Kamus Obat

Bisacodyl

February 8, 2021 | Arin Khurota | dr. Pitoyo Marbun
feature image

Bisacodyl (bisakodil) atau dikenal dengan nama Dulcolax merupakan senyawa organik turunan triphenylmethane. Obat ini digunakan pertama kali dalam dunia medis pada 1953.

Berikut informasi selengkapnya mengenai obat bisacodyl, manfaat, dosis, cara pakai, serta risiko efek samping yang mungkin terjadi.

Untuk apa obat bisacodyl?

Bisacodyl adalah obat yang digunakan sebagai pencahar sistemik dan kadang digunakan untuk mengosongkan isi usus sebelum pembedahan. Biasanya obat ini juga diresepkan untuk kasus sembelit kronis akibat disfungsi usus neurogenik.

Bisacodyl dapat kamu jumpai di beberapa apotek dalam bentuk sediaan tablet dan suppositoria, yaitu sediaan tablet yang dimasukkan melalui rektum (anus).

Apa fungsi dan manfaat obat bisacodyl?

Bisacodyl berfungsi sebagai agen laksansia (pencahar) kontak. Obat ini bekerja dengan cara merangsang mukosa otot polos usus sehingga mengakibatkan peningkatan peristaltik dan pengeluaran isi usus.

Bisacodyl memiliki cara kerja yang langsung memengaruhi dinding usus besar dengan memperkuat peristaltik dan memperlunak tinja. Dalam dunia kesehatan, obat ini memiliki manfaat untuk mengatasi beberapa masalah berikut:

Konstipasi

Konstipasi atau sembelit adalah suatu proses buang air besar yang tidak lancar dan tidak teratur. Biasanya orang yang mengalami sembelit akan mendapati tinja yang mengeras serta lumpuhnya otot-otot polos usus.

Sembelit bisa disebabkan oleh beberapa faktor, seperti kondisi psikis, gejala penyakit tertentu, efek samping penggunaan obat, dan lain-lain. Kurang makan makanan berserat dan kurang minum juga bisa menyebabkan sembelit.

Pengobatan untuk mengatasi sembelit adalah dengan pemberian obat-obatan pencahar untuk menstimulasi gerakan peristaltik usus. Beberapa obat yang sering digunakan termasuk bisacodyl.

Bisacodyl dapat diberikan terutama untuk pasien dengan sembelit yang terjadi setelah istirahat atau rawat inap yang lama. Obat ini juga direkomendasikan untuk mengatasi sembelit kronis yang berhubungan dengan terapi opiat.

Pembersihan usus

Bisacodyl juga digunakan untuk mengosongkan usus sebelum pembedahan baik secara oral atau rektal (sebagai supositoria atau enema).

Terkadang obat juga diberikan untuk mengosongkan isi perut sebelum prosedur radiografi, proktoskopi, atau endoskopi (misalnya, sigmoidoskopi, proktoskopi).

Sediaan oral atau rektal umumnya diberikan sebagai pencahar untuk perawatan pasca operasi, antepartum, atau postpartum. Sedangkan bentuk sediaan enema banyak digunakan untuk membersihkan usus besar setelah operasi.

Sediaan supositoria dapat diberikan untuk membersihkan usus besar pada wanita hamil sebelum persalinan. Suppositoria dapat diberikan setidaknya 2 jam sebelum fase kedua awal persalinan. Namun, pemberian obat untuk wanita hamil sebaiknya benar-benar dipertimbangkan secara cermat.

Merek dan harga obat bisacodyl

Bisacodyl telah mendapatkan izin resmi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan telah diedarkan secara luas di Indonesia. Beberapa merek obat ini yang telah mendapatkan izin, antara lain:

  • Laxacod
  • Custodiol
  • Laxamex
  • Laxana
  • Dulcolax
  • Prolaxan
  • Indo Obat Pencahar
  • Stolax

Beberapa merek bisacodyl termasuk dalam golongan obat bebas terbatas sehingga kamu tidak memerlukan resep dokter untuk mendapatkannya.

Berikut informasi merek obat beserta harganya yang bisa kamu jumpai di beberapa apotek:

Obat generik

  • Bisacodyl 5mg tablet. Sediaan obat tablet salut enterik yang diproduksi oleh PT Etercon Pharma. Obat ini bisa kamu dapatkan dengan harga Rp504/tablet.
  • Bisacodyl tablet 5mg. Sediaan tablet generik yang diproduksi oleh Novell Pharma. Obat ini bisa kamu dapatkan dengan harga Rp504/tablet.

