Kesehatan Wanita

Ukuran Vagina Bisa Berubah-ubah pada Waktu Tertentu, Apa Sebabnya?

October 16, 2020 | Nik Nik Fadlah
no-image

Vagina adalah saluran otot tertutup yang memanjang dari vulva atau bagian luar dari area gential wanita ke leher rahim.

Sebagaimana wanita memiliki ukuran payudara, tangan, ataupun kaki yang bebeda, ukuran dan kedalaman vagina juga dapat bervariasi. Lantas, apakah ukuran vagina bisa berubah?

Baca juga: Vagina Longgar akibat Sering Berhubungan Seks? Ini Fakta dan Tipsnya!

Mengetahui ukuran rata-rata vagina

Vagina merupakan organ seks sekaligus bagian dari jalan lahir. Berdasarkan sebuah laporan di BJOG: An International Journal of Obstetrics and Gynaecology, kedalaman rata-rata vagina sekitar 3,77 inci (9,6 cm), namun kedalaman dan penampilan vagina dapat bervariasi.

Pada kenyataannya, kedalaman vagina dari bukaan hingga ujung serviks bisa mencapai ukuran 7 inci (17,7 cm).

Ada beberapa jenis jaringan yang melapisi bagian dalam vagina, ini termasuk mukosa. Mukosa terdiri dari sel khusus yang mengeluarkan cairan pelumas, yang mana dapat membantu dinding vagina meregang.

Labia mayora dan klitoris

Bagian luar dari alat kelamin wanita adalah vulva. Vulva sendiri terdiri dari labia minora dan mayora, bagian yang terlihat seperti bibir dari alat kelamin wanita. Penampilan vulva sangat bervariasi, dari segi warna mungkin sama atau lebih gelap dari bagian tubuh lainnya.

Namun, labia mayora, yang merupakan ‘bibir luar’ memiliki ukuran panjang yang bervariasi yakni sekitar 2,7 hingga 4,7 inci (7 hingga 12 cm).

Sedangkan untuk klitoris (benjolan kecil yang terdapat di atas vagina) juga memiliki ukuran yang berbeda, sekitar 0,1 hingga 1,3 inci (5-35 mm). Meskipun demikian, klitoris dapat membesar ketika seorang wanita terangsang.

Apakah ukuran vagina bisa berbeda-beda atau berubah?

Perlu diketahui bahwa vagina sangat elastis, ukuran dan kedalaman vagina dapat berubah pada situasi tertentu, misalnya saja ini dapat meregang untuk mengakomodasi penyisipan tampon, jari, atau bahkan penis. Tak hanya itu, vagina juga dapat meregang saat persalinan.

Selama gairah seksual, vagina dialiri oleh lebih banyak darah. Hal ini menyebabkan vagina memanjang, dan leher rahim (serviks) atau ujung rahim sedikit terangkat, yang mana hal ini memungkinkan penis atau mainan seks (sex toys) masuk ke dalam vagina.

Akan tetapi, ketika vagina membesar saat gairah seksual, penis atau mainan seks yang berukuran besar bisa menyebabkan ketidaknyamanan saat berhubungan seks.

Rata-rata penis yang ereksi berukuran lebih panjang sekitar 33 persen dari rata-rata kedalaman vagina. Meskipun ukuran penis dan vagina dapat bervariasi, organ-organ tersebut dapat saling mengakomodasi.

Perlukah khawatir terhadap ukuran labia?

Beberapa wanita mungkin saja khawatir akan ukuran labia alias bibir di luar vagina yang mereka miliki, namun tidak ada alasan yang perlu kamu khawatirkan. Sebab pada dasarnya, setiap wanita memiliki ukuran labia yang berbeda-beda.

Ukuran labia yang besar hanya menjadi masalah jika memengaruhi pekerjaan, kehidupan sosial, serta kegiatan olahraga seorang wanita. Bagi sebagian besar wanita, ukuran bukanlah sebuah masalah.

Akan tetapi, bagi pengendara sepeda, panjang dan ukuran labia dapat memengaruhi kemampuan mereka untuk duduk dengan nyaman di kursi. Meskipun demikian, ini merupakan masalah yang jarang terjadi, seperti dilansir NHS.

Bagaimana ukuran vagina berubah dari waktu ke waktu?

Penelitian tidak menemukan hubungan antara kedalaman vagina dengan usia seorang wanita. Namun yang perlu kamu ketahui adalah labia mungkin saja tampak kecil dari waktu ke waktu.

Hal tersebut dikarenakan jumlah estrogen di dalam tubuh berkurang seiring dengan pertambahan usia, yang mana hal ini dapat mengurangi lemak dan kolagen. Tak hanya itu, alat kelamin mungkin saja berubah warna, menjadi lebih terang atau gelap akibat perubahan hormon.

Beberapa wanita juga merasakan terdapat perbedaan vagina setelah melahirkan. Jaringan vagina juga meregang untuk mengakomodasi jalan keluar bagi bayi. Tetapi, ini bukanlah hal yang bersifat permanen.

Dilansir Medical News Today, penelitian sendiri tidak menemukan perbedaan pada panjang vagina antara wanita yang pernah melahirkan dan yang tidak.

Olahraga untuk memperkuat dasar panggul

Jika kamu merasakan perbedaan pada vagina setelah melahirkan, dokter mungkin saja akan merekomendasikan senam kegel yang digunakan untuk membantu memperkuat dasar panggul.

Olahraga normal juga dapat membantu menjaga fungsi vagina dengan baik, seperti berjalan atau berlari, ini dapat membantu mengangkat dasar panggul serta memastikan kesehatan umum yang baik.  

Baca juga: Yum…, Tak Hanya Enak 6 Jenis Makanan Ini Ternyata Membuat Vagina Menjadi Sehat

Nah, itulah beberapa informasi mengenai ukuran vagina yang perlu kamu tahu. Jika kamu khawatir akan ukuran vaginamu, kamu juga dapat berkonsultasi dengan dokter.

Pastikan untuk mengecek kesehatan Anda dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Jaga kesehatan Anda dan keluarga dengan konsultasi rutin bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

Reference

Mayo Clinic (2020). Diakses pada 15 Oktober 2020. Vagina: What’s normal, What’s not

Medical News Today (2020). Diakses pada 15 Oktober 2020. How Deep is a Vagina? What to Know 

NHS (2018). Diakses pada 15 Oktober 2020. Is My Vagina Normal? 

Psychology Today (2015). Diakses pada 15 Oktober 2020. Does Size Matter for Women? 

Lloyd, Jillian, Naomi S Crouch (2005). Female Genital Appearance: ‘Normality’ Unfolds. BJOG: An International Journal of Obstetrics and Gynaecology (diakses pada 15 Oktober 2020)

    Berita Terkait
    register-docotr