Diet dan Nutrisi

Sayuran Disebut Bisa Bikin Gemuk, Apakah Benar? Ini Jawabannya!

March 5, 2021 | Arianti Khairina | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Selama ini konsumsi sayuran sangat disarankan untuk banyak orang yang sedang melakukan program diet untuk menurunkan berat badan.

Namun saat ini sedang viral di media sosial pembahasan tentang sayur yang disebut bisa bikin gemuk. Apakah hal tersebut benar adanya? Simak penjelasannya yuk. 

Benarkah sayuran bisa bikin gemuk? 

Melansir penjelasan dari laman Centers for Disease Control and Prevention, memang benar bahwa buah-buahan dan sayuran lebih rendah kalori daripada banyak makanan lain. Tetapi mereka memang mengandung beberapa kalori.

Sayuran tidak membuat gemuk asalkan dikonsumsi dengan ukuran porsi yang semestinya. Meningkatkan jumlah makanan yang kamu makan tanpa adanya tingkat aktivitas fisik dapat menyebabkan bertambahnya berat badan sebagai lemak tubuh.

Meskipun ini berlaku untuk semua makanan, namun mengonsumsi sayuran jauh lebih kecil kemungkinannya untuk membuat kamu gemuk dibandingkan makanan lain. 

Kecuali kacang polong dan sayuran bertepung, sangat kecil kemungkinannya kamu menjadi gemuk, sekalipun makan sayuran dalam jumlah yang banyak. 

Konsumsi sayuran bisa mengontrol berat badan dengan baik 

Mengonsumsi lebih banyak buah dan sayuran, bersama dengan biji-bijian, daging tanpa lemak, dan kacang-kacangan, adalah cara yang aman dan sehat untuk menurunkan atau mempertahankan berat badan. 

Selain itu, pola makan yang kaya buah dan sayur dapat menurunkan risiko beberapa jenis kanker dan penyakit kronis lainnya. Buah dan sayur juga menyediakan vitamin dan mineral esensial, serat, dan zat lain yang penting untuk kesehatan.

Kalori dalam sayuran 

Kebanyakan sayuran sangat rendah kalori. Dalam porsi 1 cangkir jagung kuning manis mengandung 125 kalori, wortel mengandung 52 kalori, brokoli mengandung 31 kalori. Sementara seledri mengandung 16 kalori dan selada mengandung 10 kalori. 

Berdasarkan nilai-nilai tersebut, kamu harus makan beberapa cangkir sebagian besar sayuran setiap hari agar berdampak signifikan pada peningkatan berat badan.

Karena sulit untuk membuat ketidakseimbangan kalori yang besar dengan makan sayuran, dan dapat dipastikan tidak akan menjadi gemuk meskipun makan terlalu banyak.

Kamu bisa menikmati berbagai macam jenis sayur setiap hari. Targetkan lima porsi setiap hari dan pilih campuran warna untuk memastikan campuran nutrisi yang baik. Semua sayuran, baik untuk dikonsumsi dan bisa dihitung dalam lima porsi harian.

Baca juga: Apakah Sayuran yang Digoreng Sehat bagi Tubuh? Ini Jawabannya!

Manfaat sayuran bagi kesehatan tubuh

Sayuran kaya akan vitamin, mineral, dan antioksidan penting yang memberikan banyak manfaat kesehatan penting bagi tubuh.

Misalnya, wortel dikenal sangat tinggi vitamin A, yang berperan penting dalam kesehatan mata, seiring bertambahnya usia. Sayuran juga menawarkan banyak manfaat kesehatan lainnya seperti:

Meningkatkan kesehatan pencernaan

Sayuran adalah sumber serat makanan yang baik, sejenis karbohidrat yang membantu makanan melalui sistem pencernaan.

Studi menunjukkan bahwa serat juga dapat meningkatkan penyerapan vitamin dan mineral dalam tubuh, yang berpotensi meningkatkan tingkat energi harian.

Menurunkan tekanan darah

Banyak sayuran berdaun hijau seperti kangkung, bayam, dan lobak mengandung kalium. Kalium membantu ginjal menyaring natrium dari tubuh dengan lebih efisien, yang dapat menurunkan tekanan darah.

Menurunkan risiko penyakit jantung

Sayuran berdaun hijau juga mengandung vitamin K, yang dipercaya dapat mencegah penumpukan kalsium di arteri. Ini dapat menurunkan risiko kerusakan arteri dan membantu mencegah banyak komplikasi kesehatan jantung di masa mendatang.

Membantu menurunkan berat badan 

Sayuran cenderung lebih rendah kalori dibanding dengan makanan lain, namun dapat membuat sehat dan kenyang lebih lama.

Hal itu disebabkan karena serat dan air dalam sayuran membuat kamu kenyang lebih lama daripada mengonsumsi karbohidrat olahan yang kekurangan serat. Menggabungkan sayuran dengan protein dan lemak sehat akan membuat kamu kenyang sampai waktu makan berikutnya.

Konsultasikan masalah kesehatan kamu dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  1. Healthyeating.sfgate.com (2018) diakses pada 4 Maret 2021.  Can Vegetables Make You Fat?
  2. Cdc.gov (2020) diakses pada 4 Maret 2021. How to Use Fruits and Vegetables to Help Manage Your Weight
  3. Webmd.com (2020) diakses pada 4 Maret 2021. Health Benefits of Vegetables 
    register-docotr