Kesehatan Seksual

Gairah Seks Meningkat Jelang Menstruasi, Apakah Normal?

October 21, 2020 | Nanda Hadiyanti | dr. Pitoyo Marbun
no-image

Kamu pernah memiliki pertanyaan seputar gairah seksual? Pastinya ada sedikit ragu atau rasa malu saat ingin bertanya. Termasuk saat kamu mengalami peningkatan gairah seksual menjelang menstruasi.

Kamu mungkin akan bertanya-tanya, apakah hal tersebut normal atau justru menjadi pertanda ada yang salah dengan dirimu. Nah, berikut penjelasan selengkapnya tentang peningkatan gairak seks sebelum menstruasi.

Apakah normal jika gairah seksual meningkat sebelum menstruasi?

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa peningkatan gairah seksual adalah hal normal menjelang masa ovulasi. Umumnya, masa ovulasi sekitar dua minggu sebelum waktu menstruasi.

Apa yang menyebabkan kondisi tersebut terjadi?

Belum ada alasan pasti yang dapat menjelaskan kenapa hal tersebut terjadi. Namun ada beberapa teori yang dianggap menjadi penyebab meningkatnya gairah seksual menjelang menstruasi.

Salah satu teori tersebut menyebutkan peningkatan gairah seksual terkait dengan perubahan hormon mendekati waktu ovulasi. Selain itu, ovulasi adalah masa paling subur, sehingga memengaruhi kebutuhan biologis untuk bereproduksi.

Meski belum ada penelitian yang khusus membahas hal tersebut, beberapa ahli mengatakan teori tersebut masuk akal. Di luar itu, beberapa alasan lain yang dianggap menyebabkan meningkatkan gairah seksual mendekati menstruasi, yaitu:

1. Pengaruh keputihan

Mendekati waktu menstruasi, wanita normal mengalami keputihan. Keputihan tersebut cenderung lebih banyak dan dapat menghasilkan lebih banyak pelumasan.

Karena kondisi tersebut, dapat membuat area genital lebih sensitif dengan rangsangan. Bagi beberapa orang, keputihan menjelang menstruasi dapat menimbulkan perasaan mudah terangsang.

2. Kembung jelang menstruasi

Dilansir dari Healthline, banyak wanita yang mengalami kembung sebelum menstruasi. Terkadang kembung juga bisa terjadi selama menstruasi berlangsung. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa kembung dapat terjadi karena pengaruh perubahan hormon estrogen dan progesteron.

Hubungannya dengan gairah seksual adalah kembung yang terjadi dapat memberi tekanan pada titik G Spot atau yang disebut sebagai titik kepuasan wanita saat berhubungan seksual.

Walaupun tidak diketahui pasti posisinya, namun G Spot teletak di daerah panggul. Tekanan dari perut kembung dapat menjadi rangsangan dan membuat area tersebut lebih sensitif.

Hal ini dikaitkan dengan fakta bahwa rahim yang membesar dapat menekan ujung saraf vulva. Meski hanya menekan ujung saraf tapi dapat memberikan efek pada seluruh area di sekitar vulva.

3. Berkaitan dengan premenstrual syndrome (PMS)

PMS dimulai di antara 5 hingga 11 hari jelang menstruasi. Wanita umumnya akan merasakan lelah, berjerawat, kram perut hingga menginginkan makanan tertentu sepanjang masa PMS.

Orgasme diketahui dapat meredakan gejala PMS yang mengganggu seperti kram perut atau kelelahan. Karena orgasme dapat melepaskan endorfin yang meningkatkan suasana hati.

Bukan cuma dapat mengatasi kram dan lelah, sebuah penelitian mengungkap seks juga dapat mengatasi migrain yang muncul pada beberapa wanita jelang menstruasi.

Apa yang harus dilakukan jika mengalami peningkatan gairah seksual?

Peningkatan gairah seksual sebelum menstruasi adalah hal normal dan wajar. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan dari sisi kesehatan. Namun, jika kamu tidak tahu bagaimana bisa menyalurkan keinginan tersebut, coba lakukanlah beberapa hal berikut.

1. Bicarakan dengan pasangan

Meski bagi beberapa orang terasa aneh, namun membicarakan keinginan seksual yang meningkat bisa membuat hubungan dengan pasangan lebih erat.

Jika kamu membicarakannya dengan terbuka, pasangan mungkin akan memahami dan kamu bisa menyesuaikan waktu untuk berhubungan seksual.

2. Menyalurkan energi

Tidak ingin memaksakan pasangan untuk berhubungan saat kamu mengalami peningkatan gairah seksual? Kamu bisa mengatasinya dengan menyalurkan energi melalui kegiatan lain.

Dilansir dari netdoctor.co.uk, berbagai olahraga bisa dijadikan sarana menyalurkan energi dorongan seksual yang tinggi. Misalkan saja lari jarak jauh atau yoga.

3. Cari kesibukan supaya melupakan dorongan seksual

Melakukan kegiatan lain, menyibukan diri dapat membuat kamu melupakan dorongan seksual yang meningkat. Carilah kegiatan baru yang menarik perhatianmu dan membutuhkan fokus untuk melakukannya.

Kegiatan seperti belajar memasak atau bermain alat musik dapat mengalihkan perhatianmu. Jika kamu sibuk dengan hal lain, tidak terlalu memikirkan gairah seks, keinginan itu akan berlalu dengan sendirinya.

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

Healthline, diakses 20 Oktober 2020
Why Do Some People Get Horny Before Their Period?
Verywellfamily, diakses 20 Oktober 2020
Increased Sex Drive During Ovulation
Netdoctor, diakses 20 Oktober 2020
High Sex Drive

    Berita Terkait
    register-docotr