Kamus Penyakit

Ketahui Lebih Dalam, Ini Penyebab Sakit Perut Sebelah Kiri

January 28, 2021 | Ajeng Dwiri Banyu | dr. Raja Friska Yulanda
no-image

Sakit perut sebelah kiri sangat sering terjadi sehingga tidak perlu dikhawatirkan. Sisi kiri bawah perut merupakan tempat bagi usus besar dan ovarium kiri bagi wanita. Nyeri ringan yang terkadang muncul ini dapat hilang dengan sendirinya dalam satu atau dua hari. 

Jika rasa sakit terkait dengan kecelakaan atau cedera, maka harus segera menghubungi layanan darurat setempat. Minta seseorang juga untuk membantu kamu mendapatkan perawatan jika memiliki demam, nyeri parah, tinja berdarah, mual atau muntah, hingga kulit terlihat kuning. 

Penyebab rasa sakit di perut kiri bawah mungkin jinak, seperti akibat adanya gas atau yang lebih serius berupa kasus infeksi. Orang yang mengalami nyeri persisten atau muncul rasa sakit tiba-tiba perlu segera mencari pertolongan medis untuk penanganan lebih lanjut.

Baca juga: Cegah Sakit, Ini Vitamin yang Dibutuhkan Saat Puasa

Penyebab sakit perut sebelah kiri bawah

Ada beberapa kemungkinan penyebab sakit perut kiri bawah. Beberapa pemicu lebih umum dan jinak, sementara lainnya bisa serius sehingga memerlukan penanganan medis.

Nah, berikut sejumlah penyebab sakit perut kiri bawah yang perlu diketahui, yaitu:

1. Divertikulitis

Penyebab sakit pinggang sebelah kiri yang pertama adalah diverkulitis. Divertikulitis terjadi ketika divertikula atau kantong kecil di dinding usus terinfeksi dan meradang. 

Jumlah divertikula akan meningkat seiring dengan bertambahnya usia seseorang sehingga memiliki kemungkinan akan robek atau membengkak. Karena itu, nyeri divertikulitis lebih sering dirasakan oleh orang dewasa yang lebih tua.

Nyeri divertikulitis cenderung akan meningkat ketika seseorang makan atau tidak lama setelah makan. Gejala tambahan yang mungkin dirasakan, seperti demam, mual hingga muntah, serta perasaan kembung.

2. Penyakit celiac

Penyebab sakit perut sebelah kiri yang berikutnya adalah penyakit celiac. Penyakit celiac adalah suatu kondisi kronis yang terjadi pada saluran pencernaan ketika seseorang tidak dapat mencerna gluten.

Gluten sendiri merupakan protein yang ditemukan di dalam gandum dan beberapa makanan atau produk perawatan kesehatan.

Ketika seseorang menderita penyakit celiac, maka sistem kekebalan tubuh bagian usus diserang dan menyebabkan berbagai masalah pencernaan dan kekurangan vitamin.

Gejala penyakit ini akan ditandai dengan tekanan serta gas kembung, sakit di perut, kelelahan, penurunan berat badan, dan diare. Anak-anak yang menderita penyakit celiac juga akan mengalami kekurangan gizi serta hambatan pertumbuhan akibat kondisi tersebut.  

3. Gas

Gas sering terperangkap dalam saluran pencernaan ketika seseorang menelan udara saat makan atau melalui proses pencernaan alami. Biasanya, gas bukanlah yang perlu dikhawatirkan karena akan melewati rektum atau kerongkongan.

Gas yang terperangkap sementara di saluran pencernaan ini akan menyebabkan rasa sakit serta ketidaknyamanan. Beberapa gas ini didapat dari beberapa cara, seperti mencerna makanan yang cenderung melepaskan gas, merokok, mengunyah permen karet, serta makan berlebihan.

Jika nyeri akibat gas ditandai dengan gejala tambahan, maka segera bicarakan dengan dokter. Beberapa gejala tambahan yang dimaksud adalah penurunan berat badan yang tidak jelas penyebabnya, sembelit, darah dalam tinja, maag, serta muntah atau diare. 

