Kamus Obat

Rebamipide

November 25, 2020 | Arin Khurota | dr. Pitoyo Marbun
feature image

Sering mengalami nyeri di bagian ulu hati yang berlangsung lama? Bisa jadi kamu mengalami gastritis atau maag.

rebamipide obat tukak lambung

Jika kamu tidak mengobati kondisi ini dan memberikan perawatan yang benar, maka akibatnya bisa fatal.

Salah satu pilihan obat untuk kamu yang memiliki keluhan gastritis kronis atau tukak lambung menahun adalah Rebamipide.

Berikut ini bisa kamu simak ulasannya.

Untuk Apa Obat Rebamipide?

Rebamipide adalah obat keras golongan antasida dan antirefluks turunan asam amino 2-(1H)-quinolinon.

Bisa dikatakan, obat ini berfungsi untuk mengatasi kelainan yang terjadi pada saluran pencernaan, khususnya lambung.

Secara umum, penggunaan obat ini ditujukan bagi pasien yang memiliki keluhan penyakit lambung kronis.

Meskipun obat ini dijual di apotek-apotek di Indonesia, penggunaannya harus berdasarkan arahan resep dari dokter.

Apa Fungsi dan Manfaat Obat Rebamipide?

Rebamipide berfungsi untuk meningkatkan pertahanan selaput lendir dalam lambung sehingga terlindungi dalam suasana asam yang berlebihan.

Selain bisa merangsang pembuluh darah kecil, obat ini juga dapat mengatasi hemodinamik.

Cara kerja obat ini adalah dengan menstimulasi prostaglandin dan mengaktifkan gen yang merangsang siklooksigenase-2 sehingga menimbulkan efek sitoprotektif terhadap dinding lambung.

Beberapa kondisi kelainan lambung yang bisa diobati dengan obat Rebamipide adalah sebagai berikut:

1. Gastritis

Gastritis atau peradangan lambung adalah kondisi di mana dinding lambung mengalami inflamasi (radang) karena produksi asam yang berlebih.

Aktivitas pepsin juga berpengaruh dalam menentukan parah atau tidaknya peradangan.

Gastritis muncul bisa disebabkan oleh infeksi bakteri dan virus, seperti Heliobacter pylory.

Penyebab lain dan yang paling sering karena pola makan tidak teratur, serta stress berlebihan.

Dalam mengatasi gastritis, Rebamipide akan merangsang produksi mukosa untuk melindungi dinding lambung.

Biasanya obat ini dikombinasikan dengan obat golongan penghambat pompa proton seperti Lansoprazole.

2. Tukak Lambung (Ulkus Peptikum)

Tukak lambung adalah fase lanjut dari gastritis. Tukak lambung terjadi ketika dinding lambung mengalami peradangan, tetapi tidak segera diberikan perawatan dengan benar.

Tukak lambung bersifat kronis di mana dinding lambung telah mengalami pengikisan, terluka, atau bahkan hilangnya sebagian dinding lambung.

Akibat yang terparah adalah terjadinya pendarahan yang sewaktu-waktu dapat mengancam nyawa.

Rebamipide memang dijadikan sebagai salah satu spesialis obat untuk terapi tukak lambung pada tahap tertentu.

Saat kondisi tukak lambung sudah sangat parah, dokter akan lebih memilih untuk melakukan operasi vagotomi.

3. Penyakit Behcet

Dalam penelitian terbaru, obat ini juga diindikasikan dapat mengatasi gejala penyakit Behcet.

Penyakit Behcet merupakan penyakit langka di mana terjadi ulserasi yang tidak biasa di sekitar rongga mulut dan mata.

Hingga saat ini, penggunaan Rebamipide dalam mengobati penyakit langka ini masih dalam tahap penelitian.

Merek dan Harga Obat Rebamipide

Obat ini beredar dengan beberapa nama dagang dan nama generik yang beragam.

Adapun beberapa contohnya sebagai berikut:

Nama Generik

Rebamipide tersedia dalam bentuk sediaan tablet 100 mg. Kamu bisa mendapatkannya dengan harga sekitar Rp2.971 per tablet (Harga tergantung dari masing-masing apotek).

