Kamus Obat

Triprolidine

December 27, 2020 | Arin Khurota | dr. Pitoyo Marbun
feature image

Triprolidine merupakan obat yang sering dijumpai sebagai kombinasi dengan obat-obatan lain. Jarang ditemui obat ini sebagai obat tunggal.

Terkadang, obat ini juga dikombinasikan sebagai obat terpisah dengan bromhexine. Obat ini kali pertama dipatenkan pada 1948 dan mulai digunakan di dunia medis pada 1953.

Berikut ini beberapa informasi untuk apa obat triprolidine, manfaat, dosis, cara pakai, serta efek samping yang mungkin terjadi.

Untuk apa obat triprolidine?

Triprolidine adalah obat golongan antihistamin yang digunakan sebagai kombinasi obat flu dan batuk, seperti pseudoefedrin, guaiafenesin, dan dekstromethorpan.

Obat ini dijual bebas sebagai sediaan obat bebas dan obat bebas terbatas.

Jadi, kamu tidak memerlukan resep dokter untuk mendapatkan obat ini. Umumnya, sediaan obat ini dalam bentuk sirup dan tablet.

Apa fungsi dan manfaat obat triprolidine?

Triprolidine berfungsi untuk mencegah tanda dan gejala rinitis alergi dan alergi pernapasan lainnya. Obat ini memiliki sifat antikolinergik sehingga aman digunakan saat perut kosong.

Triprolidine bekerja dengan cara memblokir aksi histamin yang dikeluarkan dalam tubuh. Obat dapat memblokir reseptor H1 yang berkaitan dengan respons alergi.

Dalam dunia medis, triprolidine digunakan untuk mengatasi beberapa gangguan kesehatan berikut:

1. Rinitis alergi dan non-alergi

Triprolidine dapat meredakan gejala rinitis alergi musiman (misalnya alergi serbuk bunga) atau rinitis non-alergi (vasomotor).

Obat ini digunakan dalam kombinasi tetap dengan golongan obat dekongestan lain (misalnya, pseudoefedrin).

Kombinasi dimaksudkan untuk mendapatkan efek pengobatan maksimal dalam meredakan gejala rinorea, bersin, gatal oronasofaringeal, lakrimasi, mata gatal, atau gejala lain (misalnya, hidung tersumbat).

2. Konjungtivitis alergi

Konjungtivitis berkaitan dengan masalah peradangan pada selaput organ tertentu, khususnya hidung dan mata.

Meskipun alergen memiliki respons berbeda di antara pasien, penyebab paling umum adalah demam.

Gejala yang biasanya muncul kemerahan (terutama karena vasodilatasi pembuluh darah kecil perifer), pembengkakan konjungtiva, gatal, dan peningkatan lakrimasi (produksi air mata).

Triprolidine digunakan untuk meredakan gejala konjungtivitis alergi yang disebabkan oleh makanan atau alergen yang dihirup.

Obat ini dapat digunakan dalam bentuk spray nasal yang dapat langsung disemprotkan ke hidung.

3. Dermatitis alergi

Dermatitis alergi adalah reaksi kulit yang terjadi setelah kontak dengan zat yang menyebabkan peradangan. Pemicu umumnya akibat flu dan batuk yang menyebabkan peradangan di daerah selaput hidung.

Triprolidine dapat diberikan sebagai antihistamin yang digunakan untuk meredakan gejala alergi, demam, dan flu biasa. Gejala yang dapat diatasi mungkin ruam, mata berair, mata, hidung, tenggorokan, atau kulit gatal, batuk, pilek, dan bersin.

Obat ini bekerja dengan cara memblokir zat alami tertentu (histamin) yang dibuat tubuh selama reaksi alergi. Triprolidin bekerja dengan cara mengikat reseptor histamin H1 yang dapat menghalangi aksi histamin endogen.

Dengan demikian, triprolidine dapat mengurangi efek dari gejala negatif yang ditimbulkan oleh histamin.