4. Penyakit radang usus

Penyakit Crohn dan kolitis ulserativa adalah kondisi kronis yang dapat menyebabkan peradangan menyakitkan di saluran pencernaan. Penyakit Crohn paling umum terjadi di usus kecil, sementara kolitis ulserativa di usus besar.

Gejala yang paling umum dirasakan adalah sakit di perut dan diare berdarah. Selain itu, dapat juga menyebabkan demam dan penurunan berat badan yang tidak bisa dijelaskan penyebab pastinya.

5. Gangguan pencernaan

Penyebab sakit pinggang sebelah kiri lainnya adalah adanya gangguan di sistem pencernaan kita. Gangguan pada pencernaan disebabkan oleh penumpukan asam setelah makan.

Bagi kebanyakan orang, sakit pencernaan lebih sering terasa di bagian atas perut namun tak jarang juga terasa di sebelah kiri bawah.

Gejala gangguan pencernaan, termasuk sensasi terbakar, terasa sakit serta tidak nyaman, mulas, dan kembung. 

Baca juga: Bosan Minum Obat, Inilah Cara Alami Mengatasi Sesak Napas

Perut sakit sebelah kiri saat hamil

Saat hamil seorang wanita juga bisa merasakan nyeri atau sakit pada perut sebelah kiri mereka. Nyeri perut sebelah kiri saat hamil bisa disebabkan oleh beberapa faktor.

Berikut beberapa penyebab perut sakit sebelah kiri saat hamil:

1. Sembelit

Sembelit memang menjadi salah satu masalah yang umum dialami oleh ibu hamil. Kondisi sembelit bisa menyebabkan nyeri di bagian kiri bawah perut.

Selain nyeri, bisa juga sembelit sebabkan kram ringan. Saat sembelit ibu hamil akan jarang BAB dan saat BAB feses akan menjadi keras atau seperti bulatan pelet.

2. Nyeri ligamen panggul

Penyebab sakit perut sebelah saat hamil yang berikutnya adalah nyeri yang terjadi pada ligamen panggul. Kondisi ini biasanya mulai terjadi pada kehamilan 14 minggu hingga akhir kehamilan.

Hal ini karena rahim yang tumbuh membesar dan menarik struktur (ligamen bundar dan ligamen lebar) yang menahannya di tempatnya. Kondisi ini biasanya menyebabkan nyeri menusuk di salah satu atau kedua sisi perut (abdomen) dan kadang turun ke pinggul dan area genital.

3. Infeksi saluran kemih

ISK atau infeksi saluran kemih lebih sering terjadi pada kehamilan. Gejala yang biasa terjadi adalah nyeri saat buang air kecil dan frekuensi buang air kecil jadi lebih sering.

Selain itu Moms mungkin juga mengalami sakit perut dan suhu tinggi (demam) serta melihat ada darah di kencing Moms. Jika Moms merasakan nyeri, biasanya akan terasa di seluruh perut bagian bawah tetapi bisa di satu sisi jika Moms mengalami infeksi ginjal (pielonefritis).

4. Kehamilan ektopik

Penyebab perut sakit sebelah kiri saat hamil yang berikutnya adalah kehamilan ektopik adalah kehamilan yang tidak normal. Kehamilan ektopik adalah kehamilan yang tidak normal. Kondisi tersebut juga bisa memicu kram perut sebelah kiri.

Nyeri seringkali tiba-tiba dan bisa parah, tetapi bisa datang dalam beberapa hari. Selain perut, kadang-kadang nyeri juga bisa dirasakan pada area ujung bahu.

5. Penyebab sakit perut sebelah saat hamil tua

Nyeri panggul memengaruhi sendi yang menghubungkan dua tulang di bagian depan panggul, yang disebut simfisis pubis. Sendi ini menjadi kendur selama kehamilan, seringkali sejak 14 minggu setelah kehamilan.

