Kamus Obat

Cyanocobalamin

January 14, 2021 | Arin Khurota | dr. Pitoyo Marbun
feature image

Cyanocobalamin atau nama lain dari vitamin B12 adalah nutrisi penting yang tidak dapat dibuat dalam tubuh, tetapi sangat dibutuhkan untuk metabolisme.

Obat vitamin ini kali pertama dibuat pada 1940-an dan banyak diedarkan sebagai obat bebas.

Berikut ini informasi lengkap untuk apa obat cyanocobalamin, fungsi dan manfaat obat, dosis penggunaan, cara pakai, serta risiko efek samping yang mungkin terjadi.

Untuk apa obat cyanocobalamin?

Cyanocobalamin atau vitamin B12 adalah suplemen vitamin yang digunakan untuk mengatasi defisiensi (kekurangan) vitamin B12.

Cyacobalamin (vitamin B12) penting untuk pertumbuhan, reproduksi sel, pembentukan darah, dan sintesis protein dan jaringan.

Obat ini tersedia dalam beberapa bentuk sediaan tablet, suntikan ke dalam otot (intramuskular), dan semprotal hidung (nasal spray).

Apa fungsi dan manfaat obat cyanobalamin?

Cyanocobalamin berfungsi sebagai suplemen esensial yang berperan penting dalam metobolisme dalam tubuh manusia.

Kekurangan vitamin ini dapat menyebabkan ulserasi mulut, kulit kering, tubuh lemas parah, wajah pucat, serta anemia. Bahkan, jika dibiarkan dapat menyebabkan gangguan yang serius.

Cyanocobalamin memiliki manfaat untuk mengatasi beberapa masalah kesehatan yang berkaitan dengan kondisi berikut ini:

1. Anemia pernisiosa

Anemia pernisiosa terjadi akibat tubuh tidak mampu memproduksi sel darah merah dengan memadai karena kekurangan vitamin B12.

Cyanocobalamin atau vitamin B12 memiliki peran penting dalam pembentukan sel darah merah. Akibatnya apabila mengalami defisiensi cyanocobalamin, tubuh akan merespons dengan mengeluarkan gejala yang didiagnosis sebagai anemia pernisiosa.

Anemia pernisiosa merupakan salah satu penyebab anemia defisiensi vitamin B-12. Diperkirakan penyebab utamanya oleh proses autoimun yang membuat seseorang tidak dapat menghasilkan zat di perut yang disebut faktor intrinsik.

Cyanocobalamin adalah nutrisi yang dibutuhkan yang membantu memungkinkan produksi dan fungsi sel darah merah yang tepat dalam tubuh.

Vitamin B12 oral dapat menjadi alternatif yang efektif daripada pemberian suntikan intramuskular. Pilihan pengobatan oral secara teratur biasanya cukup untuk mengatasi gangguan ini selama tingkat keparahan penyakit masih tergolong ringan.

2. Terapi tambahan setelah operasi bypass lambung dan kanker usus

Operasi pengangkatan perut (bypass lambung) dan kanker dalam usus dapat mengurangi ukuran perut dan mengurangi kemampuannya dalam penyerapan nutrisi.

Pengurangan ukuran perut menyebabkan penurunan ghrelin (hormon kelaparan yang disekresikan oleh lapisan perut) dan berkurangnya asupan makanan.

Hal tersebut dapat menyebabkan penurunan produksi faktor intrinsik yang diperlukan untuk penyerapan vitamin B12. Dalam operasi bypass lambung, bagian perut yang mengeluarkan faktor intrinsik harus dihindari dan tidak diperbolehkan terpapar makanan.

Oleh karena itu, kekurangan vitamin B12 setelah operasi bariatrik terjadi baik dari asupan yang tidak memadai, penyerapan yang berkurang, atau karena keduanya.

Untuk mengatasi masalah yang lebih parah akibat defisiensi cyanocobalamin, maka diperlukan asupan nutrisi vitamin dari luar.

Alasan tersebut menjadi dasar suplemen cyanocobalamin injeksi diresepkan sebagai terapi tambahan setelah operasi pengangkatan perut pada bypass lambung dan kanker usus.

3. Defisiensi cyanocobalamin karena cacing pita

Vitamin ini biasanya diberikan pada pada pasien yang rentan mengalami defisiensi cyanocobalamin. Kondisi rentan selain anemia dan bypass lambung atau kanker usus adalah infeksi cacing pita.