4. Flu biasa

Obat ini dapat digunakan untuk mengobati flu biasa yang bukan disebabkan oleh bakteri atau virus. Selain itu, bisa digunakan dalam kombinasi tetap dengan pseudoefedrin, guaiafenesin, atau dekstromethorpan untuk pengobatan tunggal.

Obat ini juga ditujukan untuk menghilangkan gejala kongesti sinus dan gejala lain yang berhubungan dengan flu biasa.

Merek dan harga obat triprolidine

Obat ini jarang ditemui sebagai obat tunggal karena reaksi obat yang bekerja dengan baik ketika dikombinasikan dengan obat lain.

Di Indonesia, obat ini mudah ditemui sebagai obat bebas dan bebas terbatas sebagai sediaan kombinasi dalam bentuk sirup atau tablet.

Berikut beberapa nama paten atau nama dagang triprolidine yang telah banyak dijual di apotek terdekat:

  • Flutrop tablet, sediaan tablet ymengandung pseudoefedrin 30mg dan triprolidine 2,5mg. Obat ini bisa diberikan untuk anak dan dewasa yang dijual dengan harga Rp9.506/strip isi 10 tablet.
  • Tremenza tablet, sediaan tablet mengandung pseudoefedrin 60mg dan triprolidine 2,5mg. Obat ini dapat kamu beli dengan harga Rp2.085/tablet.
  • Trifed syrup 60ml, mengandung pseudoefedrin 30mg dan triprolidine HCl 1,25mg. Obat sirup ini bisa kamu dapatkan dengan harga Rp36.000/botol
  • Trifed tablet, mengandung pseudoefedrin HCl 60mg dan triprolidine HCl 2,5mg. Obat ini umum dijual dengan harga sekitar Rp3.712-Rp4.500/tablet.

Bagaimana cara minum obat triprolidine?

Ikuti petunjuk penggunaan yang diarahkan oleh dokter. Perhatikan cara penggunaan dan dosis yang tertera di label kemasan obat. Obat flu dan batuk hanya untuk penggunaan jangka pendek sampai gejala hilang.

Ikuti petunjuk pada label obat tentang pemberian obat batuk atau pilek yang ditujukan kepada anak. Sebaiknya berhati-hati dalam menakar dosis karena kematian dapat terjadi akibat penyalahgunaan obat batuk atau pilek pada anak yang masih sangat kecil.

Sediaan tablet kunyah harus dikunyah hingga hancur sebelum ditelan. Sebelum meminum obat sirup, sebaiknya kocok lebih dahulu. Takar dosis menggunakan sendok takar yang telah tersedia. Sebaiknya jangan menggunakan sendok dapur untuk menghindari salah dosis.

Apabila gejala tidak membaik setelah penggunaan obat selama tujuh hari, harap konsultasikan kembali dengan dokter.

Jika kamu akan melakukan pembedahan atau tes media, beritahu dokter bedah sebelumnya bahwa kamu telah meminum obat ini dalam beberapa hari terakhir.

Simpan obat pada suhu kamar jauh dari kelembapan dan panas matahari setelah digunakan. Jangan biarkan obat sirup membeku dan tutup rapat botol setelah digunakan.

Berapa dosis obat triprolidine?

Dosis dewasa

Sediaan per oral dapat diberikan dosis 2,5mg tiap 4-6jam. Obat diminum tiga kali sehari setelah makan.

Dosis maksimal: 10mg per hari.

Dosis anak

  • Usia 4 bulan sampai usia di bawah 2 tahun: 0,313mg tiap 4-6 jam. Dosis maksimal dapat diberikan 1,252mg setiap hari.
  • Usia 2 samapai kurang dari 4 tahun: 0,625mg tiap 4-6 jam. Dosis maksimal dapat diberikan 2,5mg setiap hari
  • Usia 4 tahun sampai kurang dari 6 tahun: 0,938mg tiap 4-6 jam. Dosis maksimal yang dapat diberikan 3,744mg setiap hari
  • Usia 6 tahun sampai kurang dari 12 tahun: 1,25mg tiap 4-6 jam. Dosis maksimal dapat diberikan 5mg setiap hari
  • Anak usia di atas12 tahun sama dengan dosis dewasa.

