Olahraga

Suka Nonton The Queen’s Gambit? Ini Manfaat Bermain Catur bagi Otak dan Kesehatan Mental

November 21, 2020 | Nik Nik Fadlah | dr. Pitoyo Marbun
no-image

Suka menonton serial The Queen’s Gambit? Kamu pasti sudah tidak asing lagi dengan permainan catur. Serial Netflix ini mengisahkan tentang seorang wanita muda sekaligus pemain catur hebat bernama Elizabeth Harmon.

Kepiawaiannya dalam bermain catur mampu membuat penonton seolah-olah terhanyut dalam permainannya. Kemampuan dan strategi yang dimilikinya mampu mengantarkan ia memenangkan beberapa kejuaraan catur dunia.

Ya, The Queen’s Gambit memang tengah populer belakangan ini. Akan tetapi, tahukah kamu di balik permainan catur yang membutuhkan strategi, ternyata ada beberapa manfaat bagi otak dan kesehatan mental? Apa saja?

Baca juga: Yum… Intip 7 Makanan untuk Meningkatkan Kinerja Otak Orang Dewasa

Manfaat catur bagi otak dan kesehatan mental

Catur adalah salah satu permainan yang paling populer dan tak kenal usia. Baik anak-anak maupun orang dewasa bisa memainkan catur.

Kerap kali, catur diidentikkan dengan permainan yang membosankan. Namun, permainan dengan papan 64 kotak ini membutuhkan strategi yang mana membuat permainan catur menjadi lebih menarik dan menantang untuk dimainkan.

Di sisi lain, jika kamu bermain catur, kamu bisa memperoleh manfaat luar biasa untuk otak dan kesehatan mental. Nah, berikut ini adalah beberapa manfaat bermain catur yang perlu kamu tahu.

1. Meningkatkan kecerdasan

Catur sering dipandang sebagai permainan para jenius dan orang-orang dengan IQ tinggi. Padahal sebenarnya, permainan catur sendirilah yang dapat membantu untuk meningkatkan kecerdasan.

Satu penelitian terhadap 4.000 siswa di Venezuela menunjukkan bahwa, catur menghasilkan peningkatan yang signifikan dalam skor IQ pada anak laki-laki dan perempuan setelah 4 bulan belajar catur.

Selain itu, seseorang yang memiliki banyak pengalaman dalam bermain catur, dapat mengembangkan kemampuan berpikir seperti:

  • Fluid intelligence: Kemampuan untuk mempertimbangkan masalah baru dan menggunakan penalaran untuk menyelesaikannya
  • Kecepatan pemrosesan: Kemampuan dengan cepat untuk memahami tugas dan merespons suatu tantangan secara efisien

2. Meningkatkan memori

Manfaat lain dari bermain catur adalah dapat membantu meningkatkan daya ingat. Ya, hal ini karena catur memiliki aturan yang kompleks yang harus diingat oleh para pemain saat memindahkan bidak catur.

Tak hanya itu, jika pemain ingin menjadi pemenang, mereka dapat mengingat kembali permainan untuk menghindari kesalahan sebelumnya atau mengingat gaya bermain lawan. Ternyata, secara signifikan ini dapat meningkatkan daya ingat seorang pemain.

3. Mengembangkan kemampuan untuk melihat dari perspektif yang berbeda

Pemain catur yang terampil belajar mengantisipasi gerakan lawan yang akan dilakukan berikutnya.

Untuk memprediksi apa yang akan dilakukan lawan selanjutnya, seorang pemain harus mengembangkan kemampuan untuk melihat dari sudut pandang lawan, kemudian menyimpukan tindakan apa yang akan dilakukan oleh lawan.

Ilmuwan menyebut kemampuan untuk melihat dari sudut pandang lain ini sebagai “teori pikiran”. Ini adalah kemampuan yang penting untuk melatih empati serta membangun hubungan sosial yang sehat.

4. Meningkatkan kreativitas

Bermain catur dapat mengembangkan otak kanan yang bertanggung jawab atas kreativitas.

Dikutip dari Brainscape, satu studi 4 tahun meminta siswa dari kelas 7 hingga 9 memilih untuk bermain catur, menggunakan komputer, atau melakukan aktivitas lain seminggu sekali selama 32 minggu, untuk melihat aktivitas mana yang paling mendorong perkembangan dalam berpikir kreatif.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang bermain catur memiliki nilai lebih tinggi dibandingkan dengan anak-anak yang memilih aktivitas lain.

Baca juga: Benarkah Senam Otak Bisa Tingkatkan Fokus dan Kreativitas Anak?

5. Mengembangkan kemampuan perencanaan yang lebih baik

Dalam permainan catur setiap pemain harus mempertimbangkan gerakan yang akan dilakukannya. Pemain mengantsipasi tanggapan dari lawan serta mencoba untuk memprediksi setiap kemungkinan.

Perencanaan yang dilakukan dengan cermat tersebut adalah salah satu manfaat kesehatan kognitif dari bermain catur.

Dalam sebuah penelitian, imuwan memberikan the Tower of London test (tes untuk mengukur perencanaan dan pemecahan masalah) kepada dua kelompok orang.

Hasil menunjukkan bahwa kelompok yang secara teratur bermain catur menunjukkan keterampilan perencanaan yang lebih baik dibandingkan dengan kelompok yang tidak bermain catur.

6. Mencegah demensia

Karena otak bekerja seperti otot, otak membutuhkan latihan agar tetap sehat.

Berdasarkan sebuah penelitian, orang-orang yang berusia 75 tahun ke atas yang terlibat dalam aktivitas peregangan otak, seperti catur, lebih kecil kemungkinannya untuk mengidap demensia dibandingkan dengan rekan mereka yang tidak bermain catur.

7. Meningkatkan kemampuan pemecahan masalah

Permainan catur seperti teka-teki besar yang harus dipecahkan. Sebab, dalam setiap permainan catur, kamu akan dihadapkan dengan tantangan dan masalah yang harus kamu selesaikan.

Catur dapat membantumu untuk berpikir ke depan, tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan, serta mempertimbangkan kelebihan dan kekurangan dari keputusanmu.

Nah, itulah beberapa informasi mengenai manfaat bermain catur. Selain dapat dilakukan untuk mengisi waktu luang, kamu juga bisa memperoleh manfaat dari permainan catur. Bagaimana, tertarik untuk bermain catur?

Punya pertanyaan seputar masalah kesehatan? Silakan chat dokter terpercaya kami untuk konsultasi melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

Healthline (2020). Diakses pada 20 November 2020. The 10 Best Benefits of Playing Chess 

Brainscape (2017). Diakses pada 20 November 2020. 10 Big Brain Benefits of Playing Chess 

Unterrainer, J M, C P Kaller (2006). Planning abilities and chess: a comparison of chess and non-chess players on the Tower of London task. NIH (diakses pada 20 November 2020)

Lillo-Crespo, Manuel, Mar Forner-Ruiz (2019). Chess Practice as a Protective Factor in Dementia. NCBI (diakses pada 20 November 2020)

Kezia, Joanna, Dr. Veena Easvaradoss, dan Anita Kennedy (2016). Chess training improves cognition in children. Research Gate (diakses pada 20 November 2020)

    Berita Terkait
    register-docotr