Info Parenting

Tips Aktivitas Anak Mengasah Otak Kanan dan Kiri Sejak Dini

March 18, 2021 | Fitri Chaeroni | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Seperti yang sering kita dengar, otak kiri dan otak kanan memiliki fungsi dan tugasnya sendiri. Kedua hal ini dapat berbeda pada tiap individu.

Ada orang yang lebih cenderung menggunakan otak kiri, begitupun sebaliknya. Adakah cara untuk melatih menyeimbangkan otak kiri dan kanan sejak dini? Berikut ulasannya!

Keseimbangan otak kanan dan kiri

Dari Education, Dr. Robert Melillo, penulis terkenal dan ahli neuropsikologi dan gangguan neurobehavioral pada anak-anak menyebut otak membutuhkan kedua belahan untuk bekerja sama. 

Otak yang seimbang membuat pencernaan dan sistem kekebalan anak berfungsi dengan baik dan juga meningkatkan kemampuan intelektual, katanya.

Selain itu, ketika seorang anak tidak memiliki otak yang seimbang, ia dapat mengalami masalah dengan keterampilan motorik, kemampuan memproses informasi, sistem pencernaan, hormon, dan sistem kekebalan.

Aktivitas untuk otak kanan dan kiri anak

Ada berbagai aktivitas otak kiri otak kanan untuk anak yang dapat Moms terapkan dalam kehidupan sehari-hari anak untuk meningkatkan kemampuan kognitif, mendukung proses belajar, dan meningkatkan fungsi otak.

Contoh aktivitas untuk otak kiri anak

Berikut beberapa senam otak kiri untuk anak:

  • Memecahkan masalah matematika
  • Memecahkan teka-teki
  • Penulisan
  • Membaca (membaca adalah latihan untuk mengembangkan otak kiri dan kanan)
  • Belajar bahasa baru
  • Bermain game yang membutuhkan imajinasi
  • Bermain game kecerdasan dan strategi 

Contoh aktivitas untuk otak kanan anak

Jika Moms sedang mencari cara untuk melatih otak kanan anak-anak, berikut adalah daftar latihan menyenangkan untuk sisi kanan otak si Kecil:

  • Gambar
  • Memainkan alat musik
  • Nyanyian
  • Bacaan
  • Menulis dan mengarang
  • Bermain game yang membutuhkan imajinasi
  • Bermain game kecerdasan warna-warni dan terdengar

Tips mencapai keseimbangan otak

Dr. Melillo dan Sherianna Boyle, mantan psikolog sekolah dan penulis Powered by Me for Educators Pre-K to 12, keduanya menekankan bahwa ada cara konkret untuk membantu si Kecil menyeimbangkan otaknya.

Melansir Education, berikut beberapa tips melatih anak untuk mencapai keseimbangan antara otak kiri dan kanan:

1. Latihan fisik yang melintasi garis tengah tubuh

Mainkan permainan yang benar-benar memaksa anak untuk menyeberang garis tengah tubuhnya.

Salah satu contohnya adalah berbaris di tempat dan menepuk tangan kiri ke lutut kanan dan kemudian membalikkannya dengan menepukkan tangan kanan di lutut kiri.

Moms bisa membuat game ini lebih menyenangkan dengan memainkan musik sebagai background. Berbaris dengan cepat ke lagu cepat dan pelan saat lagu yang lebih lambat diputar.

2. Imagination station

Moms, biarkan si Kecil membawa Moms ke dunia fantasi buatannya. Dorong dia untuk menciptakan permainannya sendiri.

Atau mengimprovisasi cerita yang melibatkan mainannya. Tampilan kreativitas ini sangat membantu anak berlatih memperkuat otak kanannya.

3. Pensil push-up

Dr. Melillo menyarankan agar Moms memegang pensil di depan hidung si Kecil dengan jarak cukup jauh tetapi cukup dekat sehingga dia benar-benar harus fokus padanya.

Gerakkan pensil ke depan secara perlahan dan minta anak memberi tahu Moms ketika dia melihat dua pensil, bukan satu.

Minta dia untuk mencoba fokus sehingga dia melihat satu pensil. Saat dia mencapai itu, gerakkan pensil lebih dekat sampai dia melihat dua pensil lagi.

Dan kemudian, perlahan-lahan gerakkan pensil kembali. Ulangi tiga kali. Latihan ini bisa membantu memperkuat otot mata dan otak.

4. Juggling

Saat usia anak sudah cukup besar, coba ajak ia bermain juggling. Juggling adalah aktivitas keseimbangan otak yang bagus karena membutuhkan keterampilan motorik yang kuat.

Dan fokus pada objek yang melintasi dari satu sisi tubuh anak ke sisi lainnya. Ini juga aktivitas murah yang bisa menyibukkan anak yang tertarik selama berjam-jam.

5. Belajar kosakata

Tantang anak untuk membuat daftar kata sebanyak yang dia bisa pikirkan yang dimulai dengan huruf yang sama hanya dalam 60 detik.

Catat berapa banyak kata yang telah si Kecil daftarkan dan perhatikan saat dia meningkat.

Jika anak kompetitif, aktivitas semacam ini dapat meningkatkan keseimbangan otak dan mengajarinya bersaing dengan dirinya sendiri.

6. Bermain game what if

Coba ajak anak untuk bermain game what if dan ajak ia untuk berpikir kritis. Coba ajukan pertanyaan seperti bagaimana jika kita semua pindah ke bulan? Bagaimana jika kita bisa terbang? Bagaimana jika Batman itu nyata? 

Ajukan pertanyaan gaya “bagaimana jika” kepada anak Anda dan pikirkan beberapa jawaban. Kegiatan ini mendorong anak-anak untuk berpikir out of the box dan mengeksplorasi kreativitasnya sambil menggunakan kemampuan bahasa otak kiri.

7. Belajar seni

Dorong anak untuk menonjolkan sisi seninya. Ini bisa sesederhana dengan membelikan mereka cat dan kertas gambar dari toko kerajinan lokal.

Atau Moms bisa berbuat lebih jauh dengan cara mendaftarkan anak untuk ikut les memahat, melukis atau menggambar.

Setiap anak memiliki tingkat ketidakseimbangan otak. Beberapa anak lebih dominan otak kiri atau kanan.

Latihan ini dan ekspresi kreativitas lainnya dapat bekerja untuk menyeimbangkan latihan dominan otak kiri yang biasanya direncanakan guru untuk kelas akademis di sekolah.

Punya pertanyaan lebih lanjut seputar kesehatan? Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

Mental Up. Diakses pada 17 Maret 2021. Left Brain and Right Brain Activities

Education. Diakses pada 17 Maret 2021. Brain Balance: Tips for a ‘Full-Brain’ Workout

Kiddy 123. Diakses pada 17 Maret 2021. How to Exercise the Left and Right Side of the Brain | Brain Training

    register-docotr