Kamus Obat

Dimethicone

March 2, 2021 | Arin Khurota | dr. Pitoyo Marbun
feature image

Dimethicone atau disebut juga dimetilpolisiloksan merupakan senyawa organik tidak aktif dari simetikon. Biasanya obat ini dikombinasikan dengan obat-obatan asam lambung, seperti magnesium dan aluminium.

Berikut informasi selengkapnya mengenai dimethicone, manfaat, dosis, cara pakai, serta risiko efek samping yang mungkin terjadi.

Untuk apa obat dimethicone?

Dimethicone adalah obat untuk mengatasi iritasi kulit, ruam popok, sebagai komponen dalam krim kosmetik dan krim pelindung kulit. Beberapa sediaan yang dikombinasikan dengan obat-obatan asam lambung dapat digunakan untuk mengobati gas berlebih dalam perut dan usus.

Obat tersedia sebagai obat generik dan kombinasi dengan obat lain. Kamu bisa menjumpai dimethicone sebagai obat krim atau salep topikal dan sediaan per oral yang diminum melalui mulut.

Apa fungsi dan manfaat obat dimethicone

Dimethicone berfungsi sebagai agen untuk mencegah flatulensi (sering kentut). Obat ini akan bekerja dengan mengubah gelembung gas dalam lambung dan usus menjadi gelembung lebih kecil. Dengan demikian, gelembung dapat lebih mudah terurai dan diresorpsi (diserap) oleh usus.

Selain itu, dimethicone juga memiliki sifat hidrofob yang digunakan dalam krim pelindung untuk melindungi kulit dari zat-zat yang bersifat merangsang. Obat ini terutama diberikan untuk melindungi kulit dari zat asam dan basa yang dapat mengiritasi.

Dalam dunia kesehatan, dimethicone banyak dimanfaatkan untuk mengatasi beberapa masalah berikut:

Iritasi kulit

Senyawa aktif dari dimethicone dapat diberikan untuk mengatasi beberapa masalah kulit, termasuk kerutan halus dan iritasi kulit minor. Obat ini biasanya digunakan dalam beberapa krim kosmetik untuk perawatan kulit.

Dalam beberapa penelitian, dimethicone telah terbukti menjadi pelindung kulit yang efektif melawan zat iritan. Dengan demikian, ia dapat mencegah berkembangnya kondisi tertentu, seperti dermatitis dan eksem pada kulit.

Selain itu, obat ini biasanya juga digunakan sebagai pelembap untuk merawat kulit kering dengan cara mencegah kehilangan air. Akan tetapi, fungsi tersebut sebenarnya masih menuai beberapa penolakan dari ahli medis.

Sifat hidrofob obat dinilai tidak hanya mencegah kehilangan air dan menjaga kelembapan, tetapi juga dapat memerangkap bakteri, minyak kulit, sebum, dan kotoran lainnya.

Oleh karena itu, beberapa pendapat menyatakan bahwa dimethicone tidak direkomendasikan untuk perawatan jerawat. Namun, Dr. Goldenberg dari The Icahn School of Medicine at Mount Sinai Hospital berpendapat bahwa obat ini aman digunakan, meskipun terkadang mungkin muncul iritasi lain.

Beberapa ahli kulit lain juga telah setuju bahwa dimethicone aman digunakan, bahkan dapat bermanfaat bagi mereka yang berjerawat. Pemberian obat untuk jerawat tetap hanya bisa dilakukan dengan rekomendasi khusus dari dokter.

Perut kembung

Senyawa aktif dari dimethicone (simetikon) dapat diberikan untuk mengobati perut kembung. Biasanya obat ini diberikan bersama dalam kombinasi dengan obat-obatan lambung lain.

Dalam mengobati maag, dimethicone biasanya dikombinasikan untuk memperkuat khasiat pemakaian oral. Kombinasi ini terutama untuk mengatasi kondisi di mana banyak gas dalam lambung usus yang mungkin terjadi.

Beberapa merek obat maag yang biasanya kamu jumpai merupakan kombinasi dari dimethilpolisiloksan, kalium karbonat, dan magnesium trisilikat.

Obat akan bekerja setidaknya 30 menit setelah diminum. Dan untuk mempercepat pengobatan, obat lebih baik diminum sebelum makan. Selain itu, beberapa pendapat ahli menyatakan bahwa obat maag dengan kombinasi obat ini aman diberikan untuk anak-anak.

Kutu rambut

Beberapa senyawa turunan seperti amidimetikon cukup efektif dalam mengatasi kutu rambut. Rasa gatal dari kutu rambut juga dapat diatasi dengan menggunakan obat ini yang diformulasikan sebagai surfaktan.

