Kesehatan Anak

Bayi Berkeringat saat Tidur, Normalkah? Ini Fakta dan Penyebabnya!

January 28, 2021 | Richaldo Hariandja | dr. Pitoyo Marbun
feature image

Menemukan bayi berkeringat di malam hari pasti membuat khawatir. Tapi jangan panik, karena fenomena ini adalah kondisi yang umum terjadi pada si Kecil dan di masa kanak-kanak mereka nantinya.

Seperti orang dewasa, si Kecil pun mengeluarkan keringat supaya mereka tidak terlalu panas. Tapi kamu harus hati-hati, karena jika keringat tersebut terlalu banyak atau terjadi saat si Kecil tidak terlalu panas, bisa jadi itu adalah tanda masalah kesehatan tertentu.

Baca Juga: Jangan Anggap Sepele, Ini Pentingnya Mengukur LILA (Lingkar Lengan Atas) Anak

Penyebab bayi berkeringat saat tidur

Pada dasarnya, tubuh si Kecil masih belum matang dan masih belajar untuk mengatur suhunya sendiri. Di saat yang bersamaan terkadang orang tua terlalu banyak memberikan pakaian pada si Kecil sehingga mereka kepanasan.

Biasanya, si Kecil akan berkeringat di seluruh tubuh atau di bagian tertentu seperti tangan, kaki atau kepala. Hal ini pun tergolong normal, karena bayi juga memiliki kelenjar keringat di wilayah-wilayah tersebut.

Nah, untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah beberapa penyebab bayi berkeringat saat tidur yang perlu dipahami orang tua:

Ruangan yang hangat

Keringat di malam hari dan saat tidur merupakan hal yang lumrah dialami oleh anak-anak dari segala usia. Kondisi ini pun sangat umum terjadi pada bayi dan balita.

Ketika kamu menyelimuti si Kecil dengan terlalu banyak lapisan selimut di ruangan yang sudah terlalu hangat, maka keringatnya pun akan menjadi lebih banyak daripada yang seharusnya. Si Kecil pun belum mampu belajar bagaimana mengatasi kondisi ini.

Situs kesehatan Healthline menyebut bayi di bawah usia 1 tahun yang ditidurkan dalam boks bayi tidak disarankan untuk diberikan bantal, selimut atau barang lainnya bersama mereka.

Karena tidak mampu bergerak

Ketika tertidur nyenyak, mereka tidak bisa bergerak seluwes orang dewasa. Ini lah yang mendasari banyaknya keringat kala si Kecil terlelap.

Suhu tubuh mereka bisa meningkat karena terlalu lama berada dalam posisi yang sama. Keringat, menjadi satu cara mereka mengatur peningkatan suhu tersebut.

Tidak ada alasan jelas

Terkadang bayi bisa berkeringat tanpa alasan yang jelas saat tengah terlelap. Hal ini tentu akan membuat kamu bingung, padahal sudah membuat banyak penyesuaian, seperti:

  • Memastikan suhu ruangan tidak terlalu panas
  • Tidak memakaikan terlalu banyak selimut pada si Kecil
  • Si Kecil memakai pakaian yang tidak membuatnya kegerahan.

Tidak ada alasan jelas kenapa mereka berkeringat saat tertidur, disebut situs kesehatan Healthline bisa jadi dipengaruhi oleh fakta bahwa bayi memiliki lebih banyak kelenjar keringat per kaki persegi. 

Ditambah, tubuh mereka pun belum belajar bagaimana mnyeimbangkan suhu tubuh seperti yang biasa dilakukan orang dewasa.

Faktor keturunan

Coba perhatikan diri sendiri, apakah kamu sebagai orang tua termasuk orang yang mudah berkeringat? Apakah kecenderungan ini pun terjadi di anggota keluarga lainnya?

Terkadang, si Kecil yang mudah berkeringat saat tidur pun dipengaruhi oleh faktor genetik. Kecenderungan untuk berkeringat di malam hari ini pun bisa diturunkan dari orang tua ke bayi mereka.

Batuk pilek

Bayi yang berkeringat saat tidur bisa jadi disebabkan oleh batuk pilek. Saat itu, si Kecil mungkin tengah melawan infeksi virus yang menyebabkan penyakit ini.

Batuk pilek ini merupakan penyakit yang umum dialami oleh semua orang. Bayi di bawah usia 6 tahun biasanya akan mudah terkena penyakit ini. Orang dewasa pun bisa mengalami batuk pilek dua hingga 3 kali dalam setahun.

Gejala yang mungkin dialami si Kecil antara lain:

  • Hidung tersumbat
  • Ingusan
  • Bersin-bersin
  • Sumbatan di sinus
  • Sakit tenggorokan
  • Batuk
  • Nyeri di tubuh.

Baca Juga: Sering Menyusui Sambil Berbaring? Jangan Lupa Perhatikan Hal-hal Ini, Moms!

Masalah di sistem pernapasan

Keringat saat tidur juga bisa menunjukkan adanya masalah di saluran pernapasan. Baik di hidung, tenggorokan ataupun paru-paru si Kecil.

Tidak semua anak dengan masalah kesehatan ini akan mengeluarkan keringat saat tidur. Tapi, berdasarkan kajian dalam jurnal Archives of Disease in Childhood, disebutkan anak yang berkeringat saat tidur juga mengalami masalah kesehatan seperti:

  • Alergi
  • Asma
  • Ingusan karena alergi
  • Reaksi alergi di kulit seperti eksim
  • Sleep apnea
  • Tonsilitis
  • Masalah pada emosi anak.

Demikianlah berbagai penyebab bayi yang suka berkeringat di malam hari. Selalu waspada karena bisa jadi fenomena tersebut adalah tanda masalah kesehatan tertentu.

Pastikan untuk mengecek kesehatan kamu dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Download di sini untuk berkonsultasi dengan mitra dokter kami.

Reference
  1. Healthline, diakses 28 Januari 2021. Sweaty Baby: What It Means If Baby Is Sweating and What to Do
  2. Healthline, diakses 28 Januari 2021. Night Sweats in Children: Causes, Treatment, When to Worry
  3. National Library of Medicine, diakses 28 Januari 2021. Night sweats in children: prevalence and associated factors
  4. MedicalNewsToday, diakses 28 Januari 2021. Baby sweating: Causes, treatment, and diagnosis
  5. Firstcry Parenting, diakses 28 Januari 2021. Baby Sweating in Sleep: Reasons & Tips to Deal With It
    register-docotr