Puasa

Inilah Alasan Kenapa Harus Kurangi Makan Junk Food saat Puasa

May 15, 2020 | Richaldo Hariandja
no-image

Menyantap makanan cepat saji (junk food) tidak bisa dipungkiri telah menjadi gaya hidup orang-orang di perkotaan. Padatnya rutinitas membuat banyak orang mengambil jalan pintas, termasuk membeli makanan. Tapi bagaimana jika kita makan junk food saat puasa?

Ketenaran junk food sebagai makanan utama tidak bisa diremehkan. Di Jakarta saja, berdasarkan sebuah penelitian, 52 persen penduduknya menjadikan junk food sebagai alternatif sarapan.

Dalam penelitian yang dilakukan pada 13.890 responden tersebut menemukan fakta bahwa pemilihan junk food sebagai makanan dilakukan karena kepraktisan dan kemudahan untuk mendapatkannya, hal ini ditunjukan oleh sekitar 62 persen responden.

Sayangnya, tidak semua orang sadar akan kandungan dari junk food. Fakta ini ditunjukan oleh 89 persen responden dalam penelitian tersebut yang tidak melakukan pengecekan terhadap kandungan nutrisi pada kemasan junk food yang dikonsumsi.

Lalu bagaimana kaitannya dengan makan junk food saat puasa? Berikut penjelasannya.

Makan junk food saat puasa bikin cepat lapar

Istilah manis di bibir sangat bisa disematkan pada junk food. Bagaimana tidak, di balik rasanya yang lezat, ternyata junk food justru memberikan kekenyangan semu, lho.

Ini bisa dilihat dari kandungan junk food yang memiliki sedikit kandungan serat. Padahal mengonsumsi serat yang banyak perlu kamu lakukan saat puasa supaya kenyangmu lebih tahan lama.

Oleh karena itu, makanlah makanan yang memiliki banyak serat seperti buah dan sayuran.

Junk food sulit dicerna saat puasa

Kesulitan mencerna membuat metabolisme tubuh jadi tidak teratur. Jika seharusnya butuh banyak energi untuk memproses makanan, maka kamu hanya perlu sedikit energi saat mencerna junk food.

Dengan demikian, puasa justru akan membuatmu lebih gemuk dan tidak sehat. Jika kamu masih cuek, maka risiko terkena penyakit obesitas semakin besar.

Junk food bikin perut tak nyaman

Selain lemak, junk food juga kaya akan sodium atau garam sebagai bahan utama yang membuatnya menjadi lezat. Sayangnya, kedua elemen ini justru berdampak buruk bagi perut.

Perut akan terasa tidak nyaman karena kembung dan lebih besar setelah makan. Kebayangkan bagaimana melanjutkan aktivitasmu setelah berbuka dengan junk food?

Manfaat puasa hilang karena junk food

Tak bisa dipungkiri jika puasa menghadirkan efek kesehatan yang baik bagi tubuh. Akan tetapi pencapaian ini akan runtuh hanya karena kamu menjadikan makanan cepat saji sebagai makanan utamamu pada saat buka atau sahur.

Efek seperti mengurangi risiko diabetes dan sakit jantung akan hilang karena kandungan dari junk food yang tidak sehat.

Dengan makanan cepat saji, maka kamu akan membuat gula darahmu terganggu. Akibatnya, resistensi insulinmu akan meningkat. Kondisi ini tidak bagus, apalagi jika kamu penderita diabetes tipe 2.

Oleh karena itu, makanlah makanan yang lebih sehat dan mengandung banyak vitamin, mineral dan senyawa fitokimia yang bagus untuk kesehatan kamu saat puasa.


Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

.

Reference
  1. Medcom.id (2016) diakses 24 April 2020. https://www.medcom.id/rona/kesehatan/4baXv3WN-survei-52-orang-jakarta-jadikan-junk-food-sebagai-sarapan
  2. Healthline.com (2017) diakses 24 April 2020. https://www.healthline.com/nutrition/junk-food-and-metabolism#section6
  3. Healthline.com (2019) diakses 24 April 2020. https://www.healthline.com/nutrition/avoiding-junk-food#bottom-line
  4. Nutrition.org.uk (2020) diakses 24 April 2020. https://www.nutrition.org.uk/healthyliving/seasons/ramadan.html?__cf_chl_jschl_tk__=887fcf8d127e0b0eafa6feecbbf610e4fae95569-1587712073-0-AQ-9hmjFbMbpQ6U5e0ZOw3m3qqUysccNBXF92uRC7EOMZym_9wNnwdTVCQOtDGCe5MMP9TAbFVttiEUdPFjbXxYcJ6ruhfkXtCbWCRd8ONfAxZPOjrqlZhhEkc4x0BK6M7b8Fd7hiNlx3o0Cz3H1J-NKxoTK8SRu045U9ar7JupluzPMk33RShht78f5Tjj2ueDLXHTLqZJKQYvVNugiAkcRRbzf4Cor67ggpTbgRlonponJ3pyszPo0oEKlTs7bDrl3IZIWUhxedlTVwuSXPdOCSD_LdrwR2ZALa8RmzAFFvsLrhjP8_k9S7F27e5C6ZafZM_F8UGYUHu0q9sneJz0eudnikFvsGnBvIxnJ_wUEUl4Il43jJI4Ss0sqkyTCxA
  5. Healthxchange.sg (2020) diakses 24 April 2020. https://www.healthxchange.sg/food-nutrition/food-tips/ramadan-fasting-eat-suhoor
  6. Healthline.com (2019) diakses 24 April 2020. https://www.healthline.com/nutrition/what-breaks-a-fast#fast-friendly-foods
  7. Healthline.com (2018) diakses 24 April 2020. https://www.healthline.com/health/fast-food-effects-on-body#digestive-and-cardiovascular-systems
    Berita Terkait
    register-docotr