Kamus Obat

Insulin Glargine

March 7, 2021 | Arin Khurota | dr. Pitoyo Marbun
feature image

Insulin glargine atau yang lebih dikenal dengan nama dagangnya, Lantus, merupakan golongan obat insulin. Beberapa obat lain sejenis yang telah umum digunakan salah satunya adalah Novomix. Obat ini telah diizinkan untuk penggunaan medis di Amerika Serikat sejak tahun 2000.

Berikut informasi selengkapnya mengenai insuline glargine, manfaat, dosis, cara pakai, serta risiko efek samping yang mungkin terjadi.

Untuk apa obat insulin glargine?

Insulin glargine adalah obat yang digunakan untuk mengontrol kadar gula darah pada penderita diabetes. Obat ini termasuk dalam obat insulin injeksi yang memiliki paruh kerja lama (long acting).

Insulin glargine diberikan sebagai program pengobatan diabetes yang juga harus diimbangi dengan gaya hidup sehat. Pola hidup ini termasuk olahraga, diet sehat, dan pemantauan gula darah secara teratur.

Apa fungsi dan manfaat obat insulin glargine?

Insulin glargine berfungsi sebagai agen menyerupai insulin manusia untuk mengontrol metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein dalam tubuh. Obat ini bekerja dengan cara menghambat produksi glukosa dan lipolisis hati, serta meningkatkan pembuangan glukosa perifer.

Sifat tersebut membuat insulin glargine banyak dimanfaatkan sebagai pengobatan untuk kondisi berikut:

Diabetes melitus

Diabetes adalah suatu kondisi di mana tubuh tidak dapat memproduksi cukup insulin untuk mengontrol kadar gula darah. Di sisi lain, penderita diabetes ada yang mengalami kondisi di mana insulin menjadi tidak efektif (resistensi insulin).

Insulin sangat dibutuhkan untuk metabolisme bahan makanan dalam tubuh, seperti karbohidrat dan lemak. Jika insulin dalam tubuh tidak menyukupi, maka efek yang ditimbulkannya dapat menyebabkan komplikasi.

Pengobatan untuk diabetes biasanya dapat diberikan obat-obatan oral, seperti glimepiride, glibenclamide, dan lain-lain. Namun, dalam keadaan tertentu, seperti pada diabetes tipe 1, obat-obatan tersebut tidak dapat diberikan.

Merek dan harga obat insulin glargine

Insulin glargine termasuk dalam golongan obat keras sehingga kamu perlu menyertakan resep dokter untuk bisa mendapatkannya. Beberapa merek obat insulin glargine yang umum digunakan adalah Lantus, Ezelin, dan Sansulin.

Berikut informasi mengenai beberapa merek obat beserta harganya yang telah beredar di beberapa apotek:

  • Lantus Solostar 100 IU/mL. Sediaan injeksi untuk terapi insulin yang diproduksi oleh Aventis Indonesia Pharma. Obat ini bisa kamu dapatkan dengan harga Rp265.650/pcs.
  • Sansulin-R 100 IU/mL. Sediaan injeksi untuk terapi insulin yang diproduksi oleh Sanbe Farma. Obat ini bisa kamu dapatkan dengan harga Rp277.516.
  • Ezelin Insulin Glargine 100 IU/mL. Sediaan injeksi untuk terapi insulin. Obat ini diproduksi oleh Kalbe Farma dan bisa kamu dapatkan dengan harga Rp500.000.

Bagaimana cara pakai obat insuline glargine?

Gunakan obat sesuai dosis dan petunjuk penggunaan obat yang telah diinstruksikan oleh dokter. Jangan lebih banyak atau kurang dari dosis yang telah ditentukan. Perubahan dosis sekecil apapun dapat memengaruhi kadar gula dalam darah.

Obat ini harus diberikan setelah makan secara subkutan (ke lapisan lemak di bawah kulit, biasanya di daerah paha, lengan atas atau perut). Usahakan untuk menggunakan obat pada waktu yang sama setiap hari. Jangan melupakan untuk minum obat, terutama saat setelah makan.

Obat biasanya tersedia sebagai pena kecil dengan ujung jarum kecil yang sudah diisi sebelumnya. Pastikan kamu tahu cara menggunakan suntikan insulin.