Biasanya dimethicone tersedia dalam bentuk sediaan kondisioner atau sampo yang diformulasikan khusus. Sifat obat yang mudah larut dalam air atau alkohol banyak dimanfaatkan untuk bahan surfaktan. Busa surfaktan dari obat ini juga cukup efektif untuk memerangkap kutu rambut.

Selain itu, dimethicone juga dapat mengatasi beberapa masalah rambut rusak. Namun, dibandingkan dengan senyawa tidak aktifnya, beberapa ahli berpendapat bahwa turunan amidimetikon lebih efektif.

Merek dan harga obat dimethicone

Beberapa merek obat ini sudah memperoleh izin penggunaan medis dan telah beredar di Indonesia. Kamu bisa mendapatkannya tanpa resep dokter karena beberapa merek obat dimethicone termasuk dalam golongan obat bebas.

Beberapa merek obat beserta harganya bisa kamu lihat berikut ini:

  • Stromag tablet. Sediaan tablet kunyah mengandung magnesium hidroksida 200mg, aluminium hidroksida 200mg, dan dimetilpolisiloksan 40mg. Obat ini diproduksi oleh Guardian Pharmatama dan bisa kamu dapatkan dengan harga Rp17.375/strip isi 10 tablet.
  • Polysilane caplets. Sediaan kaplet mengandung aluminium hidroksida 200mg, dimetikon 80mg, dan magnesium hidroksida 200mg. Obat ini diproduksi oleh PT Pharos Indonesia dan bisa kamu dapatkan dengan harga Rp23.193/strip.
  • Bufantacid tablet. Sediaan tablet mengandung aluminium hidroksida 200mg, magnesium hidroksida 200mg, dan dimetikon 50mg. Obat ini bisa kamu dapatkan dengan harga Rp3.002/strip isi 10 tablet.
  • Ultilox Syrup 150mL. Sediaan sirup mengandung aluminium hydroxide, magnesium hydroxide, dan simethicone. Obat ini diproduksi oleh Coronet dan bisa kamu dapatkan dengan harga Rp41.468/botol.
  • Biogastron tablet. Sediaan tablet oral mengandung aluminium hidroksida 400mg, magnesium trisilikat 400mg, dan dimetikon 30mg. Obat ini diproduksi oleh Bernofarm dan bisa kamu dapatkan dengan harga Rp6.628/strip.
  • Alumy tablet. Sediaan tablet mengandung aluminium hidroksida 200mg, magnesium 300mg, dan dimetilpolisiloksan 20mg. Obat ini diproduksi oleh Coronet Crown dan bisa kamu dapatkan dengan harga Rp4.642/strip.
  • Alumy suspensi 100mL. Sediaan sirup antasida untuk mengobati ketidaknyamanan di lambung. Kamu bisa mendapatkan obat ini dengan harga Rp14.831/botol.

Bagaimana cara pakai obat dimethicone?

Baca dan ikuti petunjuk penggunaan dan dosis yang tertera di label kemasan obat. Jangan gunakan obat lebih banyak atau lebih lama dari yang direkomendasikan.

Sediaan obat untuk mengatasi maag sebaiknya diminum saat keadaan perut kosong. Kamu bisa minum obat 30 menit hingga satu jam sebelum makan atau dua jam setelah makan. Kunyah obat tablet lebih dulu sebelum ditelan.

Untuk sediaan sirup sebaiknya dikocok lebih dulu sebelum ditakar. Gunakan sendok takar yang tersedia atau alat pengukur dosis lain yang tersedia. Jika kamu tidak memiliki alat pengukur dosis, tanyakan pada apoteker cara mengukur dosis obat yang tepat.

Obat biasanya digunakan hanya sampai gejala sembuh. Tidak disarankan untuk menggunakan obat dalam jangka panjang.

Jika kamu menggunakan krim atau losion, kamu bisa mengikuti langkah-langkah berikut ini:

  • Cuci tangan sebelum menggunakan krim atau losion.
  • Bersihkan dan keringkan area yang terkena sebelum mengaplikasikan obat.
  • Oleskan krim atau losion dengan lembut pada kulit. Jangan menutupi, membungkus atau membalut area tersebut kecuali diinstruksikan oleh dokter.
  • Cuci tangan setelah menggunakan obat.

Jika kamu menggunakan sediaan larutan untuk perawatan kutu rambut, kamu bisa mengikuti langkah-langkah berikut:

  • Keringkan rambut sebelum menggunakan sampo
  • Oleskan larutan secukupnya untuk menutupi rambut dari pangkal hingga ujung dan pastikan larutan menyebar secara merata.
  • Cuci tangan setelah menggunakan obat.
  • Biarkan rambut mengering secara alami dan biarkan larutan selama minimal 8 jam atau semalaman.
  • Bilas rambut dan kulit kepala dengan dicuci bersih dan biarkan rambut mengering.
  • Jika kutu masih ada setelah perawatan pertama, ulangi setelah 7 hari.

