Kesehatan Seksual

Masturbasi Bisa Menghambat Pertumbuhan Tinggi Badan Remaja, Benar atau Tidak?

March 22, 2021 | Muhammad Hanif S. | dr. Pitoyo Marbun
feature image

Masturbasi adalah aktivitas seksual yang umumnya dilakukan tanpa melibatkan orang lain. Aktivitas itu bisa dilakukan oleh siapa saja, termasuk remaja. Pada remaja, tak sedikit yang bertanya apakah masturbasi menghambat pertumbuhan badan atau tidak.

Lantas, apakah masturbasi adalah hal yang normal jika dilakukan saat remaja? Serta, benarkah hal itu bisa berdampak buruk pada pertumbuhan badan? Yuk, temukan jawabannya dengan ulasan berikut ini!

Apa itu masturbasi?

Dikutip dari Web MD, masturbasi adalah rangsangan pada alat kelamin yang dilakukan secara mandiri, biasanya bertujuan untuk mencapai puncak gairah seksual atau klimaks yang sering disebut orgasme.

Masturbasi biasa dilakukan dengan menyentuh, membelai, atau memijat organ genital seperti penis atau klitoris sampai terjadinya orgasme. Beberapa wanita juga melakukan masturbasi dengan bantuan alat atau sex toys, seperti vibrator.

Menurut sebuah studi oleh beberapa peneliti di Amerika Serikat, masturbasi adalah aktivitas yang bisa dilakukan siapa saja. Tak hanya terbatas pada jenis kelamin, tapi juga usia. Ya, masturbasi juga merupakan hal yang umum dilakukan oleh para remaja setelah mengalami pubertas.

Baca juga: Seks Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak dan Pulas, Benarkah?

Masturbasi saat remaja, normal atau tidak?

Masturbasi adalah aktivitas yang sangat normal. Menurut Planned Parenthood, meski kebanyakan orang cenderung tidak membahasnya di tempat umum, tapi hampir semua orang pernah melakukannya.

Pada remaja, hal itu juga bukan merupakan sesuatu yang terlarang. Masturbasi bisa menjadi cara atau perilaku remaja dalam mempraktikkan kehidupan seksnya. Tak hanya laki-laki, menurut penelitian, banyak remaja perempuan (berusia 14-17 tahun) juga mengaku pernah melakukannya.

Kids Health menjelaskan, anak dan remaja memiliki rasa keingintahuan yang tinggi, termasuk terhadap tubuhnya sendiri. Pada remaja, masturbasi adalah perilaku seksual yang aman. Di sini, peran orang tua diperlukan untuk memberi edukasi yang tepat.

Sebab, pada usia 14 hingga 17 tahun, rasa penasaran remaja ada pada fase puncaknya. Jika tidak diarahkan oleh orang tua, ada beberapa dampak buruk yang bisa terjadi, seperti:

  • Sibuk dengan konten pornografi
  • Terlibat dalam aktivitas seksual dengan anak yang jauh lebih muda
  • Memaksa orang lain untuk melakukan aktivitas seksual bersama, ini bisa dikategorikan sebagai tindakan kejahatan atau kriminal

Benarkah masturbasi menghambat pertumbuhan tinggi badan?

Tak sedikit orang yang bertanya apakah masturbasi menghambat pertumbuhan tubuh remaja atau tidak. Sebab, masa pubertas adalah waktu di mana tubuh akan mengalami fase pertumbuhan terbaik. Sebelum 18 tahun, tulang akan terus tumbuh dan memengaruhi tinggi badan.

Lantas, benarkah masturbasi menghambat pertumbuhan badan remaja? Jawabannya adalah tidak. Menurut penjelasan Robyn Miller, MD, pakar kesehatan anak di Amerika Serikat, masturbasi sama sekali tidak akan mengganggu pertumbuhan seseorang.

Masturbasi adalah aktivitas seksual yang berhubungan dengan organ genital, tidak ada kaitannya dengan proses pertumbuhan tinggi badan.

Anggapan masturbasi menghambat pertumbuhan adalah mitos yang terlanjur menyebar, seperti kabar burung tentang efeknya pada masalah mental dan memicu kebutaan.

Batasan normal untuk masturbasi

Tak sedikit orang, termasuk remaja, yang khawatir tentang masturbasi berlebihan. Sebenarnya, tidak ada batasan kapan masturbasi dianggap sebagai sesuatu yang tidak normal. Bahkan, seseorang mungkin dapat melakukannya lebih dari sekali dalam sehari, dan itu adalah normal.

Masturbasi dianggap menjadi sebuah masalah jika telah mengganggu aktivitas harian, seperti pergi ke sekolah, bekerja, berkumpul bersama teman dan keluarga, serta kegiatan lainnya. Selama tidak ada aktivitas yang terganggu, masturbasi adalah hal yang sangat normal untuk dilakukan.

Kelebihan dan kekurangan masturbasi

Percaya atau tidak, ternyata masturbasi memiliki banyak manfaat untuk tubuh, lho. Dikutip dari Medical News Today, masturbasi bisa berdampak baik pada kesehatan fisik dan mental, seperti:

  • Meredakan stres
  • Meningkatkan kualitas tidur
  • Meredakan rasa sakit
  • Memperbaiki suasana hati atau mood
  • Memberi ketenangan dan rasa rileks
  • Meredakan kram menstruasi

Namun, masturbasi yang dilakukan terlalu sering juga dipercaya dapat menurunkan gairah seks saat berhubungan intim dengan pasangan. Misalnya, alat kelamin menjadi kurang sensitif terhadap rangsangan yang diberikan oleh pasangan.

Nah, itulah ulasan tentang apakah masturbasi menghambat pertumbuhan badan atau tidak. Meski memiliki manfaat untuk fisik dan mental, tetap pastikan agar masturbasi tidak sampai mengganggu kegiatan utamamu, ya!

Konsultasikan masalah kesehatan kamu dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

  1. KidsHealth, diakses 9 Maret 2021, Sexual Behaviour In Children & Young People.
  2. KidsHealth, diakses 9 Maret 2021, Can Masturbation Stunt My Growth?
  3. KidsHealth, diakses 9 Maret 2021, Growth and Your 13- to 18-Year-Old.
  4. Medical News Today, diakses 9 Maret 2021, Are there side effects to masturbation?
  5. WebMD, diakses 9 Maret 2021, What is Masturbation?
  6. JAMA Network, diakses 9 Maret 2021, Prevalence, Frequency, and Associations of Masturbation With Partnered Sexual Behaviors Among US Adolescents.
  7. Planned Parenthood, diakses 9 Maret 2021, Masturbation.

    register-docotr