Kamus Penyakit

Gejala Sinusitis yang Harus Kamu Waspadai Sebelum Makin Parah!

June 26, 2020 | Fitri Chaeroni | dr. Debby Deriyanthi
no-image

Gejala sinusitis dapat muncul dalam tahap akut maupun kronis. Infeksi sinusitis ini kerap menimbulkan gejala mengganggu seperti hidung tersumbat, sakit tenggorokan, hingga sakit kepala.

Sebelum menjadi semakin parah, ada baiknya kamu mengetahui lebih jauh tanda atau gejala sinusitis dalam ulasan berikut ini.

Baca Juga: Sebelum Transplantasi Ginjal, Yuk Pahami Dulu Prosedur dan Risikonya Setelah Operasi!

Apa itu sinusitis

Sinusitis adalah peradangan jaringan yang melapisi sinus. Sinus yang sehat dipenuhi dengan udara. Tetapi ketika mereka tersumbat dan dipenuhi dengan cairan, kuman dapat tumbuh dan menyebabkan infeksi.

Ini bisa akut atau kronis, dan dapat disebabkan oleh virus, bakteri, jamur, alergi, atau bahkan reaksi autoimun. Meskipun tidak nyaman dan menyakitkan, sinusitis biasanya hilang tanpa bantuan medis.

Namun, jika gejala sinusitis berlangsung lebih dari 7 hingga 10 hari, atau jika disertai gejala demam atau sakit kepala yang buruk, kamu disarankan untuk mengunjungi dokter.

Gejala umum penyakit sinusitis

Saat kondisi sinus mulai memburuk, maka ada beberapa gejala umum yang bisa kamu alami. Berikut penjelasan dari berbagai gejala sinusitis.

gejala sinusitis
Perbedaan antara sinus yang normal dengan yang terkena infeksi. Foto:https://www.stlsinuscenter.com

1. Nyeri pada sinus

Nyeri adalah gejala umum dari sinusitis. Rasa nyeri ini bisa kamu rasakan di dahi, di kedua sisi hidung, rahang gigi bagian atas, atau di antara kedua mata kamu.

Nyeri ini kerap menyebabkan penderitanya merasa sakit kepala. Nyeri ini disebabkan karena peradangan dan pembengkakan di area sinus.

2. Hidung berair

Saat mengalami infeksi sinus, kamu mungkin akan merasakan kalau hidung kamu mengeluarkan lebih banyak cairan. Warnanya bisa keruh, hijau, atau kuning. 

Cairan ini berasal dari sinus kamu yang terinfeksi dan mengalir ke saluran hidung. Selain keluar melewati hidung, cairan ini juga melewati tenggorokan dan bisa sebabkan bagian belakang tenggorokan kering.

Ini bisa menyebabkan rasa gatal atau bahkan sakit tenggorokan. Kondisi ini disebut dengan postnasal drip dan bisa menyebabkan kamu batuk saat tidur. Ini juga dapat menyebabkan suara kamu terdengar serak.

3. Hidung tersumbat

Peradangan pada sinus juga bisa membatasi kemampuan kamu dalam bernapas menggunakan hidung.

Infeksi menyebabkan pembengkakan pada sinus dan saluran hidung. Akibatnya kamu mungkin tidak akan bisa mencium bau atau rasa seperti biasa.

4. Sakit kepala

Rasa nyeri hebat akibat infeksi di area sinus juga bisa mendorong penderitanya mengalami gejala sakit kepala. Nyeri sinus juga bisa membuat kamu sakit telinga, sakit gigi, dan sakit pada rahang dan pipi.

Gejala sakit kepala ini biasanya semakin terasa parah saat pagi hari, sebab adanya penumpukan cairan yang terkumpul sepanjang malam.

Sakit kepala kamu juga bisa bertambah buruk ketika tekanan barometrik lingkungan tiba-tiba berubah.

5. Iritasi tenggorokan dan batuk

Iritasi tenggorokan bisa terjadi saat cairan sinus mengalir ke bagian belakang tenggorokan kamu. Iritasi ini biasanya terjadi dalam jangka waktu lama.

Kondisi tersebut bisa menyebabkan batuk terus menerus yang bisa semakin buruk saat kamu berbaring atau saat bangun tidur di pagi hari.

Batuk yang menyebalkan ini juga bisa membuat kamu kesulitan untuk tidur. Untuk mengatasinya kamu bisa tidur dengan posisi agak tegak atau dengan kepala sedikit terangkat.

6. Sakit tenggorokan dan serak

Postnasal drip atau aliran cairan/ingus dari hidung ke tenggorokan bisa menyebabkan kamu mengalami sakit tenggorokan. Jika infeksi sinus berlangsung selama beberapa minggu atau lebih, lendir dapat sebabkan iritasi.

Iritasi pada tenggorokan bisa sebabkan kamu merasakan gejala sakit dan juga suara yang semakin serak.

Gejala sinusitis akut vs kronis

Selain gejala umum di atas, keparahan penyakit sinusitis yang kamu alami juga bisa diketahui dari gejala yang muncul.

Gejala sinusitis akut

Sinusitis akut biasanya hanya terjadi dalam waktu singkat, tak lebih dari 4 minggu. Infeksi akut ini biasanya bagian dari pilek atau penyakit pernapasan lainnya.

Berikut beberapa gejala utama sinusitis akut:

  • Nyeri atau tekanan pada wajah
  • Hidung tersumbat
  • Pilek
  • Kehilangan kemampuan mencium bau
  • Batuk

Kamu mungkin juga mengalami:

Gejala sinusitis kronis

Infeksi sinus kronis berlangsung selama lebih dari dua belas minggu atau terus berulang. Spesialis setuju bahwa kriteria utama untuk sinusitis termasuk nyeri wajah, infeksi hidung, dan hidung tersumbat.

Berikut beberapa gejala sinusitis kronis:

  • Perasaan tersumbat atau penuh di wajah
  • Obstruksi hidung atau sumbatan hidung
  • Nanah di rongga hidung
  • Demam
  • Hidung beringus dan lendirnya berubah warna

Kamu mungkin juga mengalami:

  • Sakit kepala
  • Bau mulut
  • Sakit gigi
  • Merasa sangat lelah

Baca Juga: Gak Cuma Wajah! Ini 8 Jenis Operasi Plastik Terpopuler di Dunia

Kapan harus pergi ke dokter?

Apabila kamu mengalami gejala di bawah ini, maka sebaiknya segera hubungi dokter untuk mendapat perawatan yang tepat:

  • Gejalanya menetap lebih dari 7 hingga 10 hari
  • Demam lebih tinggi dari 38,6 derajat celcius
  • Sakit kepala yang tidak membaik meski sudah minum obat
  • Terjadi gangguan penglihatan atau ada pembengkakan di sekitar mata
  • Gejala berlanjut setelah minum antibiotik yang diresepkan oleh dokter

Pastikan untuk mengecek kesehatan Anda dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Download di sini untuk berkonsultasi dengan mitra dokter kami.

Reference

Healthline. Diakses pada 22 Juni 2020. Sinus Infection Symptoms

WebMD. Diakses pada 22 Juni 2020. What Is Sinusitis?

Medical News Today. Diakses pada 22 Juni 2020. Everything you need to know about sinusitis

NHS. Diakses pada 22 Juni 2020. Sinusitis (sinus infection)

    Berita Terkait
    register-docotr