Kamus Penyakit

Asam Lambung Datang Menyerang? Simak Cara Mengurangi Keluhannya!

May 11, 2020 | Nik Nik Fadlah | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Tahukah kamu bagaimana cara mengobati asam lambung dengan cepat? Jika tidak, yuk simak ulasannya disini.

Penyakit asam lambung atau Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) merupakan kondisi yang terjadi ketika asam lambung mengalir kembali ke saluran yang menghubungkan mulut dan perut (kerongkongan). Terjadinya hal tersebut dalam menyebabkan esofagus menjadi iritasi.

Banyak orang yang pernah mengalami penyakit ini. Penyakit asam lambung sering kali menyebabkan aktivitas menjadi terganggu karena penyakit ini dapat menimbulkan rasa terbakar di dada. Namun, kamu tidak perlu khawatir, karena penyakit ini dapat disembuhkan.

Baca Juga: Tidak Boleh Rendah Apalagi Tinggi, Kadar Gula Darah Harus Normal

Apa penyebab asam lambung dan bagaimana gejalanya?

Penyebab terjadinya penyakit asam lambung merupakan hal yang kompleks dan dapat melibatkan banyak faktor. Namun, pada umumnya penyakit ini disebabkan oleh refluks asam yang sering terjadi.

Sejumlah kecil pasien bahkan memproduksi asam yang tidak normal, tetapi kondisi ini bukan merupakan kondisi yang sering terjadi.

Penyakit ini merupakan penyakit yang tidak mengenal batasan usia dan penyebabnya pun seringkali tidak diketahui. Secara singkat, penyakit ini terjadi ketika sfingter di bagian bawah kerongkongan menjadi lemah atau terbuka ketika seharusnya tidak.

Adapun beberapa faktor yang dapat menimbulkan terjadinya asam lambung adalah:

  • Obesitas
  • Kehamilan
  • Mengonsumsi beberapa obat-obatan
  • Merokok
  • Kontraksi kerongkongan abnormal
  • Pengosongan perut yang tertunda

Faktor-faktor tersebut merupakan penyebab yang dapat menimbulkan risiko besar terjadinya penyakit asam lambung. Penyakit ini juga dapat menyebabkan gejala yang membuat seseorang merasa tidak nyaman.

Berikut merupakan gejala penyakit asam lambung yang dilansir dari Medical News Today

  • Perasaan terbakar di dada
  • Mual atau muntah
  • Bau mulut
  • Gangguan pernapasan
  • Kesulitan atau merasakan sakit saat menelan

Jika gejala tersebut terjadi berkepanjangan, sebaiknya segeralah hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Baca juga: Asam Lambung Bikin Engga Nyaman? Ini Obat yang Perlu Kamu Minum

Bagaimana cara mengurangi keluhan asam lambung?

Jika kamu mengalami penyakit ini, kamu tidak perlu khawatir. Ada beberapa cara mengobati asam lambung dengan cepat yang dapat kamu lakukan untuk mengobati penyakit ini, di antaranya adalah:

1. Hindari makanan dan minuman yang menjadi pemicu asam lambung

Cara mengobati asam lambung dengan cepat yang paling penting dan harus dilakukan adalah dengan menghindari makanan yang menjadi pemicu asam lambung.

Beberapa makanan dan minuman yang dapat menjadi pemicu asam lambung misalnya saja kafein, soda, makanan yang digoreng, alkohol, makanan yang mengandung lemak tinggi, bawang, serta makanan pedas.

2. Mengonsumsi makanan sehat

Selain harus menghindari makanan yang menjadi pemicu asam lambung, kamu juga harus mengonsumsi makanan sehat yang dapat membantu mengobati penyakit ini.

Seperti yang dilansir dari Healthline, The American Academy of Family Physicians merekomendasikan makanan rendah lemak dan tinggi protein. Mengurangi asupan lemak di dalam tubuh dapat mengurangi gejala yang dialami.

Sementara itu, mendapatkan protein dan serat yang cukup akan membuat kamu kenyang dan mencegah makan secara berlebihan.

Kamu dapat mengonsumsi makanan sehat seperti pisang, melon, oatmeal, serta sayuran hijau. Selain dapat membantu mengurangi gejala asam lambung, kamu juga akan memperoleh tubuh yang lebih sehat dengan mengonsumsi makanan ini.

3. Perhatikanlah porsi makan

Makan dengan porsi yang kecil akan memberikan tekanan yang lebih rendah pada perut, yang mana akan mencegah terjadinya arus balik dari asam lambung.

Sebaiknya makanlah dengan jumlah porsi yang kecil namun sering. Dengan melakukan hal ini kamu dapat mengurangi perasaan terbakar.

Hal yang paling penting yang harus diperhatikan adalah hindarilah berbaring setelah makan. Melakukan hal tersebut dapat memicu terjadinya perasaan terbakar.

The National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Disease (NIDDK) merekomendasikan untuk menunggu selama 3 jam setelah makan.

4. Melakukan relaksasi

Cara mengobati asam lambung yang keempat adalah dengan melakukan relaksasi. Penyakit asam lambung sendiri bisa sangat menegangkan karena otot kerongkongan memainkan peran yang besar dalam menjaga asam lambung turun di tempat seharusnya mereka berada.

Yoga merupakan aktivitas olah tubuh yang memiliki banyak manfaat. Jika kamu tidak ingin melakukan yoga, kamu dapat mencoba meditasi dengan tenang dengan pernapasan yang dalam selama beberapa menit dalam beberapa kali sehari untuk mengurangi tingkat stres.

5. Mengonsumsi obat untuk asam lambung

Selain cara di atas, kamu juga dapat mengobati asam lambung dengan obat-obatan yang dijual bebas di apotik. Misalnya saja seperti:

  • H2-Blockers: Ini merupakan pilihan yang dapat dilakukan untuk mengurangi produksi asam.
  • Antasida: Antasida dapat menetralkan asam di dalam perut dengan bahan kimia alkali. Efek samping yang dapat ditimbulkannya adalah diare dan sembelit.
  • Prokinetik: Ini dapat membuat pengosongan perut secara cepat. Efek samping yang dapat terjadi di antaranya diare, mual, dan gelisah.
  • Erythromycin: Ini merupakan antibiotik yang juga membantu dalam pengosongan perut.

Obat-obatan yang telah disebutkan di atas tentu saja memiliki beberapa efek samping. Sebaiknya berkonsultasilah terlebih dahulu pada dokter sebelum mengonsumsinya.

Cek kesehatan lambungmu di Klinik Maag bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini ya!

Reference

Emedihealth (2020). Diakses pada 09 Mei 2020. Acid Reflux (GERD): Causes Symptoms, Treatment, and Remedies for Relief 

Mayo Clinic (2020). Diakses pada 09 Mei 2020. Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) 

Healthline (2017). Diakses pada 09 Mei 2020. 8 Home Remedies for Acid Reflux/GERD 

Medical News Today (2018). Diakses pada 09 Mei 2020. Everything You Need to Know About GERD 

    register-docotr