Kesehatan Anak

Waspadai Bahaya Asap Rokok yang Menempel di Baju bagi Kesehatan Bayi

June 1, 2021 | Nik Nik Fadlah | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Rokok dan asap rokok bisa berbahaya bagi kesehatan tubuh. Bahaya asap rokok sendiri bukan hanya dapat menimbulkan efek negatif bagi orang dewasa saja, melainkan juga anak-anak atau bahkan bayi. Lantas, apa bahaya asap rokok bagi bayi?

Menurut American Heart Association (AHA), rokok memiliki lebih dari 5.000 bahan kimia. Banyak di antaranya beracun. Asap rokok sendiri yang tersisa dari orang lain yang merokok bisa memengaruhi semua orang dari segala usia.

Baca juga: Moms, Ini 4 Jenis Penyakit Jantung Bawaan pada Anak yang Penting Diperhatikan

Bahaya asap rokok bagi bayi

Perlu Moms ketahui bahwa, setiap kali seseorang merokok, racun seperti nikotin, tar, atau karbon monoksida dapat menempel pada rambut ataupun pakaian dan bahkan dapat bertahan selama 1 jam. Bayi secara tidak sengaja juga dapat menghirup zat berbahaya tersebut.

Di sisi lain, racun dari asap rokok juga dapat mengendap di permukaan. Misalnya saja ketika seseorang merokok di dalam rumah, racun dari asap rokok juga dapat menempel pada lantai ataupun langit-langit rumah.

Artinya, meskipun bayi tidak berada di tempat seseorang merokok, racun dari asap rokok masih bisa mencapai si Kecil.

Rokok bisa menyebabkan kondisi tertentu pada bayi

Dikutip dari laman Baby Centre, apabila si Kecil terpapar racun dari asap rokok, ini dapat menyebabkannya rentan terkena kondisi tertentu, seperti pilek, asma, hingga infeksi pada dada ataupun telinga.

Di sisi lain, asap rokok yang terhirup oleh si Kecil juga bisa meningkatkan risiko sudden infant death syndrome (SIDS). Bahkan satu studi menunjukkan bahwa paparan asap adalah salah satu faktor risiko terbesar dari SIDS.

Bayi yang terpapar asap rokok setelah dilahirkan juga berisiko lebih tinggi terkena SIDS. Berdasarkan catatan dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC), bahan kimia dalam rokok yang dihirup oleh perokok pasif dapat memengaruhi otak dengan cara mengganggu pernapasan bayi.

Selain risiko SIDS, paparan asap rokok pada bayi juga dapat meningkatkan risiko kesehatan lainnya yang sama dengan anak yang lebih besar, termasuk masalah pernapasan.

Lalu, apa bahaya asap rokok bagi anak-anak?

Tak hanya bagi bayi saja, paparan asap rokok juga bisa memengaruhi kesehatan anak-anak yang lebih besar. Bahkan, anak-anak paling rentan terhadap efek dari asap rokok.

Sebab, anak-anak lebih cenderung berisiko menyentuh permukaan yang terpapar asap rokok dan meletakkan tangan di dekat hidung atau mulut mereka. Adapun beberapa kondisi akibat dari paparan asap rokok pada anak-anak di antaranya adalah:

  • Asma
  • Infeksi telinga
  • Radang pada paru-paru

Baca juga: Wajib Tahu, Ini Sederet Bahaya Asap Rokok untuk Ibu Hamil dan Bayi!

Bagaimana mencegah efek berbahaya dari paparan asap rokok?

Cara paling efektif untuk mencegah paparan asap rokok adalah dengan menghindarinya, misalnya saja dengan menghindari berada di sekitar orang-orang yang merokok.

Namun, jika terdapat anggota keluarga yang merokok, cara paling aman untuk menghindari efek berbahaya dari asap rokok bagi bayi adalah dengan berhenti merokok.

Seperti yang sudah diketahui bahwa asap rokok bisa menempel pada permukaan. Jika rumah atau Moms pernah terpapar asap rokok, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk menghilangkan residu dari asap rokok, di antaranya adalah:

  • Mencuci baju yang terpapar asap rokok
  • Mencuci barang-barang lain yang pernah terpapar asap rokok
  • Membersihkan permukaan yang terpapar asap rokok, misalnya saja meja, dinding, ataupun lantai
  • Membersihkan mainan anak yang mungkin saja terpapar asap rokok

Cara lain untuk mencegah residu menyebar ke orang lain adalah dengan sering mencuci tangan. Hal ini sangat penting untuk dilakukan sebelum melakukan kontak dengan bayi maupun anak-anak.

Cara lain untuk mencegah paparan asap rokok

Selain cara yang sudah disebutkan di atas, juga terdapat beberapa cara lain untuk mencegah paparan asap rokok, ini termasuk:

  • Jangan membiarkan seseorang merokok di dalam rumah atau mobil
  • Jangan membiarkan seseorang merokok di dekat bayi
  • Uap dari rokok elektrik atau aerosol juga mengandung bahan kimia. Maka dari itu, jangan biarkan seseorang menggunakan rokok elektrik di rumah, di dalam mobil, atau di dekat si Kecil

Itulah beberapa informasi mengenai bahaya asap rokok bagi bayi. Jika Moms memiliki pertanyaan lebih lanjut terkait bahaya asap rokok lainnya atau mengenai kesehatan anak, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter, ya.

Konsultasikan masalah kesehatan anak dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

Baby Centre. Diakses pada 31 Mei 2021. Will smoking outside protect my baby from second-hand smoke? 

Centers for Disease Control and Prevention (2020). Diakses pada 31 Mei 2021. Health Effects of Secondhand Smoke 

Healthline (2018). Diakses pada 31 Mei 2021. Thirdhand Smoke: What You Should Know 

Healthychildren.org (2017). Diakses pada 31 Mei 2021. How Parents Can Prevent Exposure to Thirdhand Smoke 

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (2018). Diakses pada 31 Mei 2021. Para perokok, hindari merokok di dekat bayi atau anak-anak 

AAP News and Journals (2012). Diakses pada 31 Mei 2021. Parental Smoking Cessation to Protect Young Children:A Systematic Review and Meta-analysis 

    register-docotr