Kesehatan Pria

6 Penyebab Sakit Selangkangan pada Pria dan Cara Mengatasinya

November 3, 2020 | Dewi Nurfitriyana | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Selangkangan adalah daerah pertemuan antara paha atas dengan perut bagian bawah. Nyeri di area ini bisa muncul dari kondisi yang memengaruhi berbagai organ, termasuk organ reproduksi pria.

Sakit selangkangan juga bisa terjadi secara akut (serangan tiba-tiba), maupun bertahan lama (kronis), tergantung pada penyebab spesifiknya. Yuk, kenali apa saja penyebab dan cara untuk mengatasi gangguan kesehatan ini.

Baca juga: Kekurangan Hormon Testosteron, Penyebab Utama Pria Mengalami Menopause!

Apa yang menyebabkan sakit selangkangan pada pria?

Nyeri selangkangan merupakan kondisi yang bisa terjadi pada siapa saja. Penyebab paling umumnya adalah ketegangan pada otot, ligamen, atau tendon di area selangkangan.

Jika kamu sering bermain olahraga seperti sepak bola, rugby, atau hoki, kemungkinan kamu akan mengalami gangguan ini pada saat-saat tertentu. Penyebab umum lainnya dari kondisi ini adalah:

1. Hernia inguinalis

Ini terjadi ketika lemak atau lingkaran usus mendorong melalui titik lemah di otot perut bagian bawah (perut). Kamu mungkin melihat tonjolan di selangkangan atau skrotum.

Seperempat dari semua pria akan mengembangkan masalah ini selama hidup mereka. Jika usus atau lemak tersangkut di dinding otot perut, suplai darahnya mungkin terputus. Itu disebut hernia tercekik.

2. Prostatitis

Ini adalah pembengkakan atau infeksi pada kelenjar prostat. Selain rasa nyeri, kamu mungkin juga akan mengalami kesulitan buang air kecil.

3. Epididimitis

Kondisi ini ditandai dengan pembengkakan di tabung tempat sperma disimpan yang disebut epididimis. Paling sering, infeksi menyebabkannya.

4. Orkitis

Ini merupakan pembengkakan di salah satu atau kedua testis yang dapat menyebabkan masalah kesuburan. Infeksi yang sama di belakang epididimitis dapat menyebabkan orkitis.

Kedua kondisi tersebut dapat terjadi pada waktu yang bersamaan. Terkadang, virus gondong juga dapat memicu orkitis.

Jika bakteri adalah penyebab kedua kondisi tersebut, maka antibiotik dapat membersihkannya.

5. Torsi testis

Ini terjadi ketika testis terpelintir di dalam skrotum. Gejalanya mungkin terasa seperti kamu ditendang di selangkangan. Bukan hal yang sepele, kamu harus segera mencari bantuan medis jika mengalami kondisi ini.

Jika tidak diputuskan melalui pembedahan dalam beberapa jam, testis bisa mati. Situasi ini paling sering terjadi pada remaja laki-laki.

6. Masalah pinggul

Terkadang, nyeri pinggul akibat artritis atau masalah lain dapat menjalar ke selangkangan pria. Biasanya kondisi ini bertambah lambat dan mungkin terasa lebih buruk saat kamu mengemudi atau duduk di kursi rendah.

Untuk mengatasinya, dokter akan mencoba terapi fisik dan obat anti-inflamasi terlebih dahulu untuk mengatasi masalah tersebut. Kamu mungkin perlu dioperasi jika tindakan ini tidak berhasil.

Gejala nyeri selangkangan

Gejala penyakit ini pada pria akan sangat tergantung pada penyebabnya, beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:

Gejala akibat inguinal hernia

Dilansir dari Webmd, gejala nyeri selangkangan akibat kondisi ini meliputi:

  1. Muncul tonjolan di selangkangan atau skrotum
  2. Terdapat tanda kemerahan atau nyeri tiba-tiba di dekat tonjolan
  3. Tidak bisa buang air besar atau buang angin
  4. Mual, muntah, demam

Gejala akibat prostatitis

Ini adalah pembengkakan atau infeksi pada kelenjar prostat. Selain rasa nyeri pada selangkangan, besar kemungkinan kamu juga akan mengalami kesulitan buang air kecil.

Gejala akibat epididimitis

Epididimitis adalah semacam tabung tempat sperma yang disimpan dalam tubuh pria. Ketika ini mengalami pembengkakan, kamu akan merasakan nyeri selangkangan yang disertai:

  1. Sakit saat buang air kecil
  2. Demam, dan
  3. Keluarnya cairan putih seperti susu dari penis

Baca juga: Cairan Mani Berwarna Kuning, Apa Penyebabnya?

Diagnosis yang dilakukan

Sebagian besar kasus ini tidak memerlukan penanganan medis secara khusus.

Namun, kamu harus memeriksakan diri ke dokter jika mengalami rasa sakit yang parah dan berkepanjangan. Apalagi jika disertai demam atau bengkak, karena hal ini mungkin menunjukkan penyakit yang lebih serius.

Dokter akan mengevaluasi gejala dan bertanya tentang aktivitas fisik terbaru yang kamu lakukan.

Informasi ini akan membantu dokter mendiagnosis masalahnya. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik pada area selangkangan bersama dengan tes lainnya.

Perawatan rumahan untuk sakit selangkangan pada pria

Dilansir dari Mayoclinic, apabila nyeri selangkangan disebabkan oleh ketegangan atau keseleo, kamu bisa melakukan beberapa tindakan berikut untuk membantu mengatasinya:

  1. Konsumsi pereda nyeri yang dijual bebas seperti ibuprofen atau acetaminophen
  2. Letakkan kantong es atau kantong kacang polong beku yang terbungkus dengan handuk pada area yang sakit selama 20 sampai 30 menit dua sampai empat kali sehari.
  3. Hentikan sementara kegiatan olahraga untuk menyembuhkan ketegangan atau keseleo di selangkangan.

Langkah penanganan medis

Jika penyebab nyeri selangkangan adalah patah tulang, maka kemungkinan besar tindakan operasi akan diperlukan untuk memperbaiki kondisi ini. Kamu mungkin juga memerlukan prosedur pembedahan jika hernia inguinalis adalah penyebab gejala nyeri selangkangan yang kamu alami.

Terapi fisik juga dapat dianjurkan untuk meredakan keluhan ini. Umumnya ini akan melibatkan campuran antara latihan peregangan dan penguatan.

Sebagai langkah pelengkap, dokter atau tenaga terapis juga bisa membungkus area selangkangan dengan pakaian kompresi atau plester atletik. Tujuannya adalah untuk membantu meredakan pembengkakan.

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

What Causes Groin Pain and How to Treat It https://www.healthline.com/health/groin-pain#treatment diakses pada 2 November 2020

Why Does My Groin Hurt? https://www.webmd.com/men/my-groin-hurt#1 diakses pada 2 November 2020

Groin Pain (Male) https://www.mayoclinic.org/symptoms/groin-pain/basics/when-to-see-doctor/sym-20050652 diakses pada 2 November 2020

    register-docotr