Nama Paten

  • Mucosta tablet 100 mg. Tersedia dalam bentuk tablet dan granula yang bisa kamu dapatkan dengan harga Rp6.133 per tablet.
  • Becantex tablet 100 mg. Sediaan Rebamipide dalam bentuk tablet yang bisa kamu dapatkan dengan harga Rp4.283 per tablet.
  • Rebamax tablet 100 mg. Sediaan tablet Rebamipide yang bisa Anda dapatkan dengan harga Rp4892 per tablet.
  • Ulbamed tablet 100 mg. Sediaan tablet salut selaput yang bisa kamu dapatkan dengan harga Rp4.470 per tablet.
  • Sysmuco tablet 100 mg. Sediaan tablet Rebamipide per blister 10 tablet yang bisa kamu dapatkan dengan harga Rp6.139 per tablet.

Baca Juga: Daftar Obat Herbal Asam Lambung yang Murah dan Mudah Ditemui

Bagaimana Cara Minum Rebamipide?

Obat ini diminum bisa sebelum atau sesudah makan. Interval waktunya satu jam apabila diminum sesudah makan.

Gunakan rentang waktu minum yang sama antara satu waktu ke waktu yang lain. Misal, dosis yang diberikan tiga kali sehari, maka kamu bisa meminumnya dalam jarak tiap delapan jam.

Apabila lupa minum, maka segera minum apabila rentang waktu minum berikutnya masih lama. Jangan menggandakan dosis dalam satu waktu minum.

Selalu perhatikan dan mengikuti petunjuk yang diarahkan oleh dokter.

Berapa Dosis Obat Rebamipide untuk Dewasa?

Dosis untuk dewasa adalah 100 mg diminum tiga kali sehari pagi, siang, dan sore atau sebelum tidur.

Obat ini tidak dianjurkan untuk anak-anak.

Apakah Rebamipide Aman untuk Ibu Hamil dan Menyusui?

Rebamipide termasuk dalam obat kategori C yang berarti berisiko untuk ibu hamil dan menyusui.

Namun, sejauh ini BPOM Amerika (FDA) belum memasukkan obat ini dalam golongan obat apapun.

Penggunaan obat ini untuk ibu hamil hanya bisa dilakukan apabila dokter merekomendasikan dengan pertimbangan indikasi manfaat lebih besar dari risiko.

Sedangkan untuk ibu menyusui, sebaiknya hindari penggunaan obat ini.

Apa Efek Samping Obat Rebamipide yang Mungkin Terjadi?

Efek samping yang umum terlihat setelah penggunaan obat ini adalah efek gastrointestinal seperti sembelit, kembung, diare, mual, dan muntah.

Efek ruam, hipersensitif, gangguan fungsi darah, demam, muka memerah, kesulitan bernapas, serta edema hanya terlihat pada 1% pasien saja, atau bisa dikatakan sangat jarang terjadi.

Peringatan dan Perhatian

  • Beri tahu dokter apabila kamu memiliki riwayat hipersensitif ketika meminum Rebamipide
  • Tidak untuk anak-anak sebab bahaya dan risikonya belum diketahui
  • Penggunaan untuk lansia perlu diperhatikan
  • Apabila penggunaan Rebamipide dikombinasikan dengan obat lain, maka berilah jeda waktu minimal 30 menit untuk menghindari interaksi obat yang tidak diinginkan.
  • Pernah diketahui efek ringan terhadap enzim sitokrom P450 dan meningkatkan peredaran darah, sehingga perlu dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

Indikasi Baru untuk Pengobatan Penyakit Bahcet

Matsuda dan rekannya., dalam penelitian multi-sentris, buta ganda, plasebo terkontrol, membandingkan Ribamide 300 mg per hari dengan plasebo pada 35 pasien penyakit Behcet selama 12-24 minggu.

Mereka menemukan Rebamipide sangat efektif dalam mengontrol ulserasi selaput lendir, masalah mata, dan mengurangi skor nyeri bila dibandingkan dengan plasebo.

Mereka menyimpulkan bahwa Rebamipide adalah obat yang efektif dan aman dalam pengobatan ulkus mulut menahun.

Meskipun penyakit ini belum sepenuhnya dikenal dan memang langka, tetapi penggunaan Rebamipide diklaim bisa mengatasi efek sistemis vaskulitis tidak normal.

Apabila kamu khawatir dengan kondisi kesehatanmu, maka kamu bisa konsultasikan masalah kesehatanmu dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

Mims Indonesia diakses pada 24 November 2020. Rebamipide

Pionas.pom.go.id diakses pada 24 November 2020. Rebamipide

Kudur, H., Mohan, Hulmani Manjunath. (2013, Sep-Oct). Rebamipide: A Novel Agent in the Treatment of Recurrent Aphthous Ulcer and Behcet’s Syndrome. Indian Journal of Dermatology. 58(5): 352–354. doi:10.4103/0019-5154.117298

    register-docotr