Berikut cara menggunakan insulin vial yang bisa kamu ikuti:

  1. Kumpulkan semua perlengkapan yang kamu perlukan untuk injeksi, seperti pena injeksi, jarum suntik, kapas beralkohol, dan kapas biasa.
  2. Cuci tangan dengan sabun dan air sebelum menggunakan obat.
  3. Tarik tutup pelindung obat (di atas tabung injeksi). Kamu akan melihat sumbat karet abu-abu. Seka bagian atas sumbat karet abu-abu dengan kapas alkohol.
  4. Putar injeksi dengan tangan dalam posisi horizontal (datar) sampai suspensi insulin tercampur rata. Jangan kocok tabungnya.
  5. Lepaskan penutup jarum suntik yang telah diberikan oleh dokter.
  6. Masukkan dosis yang telah ditentukan ke dalam semprit dengan menarik plunger.
  7. Letakkan vial lalu masukkan jarum ke sumbat karet abu-abu.
  8. Dorong plunger jarum suntik ke bawah untuk menyuntikkan obat.
  9. Balik tabung vial, lalu tarik kembali plunger secara perlahan untuk mengisi jarum suntik dengan dosis obat.
  10. Simpan jarum di dalam vial. Untuk menghilangkan gelembung udara, ketuk jarum secara perlahan dengan jari hingga gelembung udara naik ke bagian atas jarum suntik. Dorong plunger ke atas secara perlahan. Tarik plunger ke bawah untuk mengukur dosis yang kamu butuhkan.
  11. Keluarkan spuit dan jarum yang sudah disiapkan dari botol dan pegang dengan tangan yang akan menyuntikkan obat.
  12. Seka tempat suntikan dengan kapas alkohol dan cubit kulit menggunakan tangan yang lain. Dorong plunger jarum suntik untuk memasukkan obat.
  13. Tarik jarum secara perlahan dari kulit dengan lembut. Jangan tutup kembali jarumnya.
  14. Letakkan bola kapas di atas tempat suntikan dan tekan selama beberapa detik.
  15. Buang jarum suntik bekas sesuai dengan petunjuk yang telah diarahkan dokter atau apoteker. Gunakan jarum suntik baru untuk setiap suntikan.
  16. Pastikan kamu menggunakan jenis jarum suntik yang benar. Tanyakan pada dokter atau perawat apabila kamu merasa tidak yakin dengan jarum suntik yang kamu gunakan.

Berikut cara menggunakan pena insulin injeksi yang telah diisi sebelumnya dan bisa kamu ikuti:

  1. Siapkan jarum suntik seperti yang diinstruksikan oleh dokter atau perawat.
  2. Pasang jarum ke pena injeksi. Pastikan jarum dipasang dengan kencang.
  3. Tekan dosis yang benar di bagian ujung pena lain.
  4. Seka area tempat suntikan dengan kapas alkohol.
  5. Pegang pena injeksi dengan ibu jari.
  6. Tekan pena injeksi ke dalam tubuh menggunakan metode injeksi subkutan (di bawah kulit).
  7. Gunakan ibu jari untuk menekan tombol injeksi sampai berhenti. Terus tahan tombol injeksi pada posisi tersebut sambil perlahan hitung sampai 6 untuk mendapatkan dosis penuh.
  8. Tarik pena injeksi dari tubuh dengan lembut.
  9. Lepaskan jarum dari pena. Jangan pernah menyimpan pena injeksi dengan jarum terpasang.
  10. Setel ulang pena seperti yang diinstruksikan oleh dokter atau perawat.
  11. Buang jarum yang telah digunakan. Simpan pena injeksi di bawah 30 derajat Celcius atau antara 2 hingga 8 derajat Celcius.
  12. Gunakan jarum baru dalam setiap pemberian obat.
  13. Ingatlah untuk tidak menyuntikkan ke area yang sama sepanjang waktu. Jika kamu memerlukan bantuan untuk memahami instruksi, tanyakan kembali kepada dokter atau apoteker.

Berapa dosis obat insulin glargine?

Dosis dewasa

Dosis lazim: 2-100 IU per hari.

Sesuai dosis dengan kebutuhan. Biasanya dosis berikan sekali sehari pada waktu yang sama setiap hari.

Untuk pasien yang tanpa insulin dapat diberikan dosis awal 10 IU sekali sehari. Sesuaikan dosis selanjutnya berdasarkan respons kadar gula darah normal.

Dosis anak

Dosis obat dapat diberikan untuk anak usia di atas 6 tahun dengan pengawasan ketat. Dosis obat diberikan sekali sehari pada waktu yang sama setiap hari.

Apakah insulin glargine aman untuk ibu hamil dan menyusui?

U.S. Food and Drug Administration (FDA) belum memasukkan obat ini dalam golongan obat kategori kehamilan apapun. Pemberian obat didasarkan pada pertimbangan kondisi pasien dan evaluasi cermat dari dokter.

