Kamus Penyakit

Gusi Bengkak Bikin Susah Makan dan Tidur, Begini Cara Mengatasinya

December 17, 2020 | Arianti Khairina | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Gusi bengkak tentu sangat mengganggu, tak hanya saat makan bahkan ketika tidur akan terasa sangat sakit. Namun, terkadang banyak orang belum tahu sebenarnya apa penyebab gusi bengkak?

Dilansir dari healthline.com, gusi atau bisa juga disebut sebagai gingiva merupakan bagian tubuh yang terletak di dalam mulut. Gusi ini sendiri terdiri atas jaringan mukosa yang menutupi tulang alveolar di dalam rongga mulut.

Perlu juga kamu ketahui bahwa gusi memiliki warna merah muda yang menandakan adanya pembuluh darah di baliknya.

Baca Juga: Sering Merasa Mual saat Puasa? Ternyata Ini Loh Penyebabnya!

Penyebab gusi bengkak

1. Menyikat gigi terlalu keras

Demi memiliki gigi bersih dan sehat banyak orang rajin menyikat gigi dengan keras. Padahal cara tersebut sangat tidak dianjurkan karena bisa mengganggu kesehatan gusi lho.

Menyikat gigi terlalu kencang dan keras juga bisa menjadi penyebab kondisi ini. Bukannya bersih dan sehat, gusimu malah akan terluka dan membuatnya bengkak.

2. Plak pada gigi

Keberadaan plak gigi juga bisa menjadi salah satu penyebab gusi bengkak dan sakit. Awal mula terjadinya plak gigi ini karena ada karang pada gigi. Plak gigi terbentuk dari sisa makanan yang tertinggal karena jarang menyikat gigi.

Tak hanya membuat gusi meradang, plak gigi juga membuat gigi kamu berubah warna menjadi kuning dengan sangat cepat. Jika hal tersebut tidak cepat ditangani akan menyebabkan infeksi dan gigi berlubang.

Jika kamu ingin membersihkan plak bisa dengan menyikat gigi hingga bersih secara teratur. Namun, mengatasi karang gigi sangat diperlukan bantuan dari dokter gigi.

3. Infeksi

Timbulnya infeksi disebabkan oleh jamur dan virus. Hal tersebut berpotensi menyebabkan pembengkakan pada gusi dengan sangat cepat.

Jika kamu menderita herpes, kondisi seperti ini dapat menyebabkan gingivostomatitis herpes akut atau menjadikan gusi bengkak.

Tak hanya itu saja sariawan yang merupakan hasil pertumbuhan berlebih dari fermentasi yang terjadi secara alami di mulut, juga bisa menyebabkan pembengkakan pada gusi.

4. Kanker mulut

Kamu perlu berhati-hati tumor kanker mungkin terlihat seperti pertumbuhan kecil, benjolan, atau penebalan kulit biasa lho.

Namun, ketika kamu mulai mengalami gejala lain seperti luka yang tidak kunjung sembuh, lapisan putih atau merah pada gusi sebaiknya mulai melakukan pemeriksaan lebih dengan dokter ya.

5. Abses

Penyakit gusi ini juga bisa disebabkan karena abses yang disebut periodontal. Infeksi bakteri menyebabkan kumpulan kecil benjolan berisi nanah. Abses mungkin terasa seperti benjolan yang lembut dan hangat.

Gusi bengkak bernanah ini harus segara ditangani. Gejala-gejala lain yang akan kamu rasakan ketika timbulnya abses gigi, yang bisa menyebabkan gusi bengkak bernanah, juga dapat meliputi rasa sakit berdenyut secara tiba-tiba.

Tak hanya itu saja rasa sakitnya menyebar sampai ke telinga, rahang, dan leher. Jika kamu mulai merasakan gejala-gejala gusi bengkak bernanah tersebut sebaiknya segera periksa ke dokter gigi.

Gusi bengkak karena gigi berlubang

Melansir dari Healthline, abses gigi seringkali disebabkan oleh gigi berlubang yang tidak ditangani, sehingga bakteri dapat menginfeksi gigi.

Gusi bengkak karena gigi berlubang hanya merupakan satu gejala saja, gejala lainnya dapat meliputi:

  • Rasa sakit
  • Rahang bengkak
  • Demam

Maka dari itu, gusi bengkak karena gigi berlubang ini harus segera ditangani.

6. Kista

Kista merupakan gelembung kecil yang terisi dengan udara, cairan, atau hal lunak lainnya. Tak banyak diketahui orang bahwa kista gigi juga dapat terbentuk pada gusi. Kebanyakan kista gigi terbentuk di sekitar akar gigi yang mati.

Kista ini akan tumbuh perlahan seiring waktu dan jarang menyebabkan gejala. Apabila cukup besar, kista dapat memberi tekanan pada gigi dan menyebabkan kelemahan pada rahang kamu lho.