Obat paten

  • Laxacod tablet. Sediaan tablet untuk sembelit yang diproduksi oleh Galenium Pharmasia Laboratories. Obat ini bisa kamu dapatkan dengan harga Rp6.145/strip.
  • Laxana 5mg tablet. Sediaan tablet salut enterik untuk sembelit yang diproduksi oleh Ifars. Obat ini bisa kamu dapatkan dengan harga Rp4.407/strip.
  • Bicolax tablet 5mg. Sediaan tablet untuk sembelit akut dan kronik serta pengosongan isis perut yang diproduksi oleh Armoxindo Farma. Obat ini bisa kamu dapatkan dengan harga Rp89.958/pot isi 6 strip.
  • Dulcolax suppositoria untuk anak. Sediaan suppositoria untuk mengatasi sembelit pada anak. Obat ini bisa kamu dapatkan dengan harga Rp129.679/strip isi 6 tablet.
  • Dulcolax supp untuk dewasa. Sediaan suppositoria untuk mengatasi sembelit yang bisa kamu dapatkan dengan harga Rp22.198/tablet.
  • Dulcolax tablet. Sediaan tablet untuk mengatasi sembelit yang bisa kamu dapatkan dengan harga Rp19.680/blister isi 10 tablet.

Bagaimana cara pakai obat bisacodyl?

Gunakan obat sesuai dosis dan cara pakai yang tertera di label kemasan resep obat atau yang telah diperintahkan oleh dokter. Berikut aturan pakai yang bisa kamu perhatikan saat menggunakan obat ini, antara lain:

  • Minum obat tablet dengan segelas air putih sekaligus. Jangan mengunyah, menghancurkan, atau melarutkan obat tablet salut selaput.
  • Minum obat secara teratur setiap hari dan usahakan dalam waktu yang sama untuk memudahkan kamu mengingat. Jika lupa, segera minum obat apabila rentang minum berikutnya masih lama. Jangan gandakan dosis obat dalam satu waktu minum.
  • Sediaan suppositoria dapat diberikan pada malam hari sebelum tidur. Obat dimasukkan dalam dubur dengan perlahan dalam posisi telungkup dan biarkan beberapa menit supaya obat benar-benar masuk.
  • Beritahu ahli medis, termasuk dokter, dokter gigi, atau perawat bahwa kamu menggunakan obat ini sebelum melakukan tes medis tertentu.
  • Jangan gunakan obat selama lebih dari 1 minggu kecuali dokter yang menyuruh kamu untuk melakukannya.
  • Jangan gunakan obat pencahar atau pelunak feses lainnya kecuali jika diperintahkan oleh dokter.
  • Apabila kamu mengalami perdarahan rektal atau tidak bisa buang air besar setelah menggunakan obat ini, konsultasikan kembali dengan dokter.
  • Jangan minum produk susu, kalsium, atau magnesium dalam waktu satu jam setelah menggunakan bisacodyl.
  • Jangan minum obat-obatan antasida dalam satu jam sebelum atau satu jam setelah minum obat bisacodyl.
  • Simpan obat tablet pada suhu kamar jauh dari lembap, panas, dan cahaya matahari setelah digunakan. Untuk sediaan suppositoria sebaiknya disimpan dalam lemari pendingin, tetapi jangan dibekukan.

Berapa dosis obat bisacodyl?

Dosis dewasa

Pembersihan usus

  • Dosis lazim: 10mg dibagi dalam 2 dosis yang diberikan pada pagi dan sore hari.
  • Dosis obat diikuti dengan pemberian suppositoria atau enema rektal 10mg pada esok paginya.

Sembelit

Oral

  • Dosis lazim: 5-10mg sekali sehari sebelum tidur.
  • Dosis maksimal: 20mg.

Suppositoria

Dosis lazim: 10mg per hari yang diberikan pada pagi hari.

Dosis anak

Pembersihan usus

  • Usia 4 sampai 10 tahun dapat diberikan dosis 5mg di malam hari diikuti dengan 5mg suppositoria keesokan harinya
  • Usia di atas 10 tahun dapat diberikan dosis sama dengan dosis dewasa.

Sembelit

Oral

  • Usia 4 sampai 10 tahun dapat diberikan dosis 5mg sekali sehari sebelum tidur.
  • Usia 10 tahun dapat diberikan dosis sama dengan dosis dewasa.

