Kesehatan Wanita

Setelah Melahirkan, Kapan Waktu Tepat Mulai Menggunakan Alat KB?

February 7, 2021 | Nik Nik Fadlah | dr. Pitoyo Marbun
feature image

Kelahiran buah hati merupakan momen yang paling membahagiakan. Setelah melahirkan, ada kalanya Moms ingin menunda kehamilan terlebih dahulu. Penggunaan alat kontrasepsi atau KB pun menjadi pilihan. Akan tetapi, kapan sebaiknya untuk mulai KB pasca melahirkan?

Baca juga: Khawatir Haid Datang di Waktu yang Tak Tepat? Ini Pilihan Obat untuk Menghentikannya

Kapan waktu yang tepat mulai KB pasca melahirkan?

Pada umumnya, ovulasi terjadi sekitar 2 minggu sebelum menstruasi dimulai. Melansir dari laman Better Health Channel, menstruasi dapat kembali setiap saat dalam kurun waktu 6 minggu hingga 3 bulan setelah melahirkan.

Akan tetapi, hal tersebut bergantung dari apakah Moms memberikan ASI eksklusif kepada si Kecil, memberi susu formula, atau memberikan si Kecil ASI dan susu formula.

Menstruasi mungkin saja tidak dapat dimulai kembali sampai Moms mengurangi pemberian ASI atau berhenti menyusui.

Meskipun demikian, berdasakan National Health Service (NHS), Moms dapat hamil kembali setelah melahirkan, bahkan jika Moms sedang menyusui atau jika menstruasi belum dimulai kembali. Sebab, wanita melepaskan sel telur (ovulasi) dalam kurun waktu sekitar 2 minggu sebelum menstruasi.

Jika Moms berencana untuk mulai menggunakan KB setelah melahirkan, Moms dapat memulainya sekitar 3 minggu setelah melahirkan. Tetapi, jika Moms memutuskan untuk memulai KB pasca melahirkan akan lebih baik jika berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter, ya.

Mulai KB pasca melahirkan berdasarkan jenisnya

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa setelah melahirkan, sangat mungkin bagi Moms untuk kembali hamil bahkan ketika menstruasi belum dimulai kembali. Jika Moms, ingin menunda kehamilan, Moms dapat menggunakan alat kontrasepsi.

Penting bagi Moms untuk menentukan jenis KB yang tepat sesuai dengan kondisi Moms. Pasalnya, tidak semua metode kontrasepsi aman untuk semua wanita. Sebagai contoh, seorang wanita tidak boleh menggunakan metode tertentu jika memiliki kondisi medis, seperti tekanan darah tinggi.

Moms, dapat berkonsultasi pada dokter mengenai metode apa yang paling cocok untuk Moms. Berikut ini adalah waktu untuk mulai KB pasca melahirkan berdasarkan jenisnya.

1. Kontrasepsi hormonal (pil KB, cincin vagina, koyo KB)   

Melansir Healthline, semua metode ini mengandung hormon estrogen, kecuali pil KB mini. Perlu Moms ketahui bahwa estrogen dapat memengaruhi suplai ASI pada minggu-minggu pertama setelah kelahiran.

Jika Moms sedang menyusui, sebaiknya tunda dulu untuk mulai menggunakan KB pasca melahirkan ini hingga sekitar 4-6 minggu setelah kelahiran si Kecil. Di sisi lain, jika Moms memiliki kondisi medis tertentu, Moms juga perlu untuk menunda penggunaan metode KB ini lebih lama.

2. Kap serviks, diafragma, dan spons kontrasepsi

Jika Moms ingin menggunakaan salah satu dari metode ini, sebaiknya tunda terlebih dahulu penggunaan metode ini hingga 6 minggu setelah persalinan.

Hal tersebut dilakukan agar serviks kembali ke ukuran normalnya. Jika Moms menggunakan salah satu metode ini sebelum kehamilan, pemasangan kembali mungkin saja diperlukan.

3. Mulai KB pasca melahirkan dengan konsumsi pil mini

Pil KB mini dapat digunakan jika Moms sedang menyusui. Pil KB mini hanya mengandung hormon progesteron. Cara kerja yang dimiliki oleh pil mini mirip dengan pil KB kombinasi, yang berbeda adalah pil KB mini tidak memiliki pil plasebo.

Sedangkan, pil KB kombinasi datang dengan persediaan pil KB tidak aktif (plasebo) selama 7 hari. Perlu Moms ketahui bahwa pil mini tidak akan memengaruhi suplai ASI. Waktu yang tepat untuk mulai menggunakan pil KB mini pasca melahirkan yakni sekitar 6 minggu setelah melahirkan.

Jika digunakan dengan tepat, pil mini memiliki efektivitas lebih dari 99 persen. Namun, Moms harus meminum pil mini di waktu yang sama setiap hari.

Baca juga: Moms Sebelum Dipilih, Yuk Ketahui Dulu Plus Minus dari Minum Pil KB

4. KB suntik

Sama halnya dengan pil KB mini, KB suntik atau suntikan kontrasepsi juga hanya mengandung hormon progesteron. Efektivitas dari KB suntik sendiri sekitar 94 hingga 99 persen. KB suntik juga bisa digunakan ketika Moms menyusui.

Meskipun demikian, jika sedang menyusui Moms disarankan menunggu hingga 6 minggu sebelum mulai menggunakan KB suntik pasca melahirkan. Sebab, terdapat risiko perdarahan hebat dan tidak teratur jika memulainya segera setelah melahirkan. Seperti dikutip Baby Centre.

5. Intrauterine device (IUD) dan intrauterine system (IUS)

Baik IUD atau IUS memiliki efektivitas sebesar 99 persen. Bergantung dari jenisnya, IUS memiliki jangka waktu penggunaan selama 3-5 tahun, sedangkan IUD berlangsung selama 5-10 tahun. Penggunaan keduanya dapat dihentikan kapan saja, dan kesuburan akan kembali normal.

IUD dan IUS dapat dipasang dalam kurun waktu 48 jam setelah melahirkan. Jika pemasangan KB ini tidak dilakukan dalam kurun waktu tersebut, Moms dapat memasangnya di kemudian hari.

Namun umumnya, Moms disarankan untuk menunggu setidaknya 4 minggu setelah melahirkan.

Nah, itulah beberapa informasi mengenai kapan waktu yang tepat untuk mulai KB pasca melahirkan. Jika Moms ingin menggunakan alat kontrasepsi untuk menunda kehamilan, sebaiknya konsultasikanlah terlebih dahulu pada dokter, ya.

Konsultasikan masalah kesehatan kamu dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

Healthline (2020). Diakses pada 03 Februari 2021. What to Know About Starting Birth Control After Pregnancy 

Baby Centre. Diakses pada 03 Februari 2021. Contraception while breastfeeding: your options 

Better Health. Diakses pada 03 Februari 2021. Contraception after giving birth 

NHS (2020). Diakses pada 03 Februari 2021. When can I use contraception after having a baby? 

What to Expect (2020). Diakses pada 03 Februari 2021. What Birth Control Should You Use After Pregnancy? 

    register-docotr