Keberadaan cacing pita dalam tubuh manusia menyebabkan nutrisi yang seharusnya dimetabolisme untuk tubuh tidak tercapai. Hal ini karena cacing pita mendapatkan nutrisi ini yang seharusnya diperuntukkan oleh tubuh.

Parasit usus seperti cacing pita ikan Diphyllobothrium latum dapat secara efektif bersaing dengan inang untuk mengambil vitamin. Akibatnya, tubuh mengalami kekurangan vitamin.

Untuk mengatasi masalah ini, biasanya suplemen vitamin ini ditambahkan sebagai terapi tambahan selain terapi utama untuk menghilangkan cacing pita. Penggunaan obat yang teratur secara efektif dapat mengurangi defisiensi vitamin B12 akibat cacing pita.

4. Indikator dalam tes Schilling

Tes Schilling adalah pemeriksaan medis yang digunakan untuk pasien dengan kekurangan vitamin B12 (cobalamin).

Tes ini menggunakan cyanocobalamin dan terbagi dalam beberapa tahap. Pada bagian pertama tes, pasien diberi vitamin B12 berlabel radioaktif untuk diminum atau dimakan. Satu jam kemudian, pasien diberikan suntikan injeksi B12 tanpa label.

Tujuan injeksi tunggal adalah untuk menjenuhkan reseptor B12 di hati dengan vitamin B12 untuk sementara.

Tindakan tersebut untuk mencegah pengikatan vitamin B12 di jaringan tubuh (terutama di hati). Apabila diserap dari saluran gastrointestinal, maka zat ini akan masuk ke urine. Urine pasien kemudian dikumpulkan selama 24 jam berikutnya untuk menilai penyerapan.

Tes Schilling memiliki beberapa tahapan dan dapat dilakukan kapan saja setelah suplementasi vitamin B12. Beberapa dokter merekomendasikan bahwa dalam kasus defisiensi parah, setidaknya beberapa minggu pemberian vitamin dilakukan sebelum tes.

Hal tersebut untuk memastikan bahwa gangguan penyerapan B12 (dengan atau tanpa faktor intrinsik) tidak terjadi karena kerusakan pada mukosa usus akibat defisiensi B12 dan folat itu sendiri.

Merek dan harga obat cyanocobalamin

Cyanocobalamin atau vitamin B12 telah tersedia secara luas sebagai obat bebas. Kamu bisa mendapatkan obat ini tanpa harus menggunakan resep dokter.

Beberapa nama generik dan nama paten cyanocobalamin sangat beragam dan telah memiliki izin edar untuk penggunaan medis. Berikut beberapa nama generik dan nama dagang cyanocobalamin beserta harganya:

Nama generik

  • Vitamin B12 50mcg. Sediaan tablet cyanocobalamin yang diproduksi oleh Kimia Farma. Obat ini bisa kamu dapatkan dengan harga Rp997/strip isi 10 tablet.
  • Vitamin B12 50mcg. Sediaan tablet cyanocobalamin yang diproduksi oleh PT. Holi Pharma. Obat ini bisa kamu dapatkan dengan harga Rp1.020/strip isi 10 tablet.
  • Vitamin B12 50mg. Sediaan tablet cyanocobalamin yang diproduksi oleh Mega Esa Farma. Obat ini bisa kamu dapatkan dengan harga Rp95/tablet.
  • Vitamin B12 IPI tablet. Sediaan tablet cyanocobalamin yang diproduksi oleh PT. Supra Ferbindo Farma. Suplemen ini bisa kamu dapatkan dengan harga Rp5.479/pcs isi 45 tablet.
  • Vitamin B12 IPI tablet. Sediaan tablet cyanocobalamin yang bisa kamu dapatkan dengan harga Rp6.577/pcs isi 50 tablet.