Suppositoria

  • Usia 4 sampai 10 tahun dapat diberikan dosis 5mg per hari yang disarankan untuk diberikan pada pagi hari.
  • Usia di atas 10 tahun dapat diberikan dosis sama dengan dosis dewasa.

Apakah bisacodyl aman untuk ibu hamil dan menyusui?

U.S. Food and Drug Administration (FDA) memasukkan bisacodyl dalam golongan obat kategori C. Studi penelitian pada hewan percobaan telah menunjukkan bahwa obat ini mengakibatkan efek merugikan pada janin (teratogenik).

Namun, studi terkontrol pada wanita hamil masih belum memiliki data yang memadai. Penggunaan obat dapat dilakukan apabila manfaat yang didapatkan lebih besar dari risikonya.

Bisacodyl telah diketahui dapat terserap dalam ASI sehingga tidak disarankan untuk digunakan oleh ibu hamil. Konsultasikan lebih dulu dengan dokter sebelum menggunakan obat ini.

Apa efek samping obat bisacodyl yang mungkin terjadi?

Hentikan pemakaian dan hubungi dokter segera apabila terjadi efek samping berikut setelah kamu menggunakan obat ini:

  • Tanda-tanda reaksi alergi, seperti ruam, gatal-gatal, kulit merah, bengkak, melepuh, atau mengelupas.
  • Sesak di dada
  • Kesulitan bernapas, menelan, atau berbicara.
  • Pembengkakan pada mulut, wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.
  • Sakit perut.
  • Keram perut.
  • Ketidakseimbangan cairan dan elektrolit, seperti asidosis metabolik atau alkalosis, hipokalsemia, hipokalemia apabila digunakan jangka panjang.
  • Gangguan gastrointestinal, seperti sakit perut, diare berdarah, mual, kram perut, hematokezia, muntah, ketidaknyamanan anorektal, rasa terbakar pada rektal.

Peringatan dan perhatian

Jangan menggunakan bisacodyl atau turunan obat serupa, seperti fenolftalin dan pikosulfat, apabila kamu memiliki riwayat alergi obat ini sebelumnya.

Sebaiknya kamu tidak menggunakan obat ini apabila memiliki riwayat penyakit berikut:

  • Dehidrasi berat
  • Obstruksi usus
  • Kondisi perut akut, seperti usus buntu, penyakit radang usus akut, sakit perut parah
  • Proktitis atau wasir ulserasi.

Beritahu dokter apabila kamu memiliki masalah kesehatan tertentu, terutama riwayat kesehatan berikut:

  • Penyakit radang usus
  • Gangguan ginjal
  • Sakit perut karena penyakit tertentu
  • Perdarahan rektal
  • Muntah, atau perubahan kebiasaan buang air besar yang berlangsung lebih dari 2 minggu.

Sebaiknya hindari penggunaan obat untuk jangka panjang. Jangan gunakan obat lebih dari lima hari dan maksimal satu minggu.

Hindari menggunakan obat bersama dengan produk mengandung susu. Obat ini dapat meningkatkan risiko dispepsia dan iritasi lambung apabila digunakan bersama dengan produk mengandung susu.

Bisacodyl dosis tinggi dapat meningkatkan risiko ketidakseimbangan elektrolit apabila digunakan besama dengan obat diuretik (misalnya, furosemid) dan adrenokortikosteroid (misalnya, aldosterone).

Jangan gunakan obat bersama dengan obat pencahar lain. Efek samping gastrointestinal dapat meningkat apabila digunakan bersamaan.

Sebaiknya bisacodyl tidak digunakan bersama dengan golongan obat antasida (misalnya, lansoprazole, rebamipide, dan sebagainya). Penggunaan bersama dapat mengakibatkan penurunan efek terapeutik obat dan meningkatkan risiko dispepsia dan iritasi lambung.

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

WebMD, diakses pada 2 Februari 2021, Bisacodyl Oral : Uses, Side Effects, Interactions

The National Health Service (NHS), diakses pada 2 Februari 2021, Bisacodyl: laxative to treat constipation – NHS

MedlinePlus – Health Information from the National Library of Medicine, diakses pada 2 Februari 2021, Bisacodyl: MedlinePlus Drug Information

The Monthly Index of Medical Specialities (MIMS), diakses pada 2 Februari 2021, Bisacodyl – MIMS.com

Pusat Informasi Obat Nasional (Pionas), diakses pada 2 Februari 2021, BISAKODIL | PIO Nas

    register-docotr