Nyeri bisa parah dan biasanya dirasakan di atas simfisis pubis, tetapi bisa menyebar ke kuadran kanan bawah. Pada kehamilan selanjutnya, nyeri perut sebelah kiri dapat disebabkan oleh solusio plasenta atau proses persalinan.

Solusio plasenta terjadi ketika ada perdarahan antara bayi setelah lahir (plasenta) dan lapisan rahim. Persalinan terlalu cepat (persalinan prematur) jika terjadi sebelum 37 minggu.

Sakit perut sampai ke pinggang

Jika kamu sering mengalami sakit perut sampai menjalar ke pinggang, sebaiknya waspada. Sebab kondisi ini bisa menjadi tanda atau gejala penyakit tertentu.

Nyeri perut sampai ke pinggang bisa jadi gejala dari penyakit seperti:

  • Infeksi saluran kemih
  • Batu ginjal
  • Peradangan kantong empedu
  • Radang panggul
  • Cedera otot
  • Pada wanita bisa jadi gejala endometriosis, kista ovarium, hingga mioma rahim

Kamu disarankan untuk segera menghubungi dokter apabila sering mengalami sakit perut sebelah sampai ke pinggang, apalagi jika mengalami kondisi berikut ini:

  • Saat disentuh perut terasa sakit
  • Sakit yang dirasakan berasal dari cedera perut
  • Tidak bisa BAB
  • Sakit saat buang air kecil atau frekuensi kencing naik
  • Demam
  • Sering muntah selama beberapa hari

Sakit perut atas sebelah kiri

Selain di bagian bawah, sakit perut juga bisa terjadi di area atas. Sakit perut atas sebelah kiri bisa mengindikasikan beberapa kondisi di dalam tubuh. Berikut beberapa pemicu sakit perut sebelah kiri atas dekat tulang rusuk:

  • Perikardisitas (pembengkakan selaput perikardium di sekitar jantung)
  • Heartburn (sesak dada dengan sensasi terbakar)
  • Gastroesophageal reflux disease atau GERD (asam lambung naik)
  • Sindrom iritasi usus besar
  • Batu ginjal
  • Pankreatitis (radang pankreas)
  • Pembesaran limpa
  • Kostokondritis (peradangan pada tulang rawan)
  • Gejala awal serangan jantung.

Tak hanya itu, sakit perut sebelah kiri atas dekat tulang rusuk juga bisa menandakan adanya gangguan pada paru-paru, seperti pneumonia (radang paru) dan pleuritis (peradangan pada selaput pembungkus paru-paru).

Diagnosis untuk mengetahui penyebab sakit perut sebelah kiri

Dokter akan melakukan diagnosis terhadap rasa sakit atau kram perut sebelah kiri dengan beberapa pemeriksaan.

Pemeriksaan dapat berupa CT scan, pencitraan ultrasound, scan MRI, pemeriksaan fisik termasuk menekan area yang terasa sakit, serta endoskopi dengan memasukkan tabung berkamera melalui tenggorokan hingga ke perut.

Setelah hasil diagnosis diketahui, pengobatan akan dilakukan berdasarkan kondisi atau penyakit yang menjadi penyebab rasa sakit. Nyeri akibat infeksi seperti divertikulitis seringkali hanya memerlukan antibiotik dan istirahat cukup.

Untuk penanganan lebih lanjut, segera hubungi dokter ahli agar penyakit tidak semakin parah.

Jaga kesehatan kamu dan keluarga dengan konsultasi rutin bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

Reference
  1. Medical News Today (2018), diakses 30 April 2020. What causes pain in the lower left abdomen?
  2. Healthline (2017), diakses 30 April 2020. What’s Causing Pain in My Lower Left Abdomen?
  3. Patient. Diakses pada 7 November 2020. Left Lower Quadrant Pain in Pregnancy
  4. Healthline, diakses 28 Januari 2021, What’s Causing Pain Under My Ribs in the Upper Left Abdomen?
    Berita Terkait
    register-docotr