Kesehatan Wanita

Apakah Penderita Kista Bisa Hamil? Simak, Begini Penjelasan Medisnya!

April 3, 2021 | Ajeng Dwiri Banyu | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Penderita kista bisa hamil karena kebanyakan kasusnya tidak menimbulkan masalah. Biasanya wanita dapat menderita kista fungsional di mana terbentuk sebagai bagian dari siklus menstruasi normal.

Namun, perlu diketahui jika kista ini bisa memengaruhi kesuburan dan menghambat proses pembuahan. Nah, untuk mengetahui lebih lanjut mengenai apakah penderita kista bisa hamil, yuk, simak penjelasan berikut.

Baca juga: Apa Darah Haid Hitam Normal? Yuk Ketahui Beberapa Penyebabnya!

Adakah kemungkinan penderita kista bisa hamil?

Pengaruh kista pada kesehatan jangka panjang dan kemampuan untuk hamil bergantung pada banyak faktor. Beberapa faktor yang dimaksud termasuk jenis dan ukuran kista, usia, serta kesuburan pada wanita secara keseluruhan.

Karena itu, jenis kista umum seperti kista fungsional tidak perlu dikhawatirkan dan bisa menghilang dengan sendirinya dalam beberapa siklus menstruasi tanpa pengobatan apapun.

Selain kista fungsional, kista dermoid dan cystadenomas juga tidak terkait dengan ketidaksuburan atau infertilitas.

Namun, jika kamu rentan terhadap kista maka dokter mungkin akan melakukan pemeriksaan secara berkala melalui ultrasound untuk memantau keadaan dan ukuran kista. Hal ini disebabkan kista dapat memengaruhi kesuburan ketika tumbuh sangat besar dan menghambat proses pembuahan.

Jenis kista yang berkaitan dengan kesuburan

Kista akibat kondisi medis dapat memengaruhi kesuburan. Kista sendiri merupakan kantung berisi cairan kecil yang berkembang di ovarium wanita. 

Kebanyakan kista tidak berbahaya, tetapi beberapa di antaranya dapat menyebabkan masalah seperti nyeri atau perdarahan. Kista ovarium ini dapat dikaitkan dengan penurunan kesuburan sehingga wanita sulit hamil. Jenis kista yang dapat memengaruhi kesuburan, meliputi:

Endometrioma

Endometrioma atau kista yang disebabkan oleh endometriosis, yakni suatu kondisi di mana jaringan yang biasanya melapisi rahim tumbuh di luar rahim. Kista ovarium ini mungkin terkait dengan kesuburan.

Sindrom ovarium polikistik atau PCOS

PCOS merupakan suatu kondisi yang ditandai dengan banyak kista kecil di ovarium, menstruasi tidak teratur, dan tingginya kadar hormon tertentu. Biasanya, PCOS dikaitkan dengan ovulasi tidak teratur yang dapat menyebabkan masalah kesuburan pada beberapa wanita.

Bagaimana cara agar penderita kista bisa hamil?

Kabar baik yang perlu kamu ketahui adalah pengobatan terhadap endometriosis dan PCOS dapat meningkatkan peluang agar penderita kista bisa hamil.

Untuk itu, jika kamu telah didiagnosis dengan kista ovarium dan berharap hamil di masa mendatang maka segera beritahu dokter. Rencana perawatan akan dibuat bersama-sama untuk mengatasi kista yang kamu miliki.

Biasanya, saat kista sudah menjadi sangat besar maka dokter mungkin akan merekomendasikan operasi pengangkatan. Dalam beberapa kasus, ahli bedah dapat menghilangkan kista tanpa mengangkat ovarium yang terkena.

Namun, dalam kasus lainnya kemungkinan ovarium juga perlu untuk diangkat terutama jika kista sudah membesar dan gejala semakin parah. Beberapa operasi kista yang dapat dilakukan, seperti:

Bedah laparoskopi

Penderita kista bisa hamil dengan melakukan beberapa tindak pembedahan, salah satunya adalah laparoskopi.

Dokter bedah membuat sayatan kecil di mana teropong kecil atau laparoskop dapat masuk ke perut. Selanjutnya, dokter akan mengidentifikasi kista dan mengangkatnya melalui operasi.

Laparotomi

Operasi ini lebih invasif di mana sayatan besar dibuat melalui dinding perut untuk mengangkat kista. 

Pembedahan untuk torsi ovarium

Kista ovarium dapat berputar dan menyebabkan sakit perut yang parah, serta mual dan muntah. Sebab, suplai darah ke ovarium di sisi yang terlibat terganggu, operasi darurat diperlukan untuk komplikasi ini.

Perlu diketahui, kista ovarium sangat umum terjadi selama kehamilan. Dalam beberapa kasus kista ini tidak menimbulkan masalah. Namun, dokter akan tetap memerhatikan kista ovarium selama kehamilan.

Jika kamu memiliki kista, penyedia layanan kesehatan mungkin akan melakukan pemeriksaan menggunakan ultrasound setiap beberapa bulan. Penyedia layanan kesehatan juga akan membuat rencana perawatan untuk diberikan pada penderita kista dan bayi dalam kandungan.

Baca juga: Cara Memakai Pembalut yang Aman dan Benar, Kamu Sudah Tahu Belum?

Pastikan untuk mengecek kesehatan kamu dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Jaga kesehatan kamu dan keluarga dengan konsultasi rutin bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

Reference
  1. Emedicinehealth.com (2020), diakses 29 Maret 2021. Ovarian Cysts
  2. Mayo Clinic (2020), diakses 29 Maret 2021. Ovarian cysts and infertility: A connection?
  3. Health.com (2017), diakses 29 Maret 2021. Is There a Connection Between Frequent Ovarian Cysts and Fertility Problems?
  4. Todaysparent.com (2017), diakses 29 Maret 2021. Can ovarian cysts affect your ability to get pregnant?
    register-docotr