Kesehatan Anak

Es Bisa Jadi Obat Sariawan pada Anak, Mitos atau Fakta?

March 27, 2021 | Dewi Nurfitriyana | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Sama halnya saat terjadi pada orang dewasa, sariawan yang dialami anak-anak juga bisa terasa sangat mengganggu. Jika si Kecil menderita sariawan, dia juga pasti kesakitan.

Nah, salah satu pengobatan rumahan yang paling sering disarankan adalah pemberian es batu. Tapi apakah ini memang telah terbukti secara ilmiah atau hanya merupakan mitos belaka?

Baca juga: Mengenal Apa Itu Penyakit Sariawan Pada Anak dan Cara Mengobatinya

Sariawan pada anak-anak

Dilansir Parenting First Cry, sariawan adalah bintik-bintik putih yang dikelilingi area kemerahan dan meradang di sekitar bibir ataupun gusi. Ini dapat membuat si anak sulit untuk berbicara dan mengunyah makanan.

Beberapa hal yang dapat menyebabkan sariawan pada anak-anak, meliputi:

  1. Infeksi virus
  2. Sariawan atau luka lecet di mulut
  3. Cedera seperti menggigit, terbakar atau tergores kawat gigi
  4. Asupan vitamin yang kurang
  5. Penyakit seperti penyakit celiac atau penyakit radang usus

Es untuk mengobati sariawan, mitos atau fakta?

Pada dasarnya sariawan hampir selalu hilang dengan sendirinya. Ini biasanya terjadi dalam waktu 7-10 hari. Meski begitu, anak yang lebih besar bisa jadi membutuhkan waktu lebih lama untuk bisa sembuh dari kondisi ini.

Penggunaan es batu sering menjadi alternatif pengobatan rumahan pertama untuk membantu mempercepat penyembuhan sariawan pada anak-anak.

Dilansir Southern California Orthopedic Institute, ini karena secara umum perawatan es bisa membantu meminimalkan pembengkakan di sekitar area cedera, mengurangi pendarahan ke jaringan, dan mengurangi kejang maupun nyeri otot.

Baca juga: 5 Cara Mengatasi Gangguan Bau Mulut si Kecil yang Efektif dan Mudah

Menggunakan es untuk mengobati sariawan anak

Ketika dipakai untuk menangani luka akibat sariawan, kamu dapat membuat ice packs dengan es batu di dalam kantong plastik atau handuk basah. Tempelkan di area mulut si Kecil yang mengalami sariawan.

Mengoleskan potongan es secara perlahan sampai larut pada luka juga bisa membantu membuat area yang terkena sariawan mati rasa. Metode ini juga dapat mengurangi peradangan di dalam mulut anak.

Mengobati sariawan pada bayi di atas 6 bulan dengan es

Anak usia 6 bulan ke atas umumnya sudah memasuki fase makan makanan pendamping ASI (MPASI). Jadi saat ia terkena sariawan, kamu bisa menggunakan es untuk mengobatinya dengan cara yang lebih menyenangkan.

Salah satunya adalah dengan memberikan es loli rumahan yang terbuat dari jus buah favoritnya. Selain efektif redakan nyeri, rasanya yang enak membuat ini menjadi cara pengobatan yang tak akan bisa ditolak si Kecil.

Oh ya, jangan mengunyah es batu atau memasukkan seluruh es batu ke dalam mulut anak. Ini berisiko bisa membuatnya tersedak.

Tips makan dan minum saat anak sariawan

Saat anak sariawan, sebaiknya berikan ia makanan dengan tekstur lembut, mengandung banyak cairan, serta dingin. Untuk mempercepat proses penyembuhannya, kamu bisa mencoba beberapa tips berikut:

Berikan lebih banyak makanan lunak

Cobalah smoothie atau shake, yoghurt, puding, kentang tumbuk dengan saus, pasta, casserole, dan buah kaleng.

Pilih makanan yang mengandung banyak cairan

Sup hangat, sereal matang yang dibuat dengan air atau susu ekstra (seperti oatmeal encer atau krim gandum) juga merupakan pilihan yang tepat saat si Kecil sariawan.

Berikan makanan dingin

Cobalah buah beku, seperti anggur beku, irisan melon, irisan persik, atau semangka. Jangan memberikan es batu untuk dikunyah karena dapat merusak gigi anak.

Kapan anak perlu ke dokter?

Jika si Kecil cenderung sering mengalami sariawan, kamu mungkin perlu berkonsultasi dengan dokter mengenai hal ini. Sariawan berulang dapat disebabkan oleh kekurangan vitamin, alergi atau obat-obatan tertentu.

Kamu juga harus berkonsultasi kepada dokter apabila selama sariawan si Kecil mengalami gejala-gejala berikut:

  1. Penurunan berat badan
  2. Sakit perut
  3. Demam yang tidak bisa dijelaskan
  4. Darah atau lendir di kotoran
  5. Leher kaku dan kelelahan
  6. Bisul di sekitar anus

Ini merupakan hal yang perlu diperhatikan, karena bisa jadi sariawan disebabkan oleh penyakit celiac atau radang usus.

Pastikan untuk mengecek kesehatan Anda dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Download di sini untuk berkonsultasi dengan mitra dokter kami.

register-docotr