Kamus Penyakit

Wajib Tahu, Ini Faktor Penyebab dan Cara Mengatasi Ejakulasi Dini

May 18, 2020 | Husni Efendi | dr. Pitoyo Marbun
no-image

Ejakulasi dini menjadi salah satu kondisi yang umum dialami oleh para pria. Dapat menurunkan rasa percaya diri, ada beberapa cara mengatasi ejakulasi dini yang perlu kamu tahu.

Dengan lebih mengetahui apa itu ejakulasi dini, mengenal penyebab atau gejalanya, dan bagaimana kemudian cara mengatasi ejakulasi dini, kondisi ini kemungkinan besar bisa lebih mudah diatasi.

Apa itu ejakulasi dini?

Ejakulasi dini adalah bentuk disfungsi seksual yang dapat memengaruhi kualitas kehidupan seks pria. Hal itu terjadi saat orgasme atau klimaks dalam berhubungan seks lebih cepat dari yang diinginkan.

Kadang-kadang mungkin ada komplikasi dengan alat reproduksi, tetapi ejakulasi dini juga dapat memengaruhi kepuasan seksual, baik untuk pria maupun pasangannya.

Dalam beberapa tahun terakhir, pengakuan dan pemahaman tentang disfungsi seksual pria telah meningkat, artinya kemudian ada pemahaman yang lebih baik tentang masalah-masalah yang dapat ditimbulkan darinya.

Pengobatan dan cara mengatasi ejakulasi dini

Dalam kebanyakan kasus, ada penyebab psikologis. Jika persoalan ejakulasi dini terjadi pada awal hubungan, hal tersebut sering terselesaikan seiring berjalannya waktu.

Namun, jika masalahnya lebih parah, dokter dapat merekomendasikan konseling dari ahli terapi spesialisasi dalam hubungan seksual.

Tidak ada obat yang secara resmi dilisensikan di Amerika Serikat untuk mengobati ejakulasi dini, tetapi beberapa antidepresan telah ditemukan membantu beberapa pria menunda ejakulasi dini.

Seorang dokter tidak akan meresepkan obat apa pun sebelum mengambil riwayat seks terperinci untuk mencapai diagnosis ejakulasi dini yang jelas. Penanganan dengan obat dapat memiliki efek buruk, dan pasien harus selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan obat apa pun.

Misal seperti dapoxetine yang digunakan di banyak negara untuk mengobati beberapa kasus ejakulasi dini. Ini adalah jenis obat yang juga berlisensi untuk mengobati ejakulasi dini.

Namun, kriteria tertentu harus dipenuhi, artinya sebelum mengonsumsi obat ini harus konsultasi dengan dokter.

Obat tersebut dapat digunakan jika:

  • Seks vaginal berlangsung kurang dari 2 menit sebelum ejakulasi terjadi
  • Ejakulasi terus-menerus atau berulang terjadi setelah mendapat sedikit rangsangan seksual dan sebelum, selama, atau segera setelah penetrasi awal, dan juga sebelum ingin mencapai klimaks
  • Ada kontrol yang buruk atas ejakulasi
  • Sebagian besar upaya hubungan seksual dalam 6 bulan terakhir melibatkan ejakulasi dini

Yang harus diperhatikan, efek samping dari dapoxetine bisa menyebabkan mual, diare, pusing, dan sakit kepala.

Obat topikal untuk mengatasi ejakulasi dini

Beberapa terapi obat topikal dapat diterapkan pada penis sebelum berhubungan seks, dengan atau tanpa kondom. Contohnya termasuk lidokain atau prilokain, yang dapat meningkatkan jumlah waktu sebelum ejakulasi.

Namun, penggunaan obat topikal atau anestesi yang lebih lama dapat menyebabkan mati rasa dan hilangnya ereksi.

Sensasi berkurang yang diciptakan oleh obat topikal (krim) mungkin tidak dapat dinikmati oleh pria, dan mati rasa akibat obat tersebut dapat memengaruhi pasangan perempuan juga.

Cara dan perawatan mengatasi ejakulasi dini yang bisa dilakukan di rumah

Dua metode yang dapat bermanfaat bagi pria adalah:

  • Metode start-and-stop:

Ini bertujuan untuk meningkatkan kontrol pria terhadap ejakulasi. Baik pria atau pasangannya berhenti melakukan stimulasi seksual pada titik ketika dia merasa dia akan mengalami orgasme, dan mereka melanjutkan begitu sensasi orgasme yang akan datang telah mereda.

  • Metode meremas:

Dilakukan pria dengan cara meremas ujung penisnya (remasan yang dilakukan untuk menahan orgasme). Metode tersebut juga bisa dilakukan oleh pasangan. Hal tersebut dilakukan selama 30 detik sebelum memulai kembali stimulasi.

Pria mencoba melakukan dua hal tadi, dan diulang tiga atau empat kali sebelum membiarkan dirinya berejakulasi.

Dua metode itu penting untuk dicoba, dan jika masalahnya berlanjut, mungkin perlu segera berkonsultasi dengan dokter.

Latihan fisik

Latihan kegel, yang bertujuan untuk memperkuat otot-otot dasar pinggul, dapat membantu pria untuk mengatasi gangguan ejakulasi dini.  

Sebuah penelitian dilakukan kepada 40 pria dan menjalani terapi fisik yang melibatkan latihan physio-kinesioterapi yang bertujuan untuk mencapai kontraksi otot dan latihan biofeedback, yang membantu memahami bagaimana mengendalikan kontraksi otot.

Mereka juga mengikuti serangkaian latihan mandiri. Hasilnya, setelah 12 minggu perawatan, lebih dari 80 persen peserta memperoleh tingkat kontrol atas refleks ejakulasi mereka.

Ada peningkatan waktu antara penetrasi dan ejakulasi setidaknya 60 detik.

Hal yang penting dari cara mengatasi ejakulasi dini, dan perlu dilakukan juga adalah menjaga pola makan, pola istirahat, olahraga yang teratur, dan juga mengendalikan stres.

Demikian rangkuman informasi tentang ejakulasi dini dan cara mengatasinya yang perlu kamu ketahui. Jika kondisi tetap berlanjut, segera konsultasikan ke dokter, ya!

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

– Medicalnewstoday.com, diakses 15 Mei 2020 – How to treat premature ejaculation

https://www.medicalnewstoday.com/articles/188527#exercises

 

– nhs.uk, diakses 15 Mei 2020 – Can premature ejaculation be controlled?

https://www.nhs.uk/common-health-questions/sexual-health/can-premature-ejaculation-be-controlled/

 

– webmd.com, diakses 15 Mei 2020 – What Is Premature Ejaculation?

https://www.webmd.com/men/what-is-premature-ejaculation#1

 

– mayoclinic, diakses 15 Mei 2020 – Premature ejaculation

https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/premature-ejaculation/symptoms-causes/syc-20354900

 

 

 

    Berita Terkait
    register-docotr