Kesehatan Anak

Benarkah Anak yang Susah Makan Berisiko Asam Lambung? Cek Fakta Medisnya

January 15, 2021 | Anisya Fitrianti | dr. Pitoyo Marbun
feature image

Tidak bisa dipungkiri, dalam masa pertumbuhannya, pasti si Kecil akan mengalami fase di mana ia susah makan. Selain menolak makanan, biasanya si Kecil juga akan pilih-pilih makanan. 

Perilaku ini tidak bisa dibiarkan lho Moms. Pasalnya ketika si Kecil sering menghindar dari makanan, penyakit asam lambung bisa mengintai. Penyakit ini mengganggu sistem pencernaan dan bisa terjadi dalam jangka waktu yang lama. 

Penyakit asam lambung pada anak

Selain menyerang kelompok orang dewasa, penyakit asam lambung juga bisa menyerang anak-anak bahkan bayi lho, Moms. Asam lambung dapat naik karena otot yang menghubungkan esofagus ke lambung menjadi rileks pada waktu yang salah atau tidak menutup dengan benar. 

Menurut penelitian dari Healthcare Cost and Utilization Project (HCUP), di antara tahun 1998 dan 2005 jumlah bayi yang dirawat di rumah sakit akibat asam lambung meningkat hingga 42 persen. Sementara pada anak-anak berusia 2-17 tahun, angkanya meningkat hingga 84 persen. 

Sama seperti yang dialami orang dewasa, ketika asam lambung naik ke kerongkongan, anak juga akan merasakan berbagai ketidaknyamanan. Mulai dari sering bersendawa, meludah atau merasa mulas. Namun dalam beberapa kasus tidak ada gejala apapun yang dirasakan. 

Nah, kondisi anak yang susah makan atau pilih-pilih makanan ini bisa memicu naiknya asam lambung.

Berdasarkan penelitian, kasus asam lambung pada anak biasanya disebabkan oleh kebiasaan makan yang buruk, seperti susah makan, terlalu banyak makan, atau memakan makanan yang memicu asam lambung, seperti: 

  • Minuman berkarbonasi atau soda
  • Makanan berlemak seperti kentang goreng atau pizza
  • Makanan pedas
  • Makanan asam, seperti acar, buah dan jus jeruk, dan saus tomat atau makanan berbahan tomat lainnya
  • Cokelat
  • Kafein, misalnya pada soda
  • Permen
  • Cuka
  • Bawang putih dan bawang bombay.

Baca juga: Penting, Ini Beberapa Infeksi Virus yang Kerap Menyerang si Kecil 

Gejala asam lambung pada anak

Asam lambung bisa datang dan pergi begitu saja, untuk itu gejalanya juga mungkin muncul secara mendadak kemudian tiba-tiba menghilang. Berikut adalah gejala asam lambung yang biasa muncul pada anak-anak: 

  • Sakit perut
  • Sendawa sambil keluar cairan
  • Sering cegukan
  • Suara serak
  • Muntah dalam waktu 2 jam setelah makan
  • Kehilangan nafsu makan
  • Tersedak
  • Ketika sedang tidak makan, anak sering terlihat menelan. 

Gejala di atas juga tidak akan muncul secara bersamaan dalam satu waktu, si Kecil mungkin hanya mengalami beberapa di antara gejala yang telah disebutkan. 

Komplikasi asam lambung pada anak

Bila si Kecil mengalami gangguan ini, Moms harus segera mengatasinya. Pasalnya refluks asam lambung yang terjadi terus-menerus pada anak dapat menyebabkan komplikasi yang meliputi:

  • Masalah pernapasan (hal ini bisa terjadi jika isi perut masuk ke trakea, paru-paru, atau hidung)
  • Kemerahan dan iritasi di kerongkongan, disebut sebagai esofagitis
  • Jaringan parut di kerongkongan, yang bisa membuat sulit menelan
  • Perdarahan di kerongkongan.

Baca juga: 9 Cara Menghilangkan Batuk Berdahak pada Anak secara Alami 

Cara mengatasi asam lambung pada anak

Secara umum, naiknya asam lambung harus diatasi dengan perubahan gaya hidup. Dilansir dari jurnal yang diterbitkan oleh American Family Physician, berikut adalah cara mengatasi asam lambung pada anak:

  • Mengubah pola makan anak dengan cara makan dalam porsi yang lebih sedikit, tapi lebih sering
  • Bila anak obesitas, kurangi berat badan
  • Tidur dengan posisi kepala lebih tinggi
  • Mengunyah permen karet bebas gula setelah makan
  • Menghindari makan malam dalam porsi besar
  • Menghindari paparan asap rokok, minuman berkarbonasi, dan alkohol 
  • Pastikan anak tidak berbaring dalam waktu dua jam setelah makan.

Setiap orang tua pasti pernah berhadapan dengan anak yang susah makan. Kondisi ini adalah hal yang normal dan umumnya terjadi hanya dalam sementara waktu.

Namun bila si si Kecil mengalami susah makan dalam waktu yang lama, Moms harus segera mengatasinya. Susah makan dalam jangka waktu lama hanya akan menciptakan kebiasaan buruk yang kemudian memicu asam lambung naik.

Bila si Kecil sampai mengalami asam lambung, selain mengatasinya dengan cara di atas, berkonsultasilah pada dokter. Dokter mungkin akan menangani kondisi si Kecil dengan memberikan sejumlah obat-obatan. 

Cek kesehatan lambungmu di Klinik Maag bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini ya!

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
    register-docotr