apa itu raw food diet?

Raw food diet merupakan diet yang dilakukan dengan cara mengonsumsi makanan mentah. Sebuah riset mengatakan, diet ini sudah dikenal sejak tahun 1800-an dan menjadi popular belakangan ini.

Selain dikonsumsi secara mentah, makanan inipun tidak melalui proses pemanasan yang tinggi. Makanan ini dapat dikatakan mentah jika tidak pernah dipanaskan di atas suhu 40-48˚Celcius.

Dilansir dari medicalnewstoday.com, raw food diet atau diet makanan mentah melibatkan makanan utuh, nabati serta organic. Perlu kamu tahu juga, diet makanan mentah ini terdiri dari tiga jenis. Apa saja sih?

  • Diet vegan mentah tidak termasuk semua produk hewani dan berfokus pada makanan nabati
  • Diet vegetarian mentah termasuk makanan nabati ditambah telur mentah dan produk susu yang tidak diproses
  • Diet omnivora mentah meliputi makanan nabati, produk hewani mentah, dan daging mentah atau kering.

Apa yang bisa kamu makan

Selama kamu menjalani raw food diet, terdapat beberapa makanan yang cocok untuk kamu konsumsi. Dilansir dari medicalnewstoday.com, berikut adalah makanan yang cocok dikonsumsi.

  • Buah-buahan mentah dan sayuran mentah
  • Buah-buahan dan sayur kering
  • Jus buah dan sayuran yang baru dibuat
  • Kacang dan biji mentah
  • Mentega kacang mentah
  • Susu kacang, susu almond
  • Santan
  • Minyak zaitun atau minyak kelapa dingin
  • Ragi nutrisi
  • Rumput laut
  • Buah kering
  • Bubuk makanan hijau
  • Makanan fermentasi
  • Air murni dan bukan air ledeng
  • Makanan organic, alami, atau tidak diolah lainya
  • Ikan mentah, seperti sushi atau sashimi, telur mentah
  • Daging mentah atau kering lainnya
  • Susu dan produk susu yang tidak dipasteurisasi dan tidak dihomogenesasi

Manfaat raw food diet

Tentu ketika kita menjalankan sebuah program diet, akan ada manfaat yang diterima oleh tubuh.  Makanan mentah dapat membantu mengalkalisasi tubuh, mengurangi keasaman, dan memiliki lebih sedikit peluang untuk berfermentasi di usus dan menyebabkan reaksi autoimun.

Raw food diet juga dipercaya membuat tubuh lebih mampu mencegah dan melawan penyakit terutama penyakit kronis. Dilansir dari medicalneswtoday.com, jika kamu mengikuti diet makanan mentah dapat memiliki berbagai manfaat termasuk peningkatan kesehatan dan penurunan berat badan.

Berikut, beberapa kemungkinan manfaat yang terjadi setelah melakukan raw food diet :

  • Nutrisi yang tinggi, dengan diet ini cenderung akan membuat kamu banyak mengonsumsi buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan yang semuanya menjadi makanan pokok dan menyehatkan.
  • Lebih sedikit makanan olahan, makanan olahan umumnya memiliki banyak kandungan garam, gula dan lemak jenuh.
  • Penurunan berat badan, makanan mentah mampu membantu menurunkan berat badan dikarenakan makanan mentah memiliki rendah kalori. Makanan nabati merupakan makanan yang tinggi serat, sehingga membuat kamu bisa merasa kenyang lebih lama.
  • Mempertahankan enzim dalam makanan.

Baca Juga: Wajib Tahu, Ini Deretan Buah yang Baik untuk Program Diet Kamu

Apa risiko dari melakukan raw food diet

Tidak semua makanan mentah baik dikonsumsi untuk tubuh, dalam beberapa makanan akan menyebabkan keracunan jika tidak melalui proses pengolahan. Karena proses memasak sendiri dapat memecah bahan kimia berbahaya yang terdapat di dalam makanan.

Menurut Centers for Disease Control (CDC) yang dilansir dari medicalnewstoday.com, produk hewani mentah paling mungkin menyebabkan keracunan.

  • Daging mentah dan setengah matang, termasuk ayam
  • Telur mentah
  • Kerang mentah

Selain dari produk hewani, keracunan makanan juga didapat jika mengonsumsi makanan, buah-buahan dan sayuran mentah. Sebaliknya beberapa jenis makanan ketika dimasak akan mengeluarkan nutrisi dan dapat membunuh bakteri serta pathogen yang hidup di beberapa makanan.

Jika kamu ragu apakah raw food diet cocok denganmu atau tidak, kamu bisa chat dan berkonsultasi langsung dengan dokter di Good Doctor. Caranya, buka aplikasi Grab lalu pilih fitur kesehatan, atau langsung klik disini.

  1. Medicalnewstoday.com (2020). diakses 12 Juni 2020. The raw food diet: Should I try it?
  2. Draxe.com (2017) diakses 12 Juni 2020. Raw Food Diet: Benefits, Risks and How to Follow
  3. Fkm.ui.ac.id (2018) diakses 12 Juni 2020. Raw Food Diet
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin