Kehamilan

Wajib Tahu! Ini 8 Cara Mencegah Stretch Mark saat Hamil

June 17, 2020 | Muhammad Hanif S. | dr.Pitoyo Marbun
no-image

Stretch mark adalah guratan pada kulit yang hampir setiap wanita hamil pernah memilikinya. Ada banyak cara untuk mencegah stretch mark saat hamil. Mulai dari mengoleskan krim pelembap, olahraga, hingga rajin mengonsumsi buah.

Tak cukup itu, masih ada faktor lain pemicu munculnya guratan pada kulit yang perlu kamu tahu.

Berikut delapan tips mencegah stretch mark yang bisa kamu terapkan di rumah.

1. Kontrol berat badan

Hal pertama yang harus diperhatikan untuk mencegah stretch mark saat hamil adalah kontrol berat badan. Memang, saat sedang mengandung, postur tubuh akan berubah akibat penambahan bobot pada perut.

Hanya saja, timbunan lemak yang ada sebelumnya bisa mendukung munculnya guratan-guratan di sekitar panggul saat sedang hamil. Kontrol berat badanmu dengan memerhatikan indeks bobot ideal.

2. Gunakan moisturizer

Memberikan krim pada perut. Sumber foto: www.dollarmommyclub.com

Tidak ada krim khusus atau minyak tertentu yang bisa digunakan untuk mencegah stretch mark saat hamil. Tapi, kamu bisa menjaga elastisitas kulit untuk meminimalkan munculnya guratan-guratan tersebut.

Moisturizer atau pelembap dapat dipakai untuk mengurangi ketegangan pada kulit yang meregang atau melebar. Saat kulit dalam kondisi kering, guratan tersebut lebih mudah terbentuk.

Baca juga: Bingung Pilih Pelembap untuk Kulit Berminyak? Yuk, Simak Cara Pilih Produk yang Tepat!

3. Hindari pemakaian krim tertentu

Kebalikan dari poin di atas, ada banyak krim yang justru bisa memicu timbulnya stretch mark pada kulit. Krim tersebut biasanya mengandung senyawa kortison, memberikan efek samping berupa penurunan fungsi kolagen.

Kolagen sendiri adalah zat penting untuk menjaga elastisitas kulit. Krim dengan kandungan kortison biasanya digunakan untuk mengobati gatal-gatal. Oleh karena itu, jika kamu sedang mengalami gatal di kulit, pertimbangkan untuk mencari krim dengan kandungan lain.

4. Makan banyak buah

Meski belum dapat diketahui efektivitasnya, buah dan sayuran segar cukup baik untuk mencegah stretch mark saat hamil. Terlebih, makanan tersebut juga membawa dampak positif bagi janin.

Guratan atau stretch mark bisa timbul saat elastisitas kulit berkurang. Menurut sebuah publikasi di Perpustakaan Kedokteran Nasional Amerika Serikat, nutrisi yang ada pada buah dan sayuran bisa mencegah terjadinya hal tersebut.

Itu tak lepas dari kandungan berbagai vitamin, seng, dan mineral, yang bisa membantu menyehatkan kulit.

5. Jaga asupan cairan tubuh

Salah satu cara termudah untuk mencegah stretch mark saat hamil adalah dengan menjaga asupan cairan dalam tubuh. Pastikan tubuhmu terhidrasi agar terhindar dari guratan-guratan di sekitar panggul.

Kebutuhan cairan ibu hamil berbeda dengan orang biasa, karena ada janin di dalam rahim. Jika orang biasa memerlukan setidaknya 1,5 liter air, wanita hamil membutuhkan tidak kurang dari 2,5 liter asupan cairan per hari.

Kurangnya asupan cairan bisa menimbulkan banyak masalah, salah satunya adalah stretch mark di sekitar perut.

6. Hindari sinar matahari siang

Sinar matahari siang harus dihindari jika tak ingin memiliki stretch mark. Sinar ultraviolet (UV) yang ada pada matahari bisa merusak kolagen, sehingga elastisitas kulit menjadi terganggu.

Dengan begitu, stretch mark atau guratan di kulit akan semakin mudah terbentuk. Jika kamu terpaksa harus beraktivitas di luar ruangan, pakailah baju yang tidak menyerap panas serta gunakan tabir surya atau sunblock.

Baca juga: Wajib Tahu, Ini Penyebab dan Gejala Kanker Kulit yang Jarang Disadari

7. Rutin olahraga

mencegah stretch mark saat hamil dengan rutin olahraga
Senam hamil. Sumber foto: www..winudf.com

Cara terakhir mencegah stretch mark saat hamil adalah dengan berolahraga secara rutin. Ada banyak jenis olahraga untuk ibu hamil yang bisa kamu lakukan, misalnya aerobik ringan, senam lantai, senam panggul, yoga ball, dan masih banyak lagi.

Olahraga yang teratur bisa membuat kulit semakin lentur. Tidak hanya itu, berat badan pun juga bisa lebih terkontrol. Sehingga, peregangan kulit bisa diminimalkan. Kulit yang meregang adalah salah satu pemicu utama dari munculnya stretch mark.

8. Penuhi asupan omega-3

Omega-3 adalah asam lemak tak jenuh yang bisa membantu meningkatkan elastisitas kulit, terutama saat sedang mengandung. Saat hamil, kulit di sekitar perut akan membesar. Tingkat elastisitas yang rendah memperbesar peluang munculnya stretch mark saat kulit meregang dan membesar.

Belum lagi, omega-3 adalah nutrisi yang sangat dibutuhkan janin untuk mendukung proses tumbuh kembangnya. Kekurangan nutrisi ini bahkan bisa berdampak buruk bagi janin, seperti gangguan imun, masalah penglihatan, dan risiko lahir prematur.

Ikan laut adalah sumber omega-3 terbaik, misalnya salmon. Hanya saja, kamu perlu memerhatikan produk laut yang akan dikonsumsi, karena ada beberapa ikan yang memiliki kadar merkuri tinggi seperti tuna dan makarel (ikan sarden). Merkuri yang tinggi memperbesar risiko bayi lahir cacat.

Nah, itulah delapan cara mencegah stretch mark saat hamil yang bisa kamu terapkan. Jika ada guratan pertama yang muncul, segera bicarakan kepada dokter agar tidak bertambah banyak dan menjalar.

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

  1. Healthline, diakses 7 Juni 2020, 7 Tips to Help Prevent Stretch Marks.
  2. Medical News Today, diakses 7 Juni 2020, Ten tips to prevent stretch marks.
  3. Parents.com, diakses 7 Juni 2020, How to Prevent Stretch Marks During Pregnancy.
  4. US National Library of Medicine, diakses 7 Juni 2020, Discovering the link between nutrition and skin aging.

    Berita Terkait
    register-docotr