Apakah triprolidine aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Food and Drug Administration (FDA) AS belum memasukkan obat ini secara resmi dalam kategori apapun. Penggunaan obat berdasarkan pertimbangan dari dokter terhadap manfaat dan risikonya.

Obat ini telah terbukti dapat terserap dalam ASI sehingga dapat memberikan efek yang mungkin tidak menyenangkan pada bayi.

Sebaiknya obat ini tidak dikonsumsi oleh ibu menyusui, kecuali atas arahan dari dokter.

Apa efek samping triprolidine yang mungkin terjadi?

Obat ini jarang menimbulkan risiko efek samping yang merugikan. Risiko efek samping mungkin terjadi akibat penggunaan dosis yang tidak sesuai.

Berikut risiko efek samping yang mungkin terjadi setelah mengonsumsi obat ini:

  • Tanda-tanda reaksi alergi: gatal-gatal, sulit bernapas, pembengkakan wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.
  • Nyeri atau sulit buang air kecil.
  • Pusing
  • Mengantuk
  • Penglihatan kabur
  • Mulut dan tenggorokan kering
  • Sembelit
  • Peningkatan buang air kecil; atau
  • Merasa gugup atau gelisah (terutama pada anak-anak)
  • Kegembiraan (terutama pada anak)
  • Koordinasi terganggu
  • Kelemahan otot
  • Anoreksia
  • Mual, muntah,
  • Diare
  • Epigastrik
  • Takikardia
  • Aritmia
  • Retensi urin
  • Impotensi
  • Vertigo
  • Pangguan penglihatan
  • Diplopia
  • Tinitus
  • Berkeringat
  • Menggigil
  • Pingsan
  • Leukopenia
  • Trombositopenia
  • Anemia hemolitik

Peringatan dan perhatian

Beritahu dokter apabila kamu memiliki riwayat alergi obat ini sebelumnya. Sebaiknya jangan mengonsumsi obat antihistamin turunan yang sama apabila kamu alergi obat ini.

Tanyakan kepada dokter atau apoteker apakah triprolidine aman digunakan jika kamu memiliki riwayat penyakit berikut:

  • Gangguan pernapasan seperti bronkitis kronis atau emfisema
  • Glaukoma
  • Masalah prostat
  • Sering buang air kecil

Konsultasikan lebih dahulu apabila kamu ingin mengonsumsi obat triprolidine saat kamu hamil atau menyusui.

Obat ini mungkin mengandung fenilalanin. Periksa kandungan obat di label kemasan untuk memastikan keamanan apabila kamu menderita fenilketonuria (PKU).

Hindari mengemudi atau aktivitas berat yang berbahaya setelah kamu mengonsumsi obat triprolidine. Obat ini kemungkinan besar menyebabkan mengantuk.

Sebaiknya jangan minum alkohol karena dapat meningkatkan risiko efek samping tertentu dari triprolidine.

Tanyakan kepada dokter atau apoteker sebelum menggunakan obat batuk atau pilek lain yang mungkin mengandung bahan serupa.

Hindari penggunaan triprolidin dengan obat lain yang menyebabkan kantuk atau memperlambat pernapasan (seperti obat opioid, pelemas otot, atau obat untuk kecemasan atau kejang).

Pastikan untuk mengecek kesehatan Anda dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Download di sini untuk berkonsultasi dengan mitra dokter kami.

Reference

Monthly Index of Medical Specialities (MIMS), diakses pada 22 Desember 2020, Triprolidine – MIMS.com

Pusat Informasi Obat Nasional (PIO Nas), diakses pada 22 Desember 2020, TRIPROLIDIN HCl + PSEUDOEFEDRIN HCl | PIO Nas

WebMD, diakses pada 22 Desember 2020, Triprolidine Hcl Oral : Uses, Side Effects, Interactions

    register-docotr