Kesehatan Wanita

7 Tips Mendampingi dan Merawat Anak dengan Kanker

October 1, 2020 | Nik Nik Fadlah | dr. Pitoyo Marbun
feature image

Ketika anak didiagnosis menderita kanker, tentu saja ini menjadi hal yang sulit bagi orang tua untuk menerimanya. Saat ini terjadi, anak membutuhkan perhatian dan dukungan penuh dari orang tua serta orang-orang terdekatnya.

Baca juga: Moms, Waspadai Penyebab dan Gejala Kanker Otak pada Anak Berikut

Tips mendampingi anak dengan kanker

Merawat anak dengan kanker tentu saja bukanlah hal yang mudah. Namun, ada beberapa tips mendampingi dan merawat anak dengan kanker atau yang lebih dikenal sebagai caregiver yang perlu diketahui:

Berikut adalah beberapa tips yang bisa dilakukan:

1. Berbicara dengan anak tentang kanker

Berikanlah informasi sesuai dengan usia. Kamu juga harus memberikan informasi yang akurat dan jujur. Janganlah takut untuk menggunakan kata ‘kanker’.

Jawab semua pertanyaan anak dengan jujur. Kamu dapat bersikap realistis sambil tetap penuh harapan. Anak akan memerhatikan nada suara dan ekspresi wajah, oleh karena itu ketika berbicara pada anak, sebaiknya tetaplah tenang.

2. Persiapkan anak untuk menjalani terapi

Jelaskanlah rencana perawatan dan bagaimana itu dapat memengaruhi kehidupan anak. Tak hanya itu, jika terapi menyebabkan perubahan pada fisik anak (seperti rambut rontok, kelelahan, atau penurunan berat badan), sebaiknya beritahukanlah ia secara perlahan.

Hal ini berguna agar anak tidak terkejut dan memberikan kesempatan pada anak untuk mengajukan pertanyaan dan mempersiapkan perubahan yang harus ia hadapi.

3. Membantu anak tetap terhubung dengan teman-temannya

Remaja seringkali berfokus pada bagaimana kanker dapat mengubah kehidupan mereka. Baik itu hubungan pertemanan, penampilan, serta aktivitas yang dilakukan. Anak mungkin saja dapat takut dan marah.

Jika ini terjadi, carilah cara untuk membantu anak tetap terhubung dengan temannya. Kamu dapat membantu anak tetap terhubung dengan teman dengan cara mengirimkan pesan teks, video call, panggilan telepon, atau melalui media sosial.

Jika memungkinkan dan ketika anak sudah siap, teman-temannya juga dapat datang menjenguk. Jangan lupa juga untuk memberikan mereka ruang dan kebebasan yang ia miliki sebelum melakukan perawatan.

Tak hanya itu, sebaiknya orang tua, harus melibatkan anak dalam pengambilan keputusan untuk melakukan perawatan.

4. Dorong anak untuk mengungkapkan perasaannya

Anak mungkin merasa cemas, sedih, stres, takut, atau bahkan menarik diri dari lingkungannya. Ketika anak didiagnosis dengan kanker, sebaiknya beritahukanlah ia bahwa semua perasaan yang ia rasakan dapat diterima, dan berbagi perasaan dapat membantu mereka merasa lebih baik.

Jelaskan juga pada mereka perasaan dapat diekspresikan dengan berbagai cara, seperti berbicara, menulis jurnal, atau bahkan menggambar.

5. Membantu anak menyesuaikan dengan kebiasaan baru

Selama perawatan, anak mungkin saja lebih banyak menghabiskan waktu di sekolah dan di rumah. Berikut adalah beberapa cara untuk membantu anak menghadapi masa-masa jauh dari temannya.

Di rumah sakit

Berada di rumah sakit tentu saja merupakan hal yang sulit bagi anak. Ini melibatkan rutinitas dan orang-orang baru serta prosedur yang menyakitkan.

  • Bawalah barang-barang favorit anak
  • Kunjungi ruang bermain dan bersantai agar anak menjadi lebih rileks

Di rumah

Ketika anak telah menjalani perawatan, ia mungkin perlu tinggal di rumah untuk waktu yang lama akibat efek samping perawatan kanker. Ketika ini terjadi kamu dapat:

  • Mendekorasi kamar anak sebagai dukungan dari orang terdekat agar ia merasa lebih terhibur
  • Menjelajahi aktivitas baru, seperti mendengarkan musik, membaca, bermain game, atau menulis

6. Tetap pantau kesehatan diri sendiri

Kesehatanmu sama pentingnya dengan kesehatan orang yang kamu cintai. Jangan abaikan gejala fisik dan emosional, seperti kehilangan nafsu makan, sulit tidur, atau kesulitan dalam berkonsentrasi.

Pastikan kamu selalu mendapatkan tidur yang cukup, olahraga teratur, dan mengonsumsi makanan bergizi agar kesehatanmu tetap terjaga, ya. Selain itu, kamu juga dapat melakukan teknik relaksasi agar tubuh menjadi lebih rileks.

7. Luangkan waktu untuk diri sendiri

Merawat anak dengan kanker bukanlah hal yang mudah. Kamu tidak perlu merasa bersalah jika kamu membutuhkan waktu untuk diri sendiri. Kamu bisa meluangkan waktu untuk diri sendiri dengan berjalan-jalan, menonton film, menelepon teman, membaca buku, atau mendengarkan musik.

Meskipun hanya beberapa menit, melakukan hal yang kamu sukai dapat menyegarkan pikiranmu.

Selalu mendampingi anak yang didiagnosis kanker merupakan hal yang sangat penting dan harus dilakukan oleh orang tua dan caregiver. Dukungan dari orang-orang terdekat dapat membantu anak menjadi lebih kuat dalam melewati masa sulit.

Jaga kesehatan kamu dan keluarga dengan konsultasi rutin bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

Reference

Cancer Care. Diakses pada 30 September 2020. Supporting a Child with Cancer 

Cancer Treatment Center of America. Diakses pada 30 September 2020. Tips for Caregivers 

National Cancer Institute (2020). Diakses pada 30 September 2020. Support for Families When a Child Has Cancer 

    register-docotr