5 Fungsi Penting Karbohidrat bagi Tubuh: Bisa Tingkatkan Fungsi Otak hingga Jaga Berat Badan Kamu!

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin

Karbohidrat merupakan makronutrien atau zat makanan yang dibutuhkan dalam jumlah yang banyak oleh tubuh. Kamu bisa mendapatkan karbohidrat dari roti, pasta, kacang-kacangan, kentang, nasi, dan sereal. Tapi sebenarnya apa ya fungsi karbohidrat untuk tubuh?  

Jenis karbohidrat 

Sebelum membahas fungsi karbohidrat, kamu perlu mengenal jenis karbohidrat yang dibagi dua yakni karbohidrat sederhana dan karbohidrat kompleks.

Karbohidrat sederhana merupakan karbohidrat yang terdiri dari satu molekul (monosakarida) atau dua molekul (disakarida). Karbohidrat jenis ini mampu menyediakan sumber energi yang cepat untuk tubuh.

Namun, dalam waktu yang tidak lama, tubuh akan kembali merasakan lapar. Kamu bisa menemukan karbohidrat sederhana pada roti, gula, dan permen. 

Sedangkan karbohidrat kompleks terdiri dari rantai molekul yang panjang (polisakarida). Karbohidrat jenis ini dapat membuat perut terasa kenyang lebih lama, mengandung lebih banyak vitamin, mineral, dan serat. Jenis ini bisa didapat pada buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan pasta.

Baca juga: Makanan yang Mengandung Karbohidrat Kompleks vs Sederhana, Mana Lebih Baik?

Fungsi karbohidrat bagi tubuh

Berdasarkan Pedoman Diet 2015-2020 yang dirilis Amerika Serikat, idealnya asupan karbohidrat seseorang adalah antara 225-325 gram per hari. Asupan karbohidrat sebaiknya tidak melebihi anjuran tersebut supaya fungsi karbohidrat didapatkan secara maksimal dalam tubuh.

Nah, berikut ini adalah fungsi karbohidrat yang perlu kamu ketahui. 

1. Menyediakan energi untuk tubuh

Sebagian besar karbohidrat dalam makanan yang dicerna akan dipecah menjadi glukosa. Lalu glukosa akan masuk ke aliran darah. Glukosa ini merupakan sumber energi utama bagi tubuh. 

Glukosa dalam darah kemudian ditarik ke dalam sel-sel tubuh. Nah, glukosa itu digunakan untuk menghasilkan molekul bahan bakar yang disebut adenosine triphosphate (ATP) melalui serangkaian proses kompleks yang dikenal sebagai respirasi seluler untuk menghasilkan energi.

Sebenarnya lemak dan protein juga dapat memberikan energi bagi tubuh tetapi bila kamu mengonsumsi makanan campuran karbohidrat dan lemak sel-sel di dalam tubuh lebih suka menggunakan karbohidrat sebagai sumber energi utama.

2. Kesehatan pencernaan

Makanan yang mengandung karbohidrat dalam bentuk serat ternyata dapat berfungsi untuk meningkatkan kesehatan sistem pencernaan dalam tubuhmu lho. 

Serat akan membuat kamu terhindar dari sembelit, mengurangi risiko diare sekaligus membantu menjaga kepadatan feses. Ketika sistem pencernaan dalam tubuh lancar, otomatis kamu juga akan terhindar dari perut yang kembung. 

Sebagai catatan, mengonsumsi makanan yang tinggi serat juga dapat mengurangi peluang kamu terkena penyakit usus besar tertentu, seperti divertikulitis.

3. Menjaga berat badan

Mengonsumsi karbohidrat kompleks akan membuat kamu merasa kenyang untuk waktu yang lama. Hal ini bisa terjadi karena tubuh akan memecahnya dengan perlahan. Dengan begitu, makan karbohidrat kompleks akan membuatmu makan lebih sedikit sehingga berat badan terkendali.

4. Mengurangi risiko penyakit lain

Memakan karbohidrat sederhana atau olahan dapat memiliki efek negatif pada kesehatan jantung. Namun, sebenarnya ada karbohidrat jenis lain yang dapat mengurangi risiko penyakit yakni karbohidrat kompleks. 

Karbohidrat kompleks, terutama serat berperan untuk menjaga kadar kolesterol agar tidak melonjak. Selain itu, karbohidrat kompleks juga dapat membuat kamu terhindar dari penyakit diabetes karena tidak menimbulkan lonjakan pada gula darah.

5. Menjaga fungsi otak

Tahu kah kamu bahwa otak adalah organ yang menggunakan energi tubuh paling banyak dibandingkan organ lain? Dilansir dari situs Healthline, otak menggunakan 20 persen energi tubuh. Energi ini tentunya berasal dari glukosa yakni hasil mencerna karbohidrat di dalam tubuh. 

Nah, setelah mengetahui sederet fungsi karbohidrat untuk tubuh, kamu perlu memastikan asupan karbohidrat dalam tubuh tercukupi tapi tidak perlu berlebihan ya. 

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin