Olahraga

Benarkah Hiking Ampuh Bikin Otak Lebih Sehat?

December 23, 2020 | Arianti Khairina | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Tak sekedar melihat pemandangan indah, udara segar, dan aroma alam yang menyegarkan, hiking juga memliki manfaat bagi kesehatan tubuh lho.

Nah, berikut ini adalah beberapa manfaat hiking bagi tubuh.

Apa itu hiking

Melansir Healthline, hiking adalah salah satu olahraga jalan kaki dengan jarak tempuh yang jauh. Ini cara terbaik untuk tetap aktif secara fisik sambil menikmati pemandangan dan suara alam.

Banyak orang yang melakukan hiking ini selama beberapa jam, meskipun perjalanan yang lebih lama dapat berlangsung berhari-hari atau berminggu-minggu. Intensitasnya bervariasi berdasarkan tingkat kesulitan di jalurnya, serta faktor lain seperti suhu dan cuaca.

Kamu mungkin bertanya-tanya berapa banyak kalori yang terbakar saat mendaki, terutama jika dibandingkan dengan bentuk olahraga lain seperti berjalan atau berlari.

Hiking membuat otak lebih sehat? 

Berbeda dengan olahraga lainnya, hiking memang lebih banyak dilakukan di luar rumah, oleh sebab itu olahraga ini menghubungkan antara pikiran dan kesehatan tubuh secara alami. 

Namun apakah kamu tahu bahwa hiking juga termasuk ke dalam kategori olahraga aerobik? Nah, menurut peneliti dari University of British Columbia seperti dikutip Life Hack, olahraga aerobik bisa meningkatkan daya ingat dan kemampuan kognitif. 

Latihan aerobik meningkatkan volume hipokampus pada wanita yang lebih tua. Hipokampus adalah bagian otak yang terkait dengan memori spasial dan episodik. Jadi, terbukti bahwa hiking maupun jenis olahraga aerobik lainnya memang terbukti mampu menyehatkan otak. 

Manfaat hiking lainnya

Penjelasan dari Healthline, mendaki adalah latihan kardio yang ampuh dan memiliki beberapa manfaat seperti:

Menurunkan berat badan

Bergantung pada durasi dan tingkat jalan setapak, hiking dapat membakar banyak kalori. Dengan demikian, dapat membantu menurunkan berat badan bila dipadukan dengan diet sehat.

Tentu saja, faktor seperti cuaca, jumlah waktu luang yang kamu miliki, dan kecintaan kamu terhadap hiking dapat membatasi seberapa sering kamu melakukan aktivitas ini.

Meningkatkan suasana hati

Lintas alam mungkin menawarkan manfaat tambahan yang tidak dapat kamu alami dengan berjalan di atas treadmill.

Satu studi yang dilansir dari Healthline, menemukan bahwa hiking gunung mampu menimbulkan peningkatan yang lebih besar dalam suasana hati, perasaan tenang, dan menjauhkan kamu dari rasa cemas berlebihan. 

Menjaga kesehatan mental 

Tak hanya itu, hiking juga dapat meningkatan kesehatan mental yang lebih besar daripada aktivitas fisik dalam ruangan.

Perlu kamu ketahui juga bahwa hiking atau berjalan di gunung juga dapat membantu membangun kekuatan tubuh bagian bawah, yang sangat penting untuk menjaga mobilitas dan menghindari cedera seiring bertambah usia.

Baca juga: Kekurangan Oksigen di Otak Bisa Bahaya, Bagaimana Gejala dan Penanganannya?

Tips aman saat hiking

Hindari melakukan hiking sendirian

Sebaiknya jangan mendaki sendirian, terutama di jalur yang tidak dikenal atau terpencil. Ada baiknya bersama teman atau kelompok yang dapat mengarahkan serta membantu jika terluka.

Periksa cuaca dan perlengkapan yang penting

Kamu harus membiasakan membaca peta jalan setapak. Jangan lupa juga untuk melakukan pemeriksaan cuaca, dan kenakan pakaian serta kemas sesuai kebutuhan. Jika badai mungkin terjadi, pikirkan kembali rencana yang akan kamu lakukan. Ikuti jalan yang ditandai dan jalan setapak.

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  1. Webmd.com (2013) diakses pada 22 Desember 2020. How Hiking Is Good for Body and Mind
  2. Healthline.com (2020) diakses pada 22 Desember 2020. How Many Calories Does Hiking Burn
  3. Lifehack.org (2020) diakses pada 22 Desember 2020. Doctors Tell Us How Hiking Can Change Our Brains 
    register-docotr