Insulin glargine telah diketahui dapat masuk dalam ASI sehingga mungkin dapat memengaruhi bayi yang menyusui. Konsultasikan lebih lanjut dengan dokter sebelum menggunakan obat ini terutama saat kamu sedang hamil atau menyusui.

Apa efek samping obat insulin glargine yang mungkin terjadi?

Hentikan pemakaian obat dan hubungi dokter segera apabila muncul reaksi efek samping berikut setelah kamu menggunakan obat ini:

  • Tanda-tanda reaksi alergi terhadap insulin, seperti kemerahan atau bengkak pada tempat suntikan, ruam kulit gatal di seluruh tubuh, kesulitan bernapas, detak jantung cepat, perasaan seperti akan pingsan.
  • Penambahan berat badan yang cepat
  • Bengkak pada lidah, tenggorokan, kaki atau pergelangan kaki
  • Sesak napas
  • Kadar kalium rendah dalam darah yang ditandai dengan kram kaki, sembelit, detak jantung tidak teratur, dada berdebar, peningkatan rasa haus atau buang air kecil, mati rasa atau kesemutan, lemas.

Efek samping umum yang mungkin terjadi dari penggunaan insulin glargine, antara lain:

  • Kadar gula darah rendah
  • Gatal
  • Ruam kulit ringan
  • Penebalan atau cekungan kulit pada bekas tempat menyuntikkan obat.

Beberapa efek samping lain yang tidak tercantum di atas dapat mungkin terjadi. Apabila kamu mengalami efek samping lain, konsultasikan lebih lanjut dengan dokter.

Peringatan dan perhatian

Sebaiknya kamu tidak menggunakan insulin glargine apabila memiliki riwayat alergi terhadap insulin sebelumnya.

Insulin glargine tidak boleh diberikan pada anak-anak usia di bawah 6 tahun dan beberapa merek hanya dapat diberikan untuk orang dewasa. Jangan gunakan obat ini untuk mengobati diabetes tipe 2 pada anak-anak.

Beritahu dokter apakah kamu aman menggunakan obat insulin apabila memiliki riwayat penyakit hati, ginjal atau gagal jantung.

Beritahu dokter jika kamu juga menggunakan pioglitazone atau rosiglitazone. Biasanya obat ini dikombinasi dengan glimepiride atau metformin. Mengonsumsi obat diabetes oral tertentu saat menggunakan insulin dapat meningkatkan risiko masalah jantung yang serius.

Ikuti arahan dokter mengenai penggunaan insulin saat kamu sedang hamil atau menyusui. Mengontrol diabetes saat masa kehamilan sangat penting dilakukan dan harus hati-hati. Apabila kamu memiliki gula darah tinggi dapat menyebabkan komplikasi pada ibu dan bayi.

Beritahu dokter mengenai obat-obatan lain yang sedang kamu konsumsi saat menggunakan obat ini, terutama:

  • ACE Inhibitor, seperti captopril, ramipril, enalapril, dan lain-lain.
  • Disopiramid
  • Obat-obatan fibrat
  • Fluoksetin
  • MAO Inhibitor
  • Propoksifen
  • Obat-obatan salisilat
  • Analog somatostatin, misalnya oktreotida
  • Antibiotik sulfonamida
  • Kortikosteroid, seperti prednison, methylprednison, dan lain-lain
  • Niasin
  • Danazol
  • Obat-obatan diuretik
  • Agen simpatomimetik
  • Isoniazid
  • Turunan fenotiazin
  • Somatropin
  • Hormon tiroid
  • Kontrasepsi oral
  • Litium.

Pastikan untuk mengecek kesehatan Anda dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Download di sini untuk berkonsultasi dengan mitra dokter kami.

Reference

National Center for Biotechnology Information (NCBI), diakses pada 19 Februari 2021, Insulin glargine | C267H404N72O78S6 – PubChem

National Center for Biotechnology Information (NCBI), diakses pada 19 Februari 2021, Insulin glargine: a long acting insulin analog

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), diakses pada 19 Februari 2021, INSULIN GLARGINE (IG): ANALOG INSULIN KERJA

The Monthly Index of Medical Specialities (MIMS), diakses pada 19 Februari 2021, Insulin glargine: Indication, Dosage, Side Effect, Precaution

Pusat Informasi Obat Nasional (Pionas), diakses pada 19 Februari 2021, Insulin Glargine | PIO Nas

Drugsite Trust, diakses pada 19 Februari 2021, Insulin Glargine Monograph

    register-docotr