Kesehatan Pria

Mitos atau Fakta: Seledri Bisa Meningkatkan Kesuburan Pria

January 8, 2021 | Richaldo Hariandja | dr. Pitoyo Marbun
feature image

Konsumsi daun seledri dan jusnya belakangan ini meningkat seiring dengan rumor beberapa manfaatnya. Salah satunya adalah meningkatkan kesuburan pria.

Sayangnya, tidak banyak data atau kajian yang dapat membuktikan secara spesifik manfaat dari mengonsumsi seledri.

Manfaat seledri yang dipercaya bagi kesuburan pria

Dilansir Healthline, berikut ini adalah pembuktian ilmiah terhadap manfaat yang digadang-gadang terdapat dalam seledri:

Level androsteron seledri

Seledri dikatakan memiliki kandungan androsteron yang tinggi dan dapat meningkatkan level testosteron dan dorongan seksual pada pria. Androsteron sendiri merupakan metabolit steroid dari hormon testosteron

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Pharmaceutical Biology memang menyebut seledri mengandung androsteron. Tapi sampai saat ini belum ada penelitian lain yang dapat membuktikan kalau konsumsi seledri dapat meningkatkan dorongan seksual pria.

Seledri disebut sebagai afrosidiak

Afrosidiak merupakan makanan atau obat yang dapat menstimulasi gairah seksual. Seledri dirumorkan sebagai afrosidiak karena adanya feromon. Feromon sendiri merupakan hormon yang salah satu fungsinya adalah meningkatkan ketertarikan seksual.

Penelitian yang diterbitkan dalam The Journal of Physiology memang memberi catatan yang menyebutkan kalau androsteron merupakan feromon, karena zat ini ditemukan di keringat manusia dalam jumlah yang kecil.

Meskipun demikian, belum ada penelitian yang menyebutkan secara gamblang kalau seledri bisa diklaim sebagai afrosidiak. Butuh lebih banyak data untuk mengonfirmasi efek ini.

Potensi manfaat seledri lainnya

Meskipun data dan kajian terkait seledri yang bisa meningkatkan kesehatan seksual pria sangat terbatas, tapi berikut ini adalah potensi seledri bagi kesehatan yang perlu kamu tahu:

Meningkatkan fertilitas

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Evidence-Based Complementary & Alternative Medicine menyebut kalau seledri kaya akan antioksidan. Dalam hal ini seledri mengandung vitamin C dan fitonutrien yang tinggi.

Antioksidan memang dapat menurunkan risiko berbagai penyakit. Namun yang menarik, antioksidan pun bisa meningkatkan kesehatan seksual pria, lho!

Hal ini disebut dalam penelitian yang diterbitkan pada tahun 2019. Sementara penelitian yang diterbitkan dalam Avicenna Journal of Phytomedicine menemukan adanya peningkatan produksi sperma yang terjadi pada hewan percobaan yang diberikan ekstrak daun seledri.

Meskipun demikian, penelitian terhadap manusia masih perlu dilakukan untuk membuktikan hal ini lebih lanjut. Yang perlu kamu ingat, konsentrasi seledri yang diekstraksi tentu lebih pekat daripada makan atau minum jusnya.

Menurunkan tekanan darah

Seledri dan jusnya juga memiliki potensi untuk mengontrol tekanan darah. Hal ini disinyalir disebabkan oleh nitrat alami dalam seledri yang dapat meningkatkan kesehatan jantung dan menurunkan tekanan darah.

Tekanan darah sendiri sejak lama sudah dikaitkan dengan disfungsi ereksi pada pria. Salah satunya disebutkan dalam penelitian yang diterbitkan International Journal of Hypertension.

Sementara pada penelitian lainnya, dikatakan kalau konsumsi buah dan sayuran, termasuk seledri, dapat meringankan gejala disfungsi ereksi. Meskipun demikian, masih diperlukan penelitian dan data lebih lanjut untuk membuktikan manfaat ini secara spesifik.

Kaya akan vitamin K

Seledri memiliki kandungan vitamin K yang tinggi. Dilansir Healthline, dalam satu wadah seledri berukuran 124 gram mampu memenuhi 30 persen kebutuhan vitamin K pria.

Vitamin K sendiri merupakan salah satu nutrisi yang penting untuk pembekuan darah dan kesehatan tulang. Meskipun bakteri di usus dapat menghasilkan vitamin K, kamu tetap membutuhkan sumber lain untuk memenuhi kebutuhan harian sebesar 120 mcg.

Nutrisi lain seledri

Ahli gizi Orlando, Amerika Serikat, Megan Ware dalam keterangannya di laman Livescience menyebut daun seledri mengandung folat, potasium serat dan molibdenum yang baik untuk kesehatan tubuh kamu. 

Untuk vitamin, seledri mengandung sedikit vitamin C, vitamin A dan beberapa vitamin B. “Seledri juga secara alami rendah kalori, karbohidrat, lemak dan kolesterol,” ucap Ware dalam laman tersebut.

Demikianlah berbagai penjelasan tentang seledri dan manfaatnya bagi kesehatan pria. Meskipun manfaatnya terhadap beberapa hal yang spesifik belum terbukti, bukan berarti sayuran ini tidak layak konsumsi, lho!

Pastikan untuk mengecek kesehatan Anda dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Download di sini untuk berkonsultasi dengan mitra dokter kami.

Reference
  1. Healthline, diakses 08 Januari 2021. Celery Benefits for Men: Fact or Fiction?
  2. Livescience, diakses 08 Januari 2021. Celery: Health Benefits & Nutrition Facts
  3. National Library of Medicine, diakses 08 Januari 2021. Ability to perceive androstenone can be acquired by ostensibly anosmic people
  4. National Library of Medicine, diakses 08 Januari 2021. The scents of androstenone in humans
  5. National Library of Medicine, diakses 08 Januari 2021. Antioxidants and Male Fertility: From Molecular Studies to Clinical Evidence
  6. National Library of Medicine, diakses 08 Januari 2021. Effects of aqueous extract of celery (Apium graveolens L.) leaves on spermatogenesis in healthy male rats
  7. National Library of Medicine, diakses 08 Januari 2021. Erectile Dysfunction and Hypertension: Impact on Cardiovascular Risk and Treatment
    register-docotr