Jika kamu mengalami kista gigi biasanya akan diangkat dengan prosedur bedah langsung. Selama prosedur berlangsung, kamu juga dapat merawat jaringan akar yang mati. Hal tersebut perlu dilakukan sebagai tindakan untuk mencegah kista kembali.

Cara ampuh mengatasi gusi bengkak dan sakit

1. Berkumur dengan air garam

Pengobatan pertama pada gusi bengkak dan sakit yakni, berkumur dengan air garam. Perlu kamu ketahui bahwa salah satu obat gusi paling ampuh adalah garam. Cara mengobati gusi bengkak dengan air garam pun juga cukup mudah.

Siapkan segelas air hangat dan campurkan satu sendok garam, lalu aduk hingga rata. Kemudian kamu gunakan air garam tersebut untuk berkumur.

Sebaiknya gunakan berkumur dengan air garam sebanyak 3 kali dalam sehari. Tujuannya agar kondisi ini dapat sembuh dengan cepat.

2. Oleskan madu alami

Manfaat madu memang sudah terkenal sangat baik bagi kesehatan tubuh. Madu juga bisa menjadi alternatif lainnya sebagai obat atasi kondisi ini. Cara mengobati gusi bengkak ini sangat mudah dilakukan

Kamu cukup oleskan madu pada bagian gusi yang sakit saja. Agar gusi cepat membaik sebaiknya kamu lakukan 3 kali hingga gejala mulai mereda. Agar hasil lebih maksimal pastikan kamu menggunakan madu yang alami ya.

3. Cara mengobati gusi bengkak dengan air jahe

Jahe memiliki kandungan anti bakteri yang dapat membantu membasmi bakteri dalam mulut. Cara mengobati gusi bengkak dengan air jahe sama seperti air garam, kamu cukup dengan menggunakan air perasan jahe untuk berkumur.

4. Air kelapa

Kandungan antiseptik alami pada air kelapa dapat digunakan untuk mengobati kondisi ini. Sebaiknya kamu setelah melakukan gosok gigi, berkumurlah dengan air kelapa agar dapat mengobati kondisi ini.

Antibiotik untuk gusi bengkak

Infeksi pada gigi, atau yang terkadang disebut dengan abses gigi, bisa menyebabkan kantong berisi nanah terbentuk di mulut akibat infeksi bakteri.

Perlu kamu tahu, kondisi ini perlu segera mendapatkan penanganan yang tepat agar infeksi tidak menyebar. Antibiotik untuk gusi bengkak sendiri umumnya digunakan bila:

  • Infeksi yang terjadi berlangsung parah
  • Infeksi telah menyebar
  • Sistem kekebalan tubuh lemah

Jenis pemberian antibiotik, bergantung pada jenis bakteri penyebab infeksi. Antibiotik untuk menangani kondisi ini tidak boleh digunakan sembarangan, harus dengan resep dokter. Beberapa antibiotik untuk gusi bengkak akibat infeksi gigi dapat meliputi:

  • Amoxicillin
  • Metronidazole
  • Clindamycin
  • Erythromycin

Gusi anak bengkak

Tak hanya dapat terjadi pada orang dewasa saja, gusi anak bengkak juga dapat terjadi. Salah satu penyebab gusi anak bengkak adalah saat ia sedang tumbuh gigi.

Melansir dari Webmd, sebagian besar bayi akan mengalami proses tumbuh gigi antara usia 4-7 bulan. Selain dapat menyebabkan kondisi ini, tumbuh gigi juga bisa menyebabkan gejala lain, seperti:

  • Bayi menjadi rewel
  • Suka menggigit
  • Mengeces, sehingga dapat menyebabkan ruam di sekitar wajah si Kecil
  • Menggosok pipi atau menarik telinga
  • Memasukkan tangan ke dalam mulut
  • Demam
  • Batuk

Ketika ini terjadi, dapat menyebabkan si Kecil tidak nyaman. Apabila si Kecil mengalami diare, muntah, muncul ruam pada tubuh, demam tinggi, sesak, atau bahkan gusi berdarah, segeralah hubungi dokter. Sebab, ini bukanlah tanda tumbuh gigi yang normal.

Baca juga : Bye-Bye Karang Gigi, Begini Cara Ampuh Menghilangkannya

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  1. healthline.com (2018) diakses 10 Mei 2020. Swollen Gums: Possible Causes and Treatments 
  2. healthline.com (2018) diakses 10 Mei 2020. Home Remedies for Swollen Gums 
  3. webmd.com (2020) diakses 10 Mei 2020. Gum Problem Basics: Sore, Swollen, and Bleeding Gums 
  4. webmd.com (2019) diakses 10 Mei 2020. How to Treat Gum Pain 
  5. Healthline (2018) diakses pada 17 Desember 2020. Which Antibiotics Treat Tooth Infections?
  6. Healthline (2019) diakses pada 17 Desember 2020. What Causes a Swollen Gum Around One Tooth?
  7. Webmd (2020) diakses pada 17 Desember 2020. Teething
    register-docotr