Nama paten

  • Serbion 5000. Sediaan tablet suplemen mengandung vitamin B1 100mg, vitamin B6 100mg, dan cyanocobalamin 5.000 mcg. Obat ini bisa kamu dapatkan dengan harga Rp25.493/strip isi 10 tablet.
  • Caviplex tablet. Sediaan tablet suplemen mengandung cyanocobalamin 12mcg dan beberapa suplemen vitamin lain. Obat ini bisa kamu dapatkan dengan harga Rp10.639/strip isi 10 tablet.
  • Neurosanbe 5000 tablet. Sediaan tablet suplemen mengandung vitamin B1 100mg, cyanocobalamin 100mg, dan vitamin B6 5000mcg. Suplemen ini bisa kamu dapatkan dengan harga Rp35.316/strip isi 10 tablet.
  • Neuralgin Rhema Tablet. Sediaan tablet mengandung Na diklofenak 50mg, tiamin 50mg, piridoksin 10mg, sianokobalamin 10mcg, dan kafein 50mg. Obat ini bisa kamu dapatkan dengan harga Rp970/tablet.
  • Bio Formula Capsul. Sediaan kapsul mengandung cyanocobalamin dan beberapa suplemen vitamin lain yang bisa kamu dapatkan dengan harga Rp13.378/strip isi 4 tablet.
  • Selesbion capsul. Sediaan kapsul sianokobalamin 200mcg, vitamin B1 100mg, dan vitamin B6 100mg. Suplemen ini bisa kamu dapatkan dengan harga Rp6.390/strip isi 10 tablet.

Bagaimana cara minum cyanocobalamin?

  • Ikuti semua petunjuk dosis dan cara minum yang tertera di label kemasan obat. Jika ada yang tidak dimengerti, tanyakan kepada apoteker untuk cara penggunaan dan dosis yang lebih jelas. Gunakan obat persis seperti yang diarahkan.
  • Ikuti instruksi dengan hati-hati sebelum menggunakan suplemen ini. Perhatikan cara minum cyanocobalamin. Suplemen ini bisa diminum dengan atau tanpa makanan.
  • Kebutuhan dosis minum mungkin dapat berubah jika kamu keadaan hamil, menyusui, atau jika kamu makan makanan vegetarian. Beritahu dokter tentang perubahan apapun yang sedang kamu jalani terkait diet atau kondisi medis tertentu.
  • Jangan menelan sediaan obat sublingual secara utuh. Biarkan larut di mulut, tepatnya di bawah lidah tanpa dikunyah.
  • Jangan menghancurkan, mengunyah, atau melarutkan dalam air untuk sediaan tablet salut selaput yang ditujukan untuk lepas lambat. Minum obat sekaligus dengan air putih.
  • Untuk sediaan sirup sebaiknya dikocok lebih dahulu sebelum menakarnya. Takar obat dengan hati-hati dengan sendok takar yang telah tersedia. Jangan gunakan sendok dapur untuk menghindari salah takar dosis.
  • Kamu mungkin perlu sering melakukan tes medis untuk membantu dokter menentukan berapa lama kamu harus minum cyanocobalamin.
  • Untuk mengobati anemia pernisiosa, kamu harus menggunakan cyanocobalamin secara teratur seumur hidup. Tidak menggunakan obat dapat menyebabkan kerusakan saraf yang tidak dapat diperbaiki pada sumsum tulang belakang.
  • Penggunaan obat jangka panjang sebaiknya diminum secara teratur tiap hari dalam waktu yang sama untuk membantu kamu mengingat. Hal ini juga bertujuan untuk mendapatkan hasil terapi yang maksimal dari pengobatan.
  • Apabila kamu lupa minum obat, segera minum dosis obat apabila waktu minum berikutnya masih lama. Jangan menggandakan dosis obat yang lupa dalam satu waktu.
  • Simpan obat ini pada suhu kamar jauh dari kelembapan, panas, dan cahaya matahari setelah digunakan. Pastikan tutup botol obat atau klip tertutup rapat setelah digunakan.

Berapa dosis obat cyanocobalamin?

Dosis dewasa

Anemia pernisiosa atau makrositik

Parenteral

  • Dosis lazim: 250-1000mcg, diberikan dua hari sekali selama 1-2 minggu, kemudian 250mcg setiap minggu sampai darah kembali normal.
  • Dosis pemeliharaan: 1000 mcg, diberikan tiap bulan.

Oral

Dosis lazim: 2.000mcg setiap hari.

Anemia megaloblastik yang disebabkan oleh kekurangan cyanocobalamin (vitamin B12)

Dosis lazim: 50-150mcg setiap hari.

Dosis anak

Anemia pernisiosa atau makrositik

Dosis lazim untuk penggunaan oral dapat diberikan 1.000mcg setiap hari atau setiap 2 minggu.

Apakah cyanocobalamin aman untuk ibu hamil dan menyusui?