Hindari kontak dengan mata saat mengoleskan larutan. Jangan aplikasikan obat pada kulit yang rusak atau luka terbuka.

Setelah digunakan, simpan obat pada suhu di bawah 30 derajat Celcius, jauh dari kelembapan, panas, dan cahaya matahari. Pastikan obat tertutup rapat.

Berapa dosis obat dimethicone?

Dosis dewasa

Sebagai krim pelindung kulit: oleskan secukupnya ke seluruh area yang ingin dirawat sesuai kebutuhan.

Untuk kutu kepala: gunakan sekali seminggu untuk 2 dosis. Gosokkan ke rambut dan kulit kepala, biarkan mengering secara alami. Cuci rambut setidaknya setelah 8 jam atau semalaman.

Untuk mengobati kembung karena asam lambung: 2-4 tablet kunyah atau seperti yang diarahkan oleh dokter.

Dosis anak

Untuk penggunaan topikal: Usia di atas 6 bulan dapat diberikan dosis sama dengan dosis dewasa. Penggunaan disesuaikan dengan kebutuhan.

Apakah dimethicone aman untuk ibu hamil dan menyusui?

U.S. Food and Drug Administration (FDA) belum memasukkan obat topikal atau obat oral dalam golongan obat kategori apapun. Obat dapat dikonsumsi oleh ibu hamil setelah konsultasi lebih lanjut dengan dokter.

Obat ini juga telah diketahui tidak terserap dalam ASI sehingga mungkin aman untuk dikonsumsi saat menyusui. Obat dapat dikonsumsi dengan perhatian khusus.

Apa efek samping obat dimethicone yang mungkin terjadi?

Beberapa efek samping mungkin terjadi karena penggunaan obat yang tidak sesuai dosis atau karena respons dari tubuh pasien. Berikut efek samping dimethicone yang mungkin muncul:

  • Tanda-tanda reaksi alergi, seperti ruam, gatal-gatal, kulit merah, bengkak, melepuh, atau mengelupas dengan atau tanpa demam mengi.
  • Sesak di dada atau tenggorokan
  • Kesulitan bernapas atau berbicara
  • Suara serak yang tidak biasa
  • Pembengkakan pada mulut, wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.
  • Iritasi pada kulit dan sekitar mata
  • Kulit kepala gatal atau bersisik
  • Reaksi hipersensitivitas.

Hentikan pemakaian obat dan konsultasikan lebih lanjut dengan dokter apabila efek samping muncul setelah kamu menggunakan obat ini.

Peringatan dan perhatian

Jangan gunakan dimethicone apabila sebelumnya kamu memiliki riwayat alergi saat menggunakan obat ini.

Pastikan untuk memeriksakan diri ke dokter atau apoteker sebelum memberikan obat ini kepada bayi di bawah 6 bulan. Anak-anak mungkin lebih sensitif terhadap efek sampingnya.

Hindari api terbuka atau sumber panas lain saat kamu menggunakan dimethicone.

Hindari alhokol baik saat kamu menggunakan obat oral atau topikal. Risiko efek samping lebih mungkin terjadi saat kamu mengonsumsi alkohol.

Tanyakan kepada dokter sebelum menggunakan obat antasida, dan gunakan hanya jenis obat yang direkomendasikan dokter. Beberapa antasida mungkin mengandung senyawa aktif dimethicone.

Beberapa bentuk sediaan cair dimethicone mungkin mengandung fenilalanin. Konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan bentuk sediaan obat ini apabila kamu menderita fenilketonuria (PKU).

Pastikan untuk mengecek kesehatan kamu dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Download di sini untuk berkonsultasi dengan mitra dokter kami.

Reference

Healthline Media, Inc, diakses pada 17 Februari 2021, Dimethicone: What to Know About Silicones in Cosmetic Products

Science Direct, diakses pada 17 Februari 2021, Polydimethylsiloxane – an overview | ScienceDirect Topics

Food and Agriculture Organization, diakses pada 17 Februari 2021, POLYDIMETHYLSILOXANE

Drugsite Trust, diakses pada 17 Februari 2021, Dimethylpolysiloxane (Inactive Ingredient)

National Center for Biotechnology Information (NCBI), diakses pada 17 Februari 2021, An enzyme derivatized polydimethylsiloxane (PDMS)

The Monthly Index of Medical Specialities (MIMS), diakses pada 17 Februari 2021, Dimeticone – MIMS.com Malaysia

Pusat Informasi Obat Nasional (Pionas), diakses pada 17 Februari 2021, 1.1.1.4 Antasida dengan Kandungan Simetikon

    register-docotr