U.S. Food and Drug Administration (FDA) memasukkan obat ini yang tersedia dalam sediaan parenteral dan sprai hidung dalam golongan obat kategori C.

Studi pada hewan percobaan telah menunjukkan potensi risiko merugikan pada janin (teratogenik). Namun, studi uji klinis pada ibu hamil masih belum memadai.

Penggunaan obat pada ibu hamil didasarkan pada pertimbangan faktor manfaat lebih besar dari risikonya. Pemberian oral dapat dilakukan atas arahan dari dokter.

Obat ini terbukti dapat terserap ASI meskipun dalam jumlah yang sangat sedikit. Pemberian suplemen ini untuk ibu menyusui dapat dilakukan setelah melakukan konsultasi dengan dokter lebih dahulu.

Apa efek samping obat cyanocobalamin yang mungkin terjadi?

Risiko efek samping mungkin terjadi akibat penggunaan obat yang tidak sesuai dosis atau karena respons dari tubuh pasien. Berikut ini risiko efek samping yang mungkin terjadi dari penggunaan cyanocobalamin:

  • Tanda-tanda reaksi alergi, seperti gatal-gatal, pembengkakan wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.
  • Sesak napas (bahkan dengan aktivitas ringan)
  • Penambahan berat badan yang cepat
  • Batuk
  • Nyeri dada
  • Kadar kalium rendah yang ditandai dengan gejala kram kaki, sembelit, detak jantung tidak teratur, dada berdebar-debar, peningkatan rasa haus atau buang air kecil, kelemahan otot atau perasaan lemas.

Efek samping umum yang mungkin terjadi setelah menggunakan cyanocobalamin, antara lain:

  • Diare
  • Mati rasa atau kesemutan
  • Demam
  • Nyeri sendi
  • Lidah bengkak
  • Gatal atau ruam

Apabila risiko efek samping di atas muncul setelah kamu menggunakan cyanocobalamin, segera hentikan pengobatan dan konsultasikan lebih lanjut dengan dokter.

Peringatan dan perhatian

Tidak disarankan untuk meminum suplemen ini apabila kamu memiliki riwayat alergi cyanocobalamin sebelumnya.

Obat ini tidak disarankan untuk diminum oleh seseorang yang memiliki penyakit Leber. Cyanocobalamin dapat menyebabkan kerusakan saraf optik (dan mungkin kebutaan) pada orang dengan penyakit Leber.

Beritahu dokter apabila kamu memiliki riwayat penyakit tertentu, terutama gangguan kesehatan berikut ini:

  • Penyakit jantung
  • Diabetes
  • Gangguan pendarahan atau pembekuan darah
  • Encok
  • Kekurangan zat besi atau asam folat
  • Tingkat kalium rendah dalam darah
  • Gangguan usus seperti kolitis ulserativa

Beritahu dokter sebelum menggunakan obat ini apabila kamu sedang hamil, berencana hamil, atau sedang menyusui. Jangan berikan suplemen ini pada anak-anak tanpa ada arahan dari dokter.

Beritahu dokter tentang semua obat-obatan yang kamu konsumsi, terutama:

  • Antibiotik
  • Obat yang melemahkan sistem kekebalan seperti obat kanker atau steroid
  • Obat untuk mengurangi asam lambung seperti cimetidine, omeprazole, lansoprazole, Nexium, Prilosec, atau Zantac
  • Obat diabetes oral yang mengandung metformin
  • Obat kejang

Obat lain mungkin dapat memengaruhi cyanocobalamin, termasuk obat resep dan obat bebas, vitamin, serta produk herbal. Sebaiknya konsultasi lebih dahulu dengan dokter atau apoteker sebelum menggunakan obat apapun.

Pastikan untuk mengecek kesehatan Anda dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Download di sini untuk berkonsultasi dengan mitra dokter kami.

Reference

National Center for Biotechnology Information (NCBI), diakses pada 8 Januari 2021, Cyanocobalamin (Vitamin B12) | C63H88CoN14O14P – PubChem

MedlinePlus – Health Information from the National Library of Medicine, diakses pada 8 Januari 2021, Cyanocobalamin Injection: MedlinePlus Drug Information

The Monthly Index of Medical Specialities (MIMS), diakses pada 8 Januari 2021, Cyanocobalamin – MIMS.com

Pusat Informasi Obat Nasional (Pionas), diakses pada 8 Januari 2021, SIANOKOBALAMIN | PIO Nas

    register-docotr